Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Jumat (17/10). IHSG merosot ke level 7.944,28, anjlok 2,22 persen dari posisi sebelumnya di 8.124,75. Aksi jual massal oleh investor menjadi pemicu utama penurunan signifikan ini. Data dari RTI Business mencatat, volume perdagangan mencapai 23,10 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,64 juta kali. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp13,97 triliun. Sentimen negatif ini tercermin dari jumlah saham yang terkoreksi, yaitu sebanyak 571 saham, berbanding jauh dengan hanya 118 saham yang menguat. Gambar Istimewa : data:image Seluruh sektor saham terpantau mengalami…
Faktual News Jakarta – Di tengah potensi gejolak pasar yang mungkin meningkat, Mirae Asset Sekuritas Indonesia tetap optimis terhadap prospek pasar saham domestik. Kepala Riset dan Ekonom Utama Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, mengungkapkan bahwa keyakinan ini didasari oleh arah kebijakan fiskal yang kini lebih berorientasi pada pertumbuhan serta fundamental ekonomi makro yang kokoh. Rully menjelaskan bahwa penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menandakan perubahan fokus kebijakan ke arah pertumbuhan ekonomi yang lebih agresif, namun tetap dengan komitmen terhadap disiplin fiskal. "Investor perlu adaptif terhadap dinamika global dan domestik. Secara umum, prospek pasar masih menarik," ujarnya dalam acara Media…
Faktual News Jakarta – Kabar gembira bagi investor Singapura! SGX Group (Singapore Exchange) resmi meluncurkan produk Indonesia–Singapore Unsponsored DR Linkage, yang ditandai dengan penerbitan perdana Singapore Unsponsored DR (SDRs) pada hari ini, (16/10). Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi erat antara SGX Group dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Kerja sama strategis ini menjadi tonggak penting dalam memperdalam integrasi pasar modal di kawasan ASEAN. Selain itu, langkah ini juga selaras dengan komitmen ASEAN Exchanges untuk mendorong kolaborasi regional dalam pengembangan produk Unsponsored DR, serta mempromosikan ASEAN sebagai destinasi investasi yang menarik. Gambar Istimewa : assets-studiohub.kompas.com Dengan adanya SDR, investor di Singapura kini…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada sesi I perdagangan hari ini, Kamis (16/10), dengan ditutup di level 8.125,72. Angka ini melonjak signifikan sebesar 0,93 persen dari posisi sebelumnya di 8.051,17. Kenaikan ini mengindikasikan sentimen positif yang kuat di pasar modal Indonesia. Perdagangan sesi I mencatat aktivitas yang tinggi dengan total 14,47 miliar saham berpindah tangan dalam 1,29 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp11,14 triliun, menggambarkan antusiasme investor yang besar. Data dari RTI Business menunjukkan bahwa 411 saham berhasil mencatatkan kenaikan, sementara 239 saham mengalami koreksi, dan 152 saham stagnan. Gambar Istimewa…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali harus mengakui keunggulan tekanan jual pada perdagangan hari ini, 15 Oktober 2025, dan parkir di zona merah. IHSG ditutup di level 8.051,17, terkoreksi tipis 0,19 persen dari posisi sebelumnya di 8.066,52. Berdasarkan data dari RTI Business, sebanyak 449 saham mengalami penurunan harga, sementara 232 saham berhasil mencatatkan kenaikan. Sebanyak 122 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan hari ini melibatkan 36,12 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2,69 juta kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp29,73 triliun. Gambar Istimewa : infobanknews.com Performa indeks sektoral juga menunjukkan variasi. Indeks IDX30 tercatat naik 0,14 persen…
Faktual News Jakarta – Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) terpantau kurang bergairah pada penutupan perdagangan hari ini (15/10). Harga saham maskapai pelat merah ini merosot 7,02% atau setara 8 poin, menutup hari di level Rp106 per lembar saham. Pergerakan saham GIAA hari ini berada dalam rentang Rp103 hingga Rp116. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Garuda Indonesia. Agenda utama RUPSLB adalah perubahan susunan pengurus perseroan. Gambar Istimewa : data:image RUPSLB tersebut memutuskan untuk menunjuk Glenny H. Kahuripan, seorang purnawirawan TNI, sebagai Direktur Utama (Dirut) baru, menggantikan Wamildan Tsani. Selain itu,…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada penutupan sesi I perdagangan hari ini (15/10), berbalik melemah ke level 8.034,64. Angka ini turun 0,40 persen dari posisi sebelumnya di 8.066,52. Pergerakan pasar saham pada sesi ini diwarnai oleh aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Data dari RTI Business mencatat, sebanyak 19,80 miliar saham berpindah tangan dalam 1,62 juta transaksi, dengan nilai total mencapai Rp14,62 triliun. Gambar Istimewa : data:image Sentimen negatif tampak mendominasi pasar, dengan 441 saham mengalami penurunan harga. Sementara itu, 234 saham berhasil mencatatkan kenaikan, dan 128 saham stagnan. Tekanan jual tampaknya lebih besar, mendorong…
Faktual News Jakarta – PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) mengungkapkan penyebab kerugian yang dialaminya pada kuartal II 2025. Dalam paparan publik insidentil yang digelar pada Selasa (14/10/2025), manajemen KOKA membeberkan bahwa perubahan kebijakan perusahaan-perusahaan asal China menjadi faktor utama penurunan kinerja keuangan perseroan. Manajemen KOKA, melalui William, menjelaskan bahwa pendapatan perusahaan sebenarnya mengalami peningkatan menjadi Rp9,57 miliar pada kuartal II 2025, dibandingkan Rp1,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka ini jauh di bawah pencapaian tahun 2024 yang mencatatkan laba sebesar Rp66,7 miliar. Gambar Istimewa : lh3.googleusercontent.com Ironisnya, KOKA justru mencatatkan rugi kotor sebesar Rp9,68 miliar pada kuartal…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan Selasa (14/10/2025), ditutup di level 8.066,52. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 1,95% dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.227,20. Bahkan, IHSG sempat menyentuh titik terendah harian di 7.974,03. Kondisi pasar saham hari ini didominasi oleh sentimen negatif. Data dari RTI Business mencatat, sebanyak 583 saham mengalami penurunan harga, berbanding jauh dengan hanya 138 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan. Sementara itu, 84 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan hari ini melibatkan 48,25 miliar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 3,25 juta kali, dan nilai transaksi yang fantastis, yakni Rp31,99 triliun. Gambar Istimewa…
Faktual News Jakarta – Kabar baik bagi para perokok dan investor! Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan tidak akan ada kenaikan Harga Jual Eceran (HJE) rokok dan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) alias cukai rokok di tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memerangi peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan melindungi daya beli masyarakat yang sedang tertekan. Keputusan Menkeu Purbaya ini disambut positif oleh pelaku pasar. Panin Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa kebijakan ini memberikan angin segar bagi emiten rokok seperti PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM). Gambar Istimewa…

