Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya dengan ditutup di level 8.312,57 pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat (24/10). Angka ini melanjutkan tren positif dari posisi sebelumnya di 8.274,35, atau naik sebesar 0,46 persen. Bahkan, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di angka 8.351,05. Perdagangan hari ini mencatatkan volume yang cukup tinggi, dengan 15,38 miliar saham berpindah tangan sebanyak 1,45 juta kali. Total nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp11,51 triliun. Secara keseluruhan, pasar saham hari ini didominasi oleh sentimen positif, di mana 336 saham berhasil menguat, sementara 315 saham mengalami…
Faktual News Jakarta – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan pada kuartal III 2025. Laba bersih perusahaan konstruksi pelat merah ini merosot tajam sebesar 93,62% menjadi hanya Rp4,42 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, ADHI mampu membukukan laba bersih sebesar Rp69,32 miliar. Penurunan laba bersih ini sejalan dengan menyusutnya pendapatan usaha ADHI. Pendapatan usaha perseroan tercatat turun 38,28% menjadi Rp5,65 triliun, dibandingkan dengan Rp9,16 triliun pada kuartal III 2024. Gambar Istimewa : data:image Meskipun demikian, ADHI berhasil menekan sejumlah beban. Beban pokok pendapatan turun 41,91% menjadi Rp4,82 triliun. Total beban usaha juga…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih memiliki potensi besar untuk melanjutkan tren positifnya. Optimisme ini diungkapkan oleh Head of Research and Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, yang melihat peluang penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebagai katalis utama. Meskipun BI mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen pada Oktober lalu, Rully meyakini bahwa ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter masih terbuka lebar. "Ke depan kami masih melihat adanya peluang berlanjutnya tren positif di pasar saham Indonesia seiring masih terbukanya kemungkinan penurunan suku bunga ke depan," ujarnya dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta,…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/10), dengan melompat 1,30 persen ke level 8.258,33. Kenaikan ini melanjutkan tren positif dari posisi sebelumnya di 8.152,55. Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan volume mencapai 17,38 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,44 juta kali. Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp11,09 triliun. Data dari RTI Business mencatat, laju IHSG didukung oleh lebih banyak saham yang menguat, yakni 418 saham, dibandingkan yang terkoreksi sebanyak 238 saham. Sementara itu, 152 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : haluannews.id Yang menarik, semua sektor…
Faktual News Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada bulan Oktober 2025 ternyata membawa dampak kurang menyenangkan bagi sektor perbankan. Usai pengumuman tersebut, saham-saham bank dengan kapitalisasi besar (big banks) serentak mengalami penurunan, memicu kekhawatiran di kalangan investor. IHSG sendiri turut merasakan imbasnya, ditutup melemah 1,04% ke posisi 8.152,55. Sektor keuangan menjadi salah satu yang paling terpukul, dengan saham-saham perbankan raksasa menjadi sorotan utama. Gambar Istimewa : data:image PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan paling signifikan, anjlok 3,24% ke level Rp8.200 per saham. Padahal, sebelumnya saham BBCA diperdagangkan di harga…
Faktual News Jakarta – Investor asing kembali menunjukkan ketertarikannya pada pasar modal Indonesia. Pada perdagangan Selasa, 21 Oktober 2025, tercatat aksi beli bersih (net buy) investor asing mencapai Rp1,40 triliun, dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi incaran utama. Sektor keuangan, khususnya perbankan, menjadi primadona dalam aliran dana asing ini. Selain itu, sektor energi, telekomunikasi, dan industrial juga turut kecipratan berkah. Meskipun demikian, secara year-to-date (ytd), net foreign sell masih tercatat sebesar Rp52,69 triliun. Gambar Istimewa : data:image Menurut data dari Philip Sekuritas Indonesia, BBCA memimpin daftar saham yang paling banyak diborong investor asing. Aksi borong saham ini…
Faktual News Jakarta – Kabar gembira bagi para investor! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 21 Oktober 2025. IHSG ditutup melesat 1,84 persen, menembus level 8.238,08. Kenaikan signifikan ini tentu menjadi angin segar bagi pasar modal Indonesia. Berdasarkan data dari RTI Business, sebanyak 447 saham berhasil mencatatkan kenaikan, jauh lebih banyak dibandingkan 232 saham yang terkoreksi. Aktivitas perdagangan juga terpantau ramai dengan 31,19 miliar saham berpindah tangan dalam 2,29 juta transaksi, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp22,04 triliun. Gambar Istimewa : ekonosia.com Kinerja positif IHSG ini sejalan dengan penguatan yang terjadi pada…
Faktual News Jakarta – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berhasil membukukan kinerja keuangan yang menggembirakan pada kuartal III 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham melonjak signifikan, mencapai Rp348,55 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 63,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana laba bersih ASSA tercatat sebesar Rp212,67 miliar. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh pendapatan konsolidasi yang tumbuh 21% secara year-on-year (yoy), menjadi Rp4,41 triliun dari Rp3,64 triliun pada kuartal III 2024. Gambar Istimewa : emitennews.com Sektor pengiriman dan logistik menjadi kontributor utama pertumbuhan pendapatan ASSA, dengan sumbangan mencapai Rp1,9 triliun, melonjak 39% yoy.…
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positifnya pada sesi I perdagangan hari ini, (21/10), ditutup melonjak 1,09 persen ke level 8.176,92. Sebelumnya, IHSG dibuka pada posisi 8.088,97. Kenaikan ini menjadi sinyal menggembirakan bagi para investor di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data dari RTI Business, aktivitas perdagangan saham hari ini sangat ramai dengan total 19,58 miliar saham berpindah tangan dalam 1,32 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp11,88 triliun, menunjukkan antusiasme investor yang tinggi. Gambar Istimewa : data:image Secara keseluruhan, sentimen pasar didominasi oleh optimisme, tercatat 405 saham mengalami kenaikan harga. Sementara itu, 251…
Faktual News Jakarta – Euforia menyelimuti pasar saham setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merilis laporan keuangan kuartal III 2025. Harga saham bank swasta terbesar di Indonesia ini langsung merespons positif dengan melonjak 5,00 persen, ditutup pada level Rp7.875 per saham pada perdagangan 20 Oktober. Kenaikan signifikan ini membawa BBCA ke level tertinggi dalam sepekan terakhir, dengan total penguatan mencapai 7,51 persen. Sebelumnya, saham BBCA sempat menyentuh titik terendah di Rp7.250 per saham. Secara bulanan, saham BBCA mencatatkan kenaikan tipis 0,96 persen dari posisi Rp7.800. Namun, jika ditarik secara year to date (ytd), saham BBCA masih terkoreksi 18,60 persen…

