Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

    12-10-2026 - 08.20

    Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

    12-10-2026 - 05.20

    UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

    11-10-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
    • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
    • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI
    • Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika
    • BRI Jadi Raja Merek Paling Berharga di Indonesia
    • RI Mesir Pererat Hubungan Strategis
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap! DSI BUMN ‘Pipa Transparan’ Ekspor Sawit, Bukan Pemburu Untung!
    Market

    Terungkap! DSI BUMN ‘Pipa Transparan’ Ekspor Sawit, Bukan Pemburu Untung!

    29-05-2026 - 14.2002 Mins Read3
    terungkap dsi bumn 8216 pipa transparan 8217 ekspor sawit bukan pemburu untung

    Faktual News – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono baru-baru ini memberikan klarifikasi penting terkait pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai entitas BUMN yang akan mengelola tata niaga ekspor komoditas strategis, khususnya minyak sawit. Ia menegaskan, keberadaan DSI sama sekali tidak bertujuan untuk memperpanjang rantai perdagangan atau memburu profit semata. Sebaliknya, DSI dirancang sebagai ‘pipa transparan’ guna memastikan seluruh proses ekspor berjalan sesuai regulasi, bebas dari praktik curang seperti transfer pricing atau under pricing.

    Sudaryono menyoroti adanya kesalahpahaman di media dan media sosial yang menganggap DSI akan menambah birokrasi atau beban baru dalam ekspor. "Saya kira itu tidak ada masalah. Ini ada semacam misleading di media, khususnya di sosmed, seolah-olah menambah rantai perdagangan. Tidak," tegas Sudaryono dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat lalu. Ia menjelaskan, konsep ‘pipa transparan’ ini memungkinkan pemerintah untuk memantau secara akurat harga dan volume ekspor, bahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI), demi terciptanya akuntabilitas penuh.

    Terungkap! DSI BUMN 'Pipa Transparan' Ekspor Sawit, Bukan Pemburu Untung!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lebih lanjut, Wamentan Sudaryono menekankan bahwa tujuan utama pendirian DSI adalah menertibkan praktik-praktik yang selama ini belum sesuai aturan dalam perdagangan sumber daya alam Indonesia. "Objektifnya bukan untuk mencari untung di DSI, bukan. Tapi objektifnya adalah menertibkan yang belum tertib, praktik-praktik seperti under invoicing, under pricing, atau transfer pricing itu kemudian bisa kita berantas," jelasnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola perdagangan dan mencegah kerugian negara.

    Implementasi kebijakan ekspor satu pintu melalui DSI ini akan dilakukan secara bertahap. Masa transisi dijadwalkan mulai 1 Juni 2026 hingga 31 Agustus 2026, sebelum pengelolaan penuh diberlakukan pada 1 Januari 2027. Sudaryono menjamin bahwa pelaku usaha di sektor hilir, khususnya perusahaan refinery dan eksportir yang selama ini telah beroperasi dengan baik, tidak akan merasakan dampak negatif atau kerugian. "Pelaku usaha yang selama ini baik-baik saja itu tidak akan ada imbas apa pun, tidak akan ada perubahan, tidak akan dirugikan," ujarnya.

    Mengenai gejolak harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani yang sempat anjlok, Sudaryono mengidentifikasi bahwa hal tersebut lebih disebabkan oleh kekhawatiran pasar pasca-pengumuman kebijakan DSI, bukan karena perubahan fundamental di sektor hilir. Pemerintah meminta perusahaan refinery dan eksportir untuk tetap mengacu pada harga yang terbentuk di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) guna menjaga stabilitas harga TBS dan melindungi petani. Menurutnya, masalah ini berada di ‘tengah’ dan relatif mudah untuk diselesaikan, asalkan semua pihak memahami tujuan dan mekanisme DSI yang sebenarnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

      12-10-2026 - 08.20

      Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      12-10-2026 - 05.20

      UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 21.55

      Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika

      11-10-2026 - 21.20

      Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      11-10-2026 - 18.55

      Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
      • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
      • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
      • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
      • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.