Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!

    12-04-2026 - 14.20

    Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?

    12-04-2026 - 05.20

    IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini

    11-04-2026 - 21.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
    • Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
    • IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
    • Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
    • Kejutan Akhir Pekan! IHSG Melesat, Investor Panen Cuan!
    • BBCA Anjlok 19%! Pengamat Sebut ‘Mercy Harga Avanza’
    • IHSG Sesi I Melejit 2,02%: Sektor Ini Jadi Bintang!
    • Pasar Modal RI Makin Moncer! FTSE Russell Beri Sinyal Positif!
    Faktual News
    Home - Market - Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
    Market

    Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?

    12-04-2026 - 05.2002 Mins Read0

    Faktual News – Jakarta – Mata uang Garuda menunjukkan performa positif di awal perdagangan Jumat (10/4) pagi. Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.083 per dolar Amerika Serikat (AS), mencatatkan kenaikan 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.090 per dolar AS. Penguatan ini terjadi di tengah sorotan tajam investor terhadap perkembangan gencatan senjata antara AS dan Iran yang semakin rapuh.

    Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, pelemahan tipis indeks dolar AS (DXY) di bawah level 99 turut menjadi faktor. Namun, fokus utama investor tetap tertuju pada dinamika geopolitik di Timur Tengah. Andry mencermati bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran semakin menunjukkan tanda-tanda kerapuhan menjelang dialog perdamaian yang dijadwalkan hari ini. "Kesepakatan yang diharapkan ini menghadapi tekanan serius. Israel masih melanjutkan konflik dengan Hizbullah di Lebanon, sementara Teheran menuduh Washington melanggar perjanjian. Situasi diperparah dengan masih ditutupnya Selat Hormuz," jelas Andry pada Jumat, 10 April 2026.

    Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
    Gambar Istimewa :

    Dari lanskap ekonomi global, data dari Amerika Serikat menunjukkan sinyal beragam. Inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS untuk Februari 2026 tercatat meningkat 0,4 persen secara bulanan, sesuai ekspektasi. Angka ini lebih tinggi dari Januari 2026 (0,3 persen) dan menjadi yang tertinggi dalam setahun terakhir, didorong oleh lonjakan harga barang sebesar 0,7 persen setelah periode stagnasi. Kenaikan harga ini terutama terlihat pada sektor kendaraan bermotor dan suku cadang, barang rekreasi, bensin, pakaian, serta makanan. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2025 direvisi turun menjadi 0,5 persen secara tahunan (yoy), dari estimasi awal 0,7 persen dan jauh di bawah pembacaan awal 1,4 persen, utamanya akibat penurunan investasi. Klaim pengangguran awal juga menunjukkan tren kenaikan.

    Pasar kini menanti dengan cermat rilis laporan inflasi Consumer Price Index (CPI) Maret 2026 yang dijadwalkan hari ini, guna mengukur sejauh mana eskalasi konflik di Timur Tengah telah memengaruhi tingkat harga. Lebih lanjut, risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Maret 2026 mengindikasikan kekhawatiran mendalam bahwa konflik geopolitik ini berpotensi memicu inflasi yang berkepanjangan, bahkan dapat mendorong Federal Reserve untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut. "Meskipun demikian, The Fed masih memproyeksikan adanya satu kali pemangkasan suku bunga pada tahun ini," imbuh Andry.

    Dengan mempertimbangkan beragam sentimen global dan domestik yang saling tarik-menarik ini, Andry Asmoro memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini akan berada dalam rentang yang ketat. "Pandangan kami, rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp17.040 hingga Rp17.120 per dolar AS," pungkas Andry.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!

    12-04-2026 - 14.20

    IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini

    11-04-2026 - 21.20

    Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!

    11-04-2026 - 14.20

    Kejutan Akhir Pekan! IHSG Melesat, Investor Panen Cuan!

    11-04-2026 - 05.20

    BBCA Anjlok 19%! Pengamat Sebut ‘Mercy Harga Avanza’

    10-04-2026 - 21.20

    IHSG Sesi I Melejit 2,02%: Sektor Ini Jadi Bintang!

    10-04-2026 - 14.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
    • Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
    • IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
    • Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
    • Kejutan Akhir Pekan! IHSG Melesat, Investor Panen Cuan!

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.