Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

    15-06-2026 - 14.20

    Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

    15-06-2026 - 08.20

    Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

    15-06-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
    • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
    • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
    • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
    • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart
    • TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu
    • IHSG Menguat Sinyal Emas Ekonomi Indonesia
    • Bos Bandara RI Guncang Dunia Penerbangan
    Faktual News
    Home - Market - Terbongkar! IESR Punya Resep Ampuh 100 GW PLTS 5 Tahun
    Market

    Terbongkar! IESR Punya Resep Ampuh 100 GW PLTS 5 Tahun

    30-05-2026 - 05.2003 Mins Read0
    terbongkar iesr punya resep ampuh 100 gw plts 5 tahun

    Faktual News – Jakarta. Institute for Essential Services Reform (IESR) menggebrak dengan usulan strategi ambisius untuk mengejar target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt (GW) dalam kurun waktu lima tahun. Kunci utamanya? Fokus pada penguatan fondasi regulasi dan rantai pasok selama dua tahun pertama, sebelum memulai ekspansi masif.

    CEO IESR, Fabby Tumiwa, mengungkapkan bahwa pihaknya diminta secara langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk merancang implementasi program raksasa ini agar selaras dengan inisiatif pemerintah yang sudah berjalan. "Kami diminta bantuan untuk memikirkan strategi implementasinya, bagaimana agar target ini bisa tercapai secara efektif," jelas Fabby dalam sebuah diskusi di Hotel Double Tree, Jumat (29/5).

    Terbongkar! IESR Punya Resep Ampuh 100 GW PLTS 5 Tahun
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sejak September tahun lalu, IESR telah melakukan kajian mendalam dan berdialog intensif dengan berbagai kementerian serta lembaga terkait, mulai dari Kementerian ESDM, Kementerian Koperasi, hingga Kementerian Perindustrian. Dari serangkaian konsultasi tersebut, Fabby menekankan bahwa tantangan terbesar dalam mencapai target 100 GW PLTS bukan terletak pada kemampuan teknis Indonesia. Sebaliknya, kendala utama justru ada pada kesiapan faktor pendukung atau enabling factors. "Kesimpulan saya, constraint-nya itu bukan pada kita nggak mampu secara teknis," tegasnya.

    Menurut Fabby, pembangunan PLTS skala besar tidak bisa dilakukan secara instan tanpa perencanaan yang matang dan komprehensif. Pemerintah perlu terlebih dahulu menentukan lokasi pembangunan yang strategis, mengidentifikasi kebutuhan listrik di desa-desa terpencil, serta merumuskan model bisnis yang berkelanjutan. "Jadi kami coba menyusun yang namanya roadmap-nya. Tentunya kalau kita mau membangun 100 gigawatt itu enggak bisa kayak kita membangun Candi Prambanan. Sehari semalam jadi pakai bantuan jin," candanya, menggambarkan betapa mustahilnya pendekatan tanpa persiapan. Oleh karena itu, IESR mengusulkan dua tahun pertama sebagai fase persiapan krusial, yang mencakup penyempurnaan regulasi, penguatan kelembagaan, pengembangan rantai pasok, penetapan standar kinerja, hingga finalisasi model bisnis. "Kunci keberhasilannya untuk bisa deliver dalam waktu 5 tahun, itu adalah di fase perencanaan dan persiapan yang matang," imbuhnya.

    Lebih lanjut, IESR juga mendorong pendekatan modular dan plug and play untuk mempercepat proses pembangunan. Fabby mencontohkan, sistem baterai dan infrastruktur pendukung dapat dirancang dalam bentuk kontainer siap pakai yang mudah dipindahkan dan diinstalasi. "Jadi misalnya gini, 1 MW itu baterainya sudah disiapkan. Bisa dihitung kebutuhan misalnya baterainya per 2 MWh gitu. Kita buat dengan struktur container gitu ya, yang sudah plug and play," papar Fabby, mengilustrasikan efisiensi yang bisa dicapai.

    Program dieselisasi, yakni penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN menjadi PLTS, juga dinilai sebagai langkah awal yang sangat potensial untuk mengakselerasi proyek ini. Namun, Fabby menyayangkan realisasinya yang masih tertahan sejak lelang pada tahun 2022 lalu, karena masalah biaya yang dianggap masih terlalu tinggi. "Sudah dilelang. Tapi sejak hasil lelangnya 2023, sampai sekarang nggak ditetapkan pemenangnya karena masih mahal," katanya.

    Mengambil pelajaran berharga dari keberhasilan Vietnam dan India yang sukses mempercepat pengembangan energi surya berkat dukungan regulasi yang kuat dan pembangunan industri dalam negeri, Fabby mengingatkan bahwa target transisi energi yang ambisius ini hanya bisa tercapai jika pemerintah serius membenahi faktor pendukung dan mempercepat pengambilan keputusan. "Indonesia tuh kalau masalahnya nih, mimpi doang. Enabling factor-nya enggak diurusin yang benar. Kita kelamaan diskusi, regulasi, undang-undang, peraturan," pungkasnya, menyiratkan urgensi tindakan nyata dan ketegasan dalam mewujudkan visi energi bersih.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

      15-06-2026 - 14.20

      Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

      15-06-2026 - 08.20

      Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

      15-06-2026 - 05.20

      Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga

      15-06-2026 - 02.20

      Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      14-06-2026 - 21.20

      TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu

      14-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
      • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
      • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
      • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
      • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.