Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Laba Meroket, Saham DADA Siap Guncang Pasar Properti?
- Purbaya Blak-blakan! IHSG 9.000, Target 10.000 di Depan Mata?
- IHSG Bikin Kaget! Saham Merah Dominasi, Kok Malah Hijau?
- Deal Raksasa! SariWangi Pindah Tangan ke Djarum Rp1,5 T
- IHSG Nyaris 9.000, Sektor Bahan Baku Paling Moncer!
- IHSG Tembus Langit 8.933 Poin! Cek Saham Pilihan Anda!
- OPMS Banting Setir: Dari Besi Tua, Kini Jadi Raja Pangan!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Mengawali tahun 2026, sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar segar bagi para pemegang sahamnya. Sebanyak delapan perusahaan dilaporkan telah menjadwalkan pembagian dividen saham, di mana periode cum date atau batas akhir kepemilikan saham untuk mendapatkan hak dividen sudah dimulai sejak hari ini. Dividen saham ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada investor dengan memberikan saham baru secara cuma-cuma, yang diambil dari kapitalisasi saldo laba atau agio saham perusahaan. Daftar Emiten dan Jadwal Penting Bagi Anda pelaku investasi di wilayah Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban yang memiliki portofolio saham, berikut adalah beberapa poin penting terkait jadwal dividen awal tahun ini,…
Faktual News – Jakarta. Mata uang Garuda kembali menghadapi tekanan di awal pekan perdagangan, Senin (29/12/2025), setelah libur panjang. Rupiah dibuka melemah 27 poin atau 0,16 persen, berada di posisi Rp16.772 per dolar AS, melanjutkan dominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang masih perkasa di pasar global. Pelemahan ini mencerminkan kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi. Dolar AS masih menjadi pilihan utama sebagai aset aman (safe haven), sementara pelaku pasar kini menyoroti arah kebijakan ekonomi domestik yang akan diambil pemerintah dan Bank Indonesia dalam waktu dekat. Gambar Istimewa : blog.okutamarketing.com Analis mata uang dari Doo Financial Futures,…
Faktual News – Bursa saham Indonesia menutup pekan terakhir tahun 2025 dengan gemilang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 29 Desember 2025, berhasil mencetak kenaikan signifikan, melampaui 1 persen, dan bertengger kokoh di level 8.644,25 poin. Pencapaian ini menandai penguatan sebesar 1,25 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 8.537,91, memberikan sinyal positif menjelang pergantian tahun. Data dari RTI Business menunjukkan optimisme investor begitu terasa di lantai bursa. Mayoritas saham berhasil membukukan kenaikan, dengan 464 saham menguat, berbanding 213 saham yang terkoreksi, dan 131 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan juga sangat semarak, tercatat sebanyak 41,10 miliar saham berpindah tangan…
Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka pekan dengan performa yang memukau pada perdagangan sesi I, Senin (29/12). Indeks acuan pasar modal Indonesia ini berhasil melaju kencang, ditutup di zona hijau dengan penguatan signifikan 0,87 persen, mencapai level 8.612,47. Pencapaian ini menandai kelanjutan tren positif, mengingat penutupan sebelumnya berada di posisi 8.537,91, memancarkan optimisme di kalangan pelaku pasar. Dinamika perdagangan di sesi pertama hari itu menunjukkan geliat yang kuat. Berdasarkan data dari RTI Business, total volume transaksi mencapai 23,69 miliar saham, berpindah tangan sebanyak 1,72 juta kali. Nilai transaksi yang berhasil dibukukan juga fantastis, menembus angka Rp13,36 triliun,…
IHSG Loyo Jelang Akhir Tahun! 5 Saham Ini Jadi Sorotan? Faktual News – Pasar modal Indonesia menunjukkan sinyal pelemahan signifikan menjelang penutupan tahun 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot 0,83 persen pada pekan perdagangan 22-24 Desember 2025, mengakhiri sesi di level 8.537,91. Penurunan ini disebut-sebut tak lepas dari tekanan lima saham utama yang menjadi "biang kerok" pelemahan, memicu pertanyaan di kalangan investor. Gambar Istimewa : data:image Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengonfirmasi bahwa IHSG menutup pekan ini dengan angka 8.537,91, turun dari posisi pekan sebelumnya yang berada di 8.609,55. Seiring dengan kemerosotan indeks acuan, nilai kapitalisasi pasar…
Faktual News – Di tengah kelesuan pasar domestik yang menekan industri minuman beralkohol, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) tak gentar. Emiten produsen dan distributor minuman asal Pulau Dewata, Bali, ini justru mengambil langkah strategis nan agresif: membidik pasar global sebagai tumpuan pertumbuhan baru yang menjanjikan. Kondisi pasar minuman di dalam negeri memang sedang menghadapi tantangan berat. Direktur Utama STRK, Bona Budhisurya, mengakui bahwa melemahnya daya beli masyarakat telah memukul penjualan hingga 50 persen bagi sebagian pelaku industri sepanjang tahun ini. "Lokal masih berat," ujarnya, menegaskan urgensi mencari alternatif pasar di luar negeri yang potensialnya dinilai sangat menjanjikan. Gambar Istimewa…
Faktual News – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), emiten produsen dan distributor minuman beralkohol terkemuka, mengukuhkan kemitraan strategis dengan Coco Bali Pte Ltd, perusahaan minuman yang berbasis di Singapura. Kolaborasi ambisius ini dirancang sebagai pilar penting dalam strategi STRK untuk memperkuat kehadirannya di pasar global, membawa cita rasa khas Bali ke kancah internasional. Kerja sama ini secara spesifik berfokus pada pengembangan dan ekspansi tiga merek unggulan: produk siap minum (Ready To Drink/RTD) Coco Bali, serta dua varian minuman beralkohol premium, Clarissa Liqueur dan Libarron Whisky. Ketiga produk ini, yang lahir dan berakar kuat di Bali, akan dikembangkan lebih lanjut…
Faktual News – Kabar menggembirakan menyelimuti pasar logam mulia pada Sabtu, 27 Desember 2025. Harga emas dari tiga entitas utama di Indonesia, yakni Antam, Galeri24, dan UBS, secara serentak mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Fenomena ini tentu menjadi sorotan para investor dan pelaku pasar di tengah gejolak ekonomi global. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Sahabat Pegadaian, emas Galeri24 menunjukkan performa impresif. Harga jualnya kini bertengger di level Rp2.612.000 per gram, melonjak Rp15.000 dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.597.000 per gram. Kenaikan ini mengindikasikan adanya minat beli yang kuat terhadap produk Galeri24. Gambar Istimewa : data:image Tren positif…
Faktual News – Kabar gembira bagi para investor dan kolektor emas! Pada Sabtu, 27 Desember 2025, pasar logam mulia di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Harga emas dari tiga pemain utama, Antam, Galeri24, dan UBS, secara kompak mengalami kenaikan signifikan, menandai potensi keuntungan menarik di penghujung tahun. Berdasarkan pantauan Faktual News dari laman Sahabat Pegadaian, emas produksi Galeri24 mencatat kenaikan harga yang cukup substansial. Harga jualnya kini bertengger di level Rp2.612.000 per gram, melonjak Rp15.000 dari posisi sebelumnya di Rp2.597.000 per gram. Tak hanya Galeri24, emas merek UBS juga turut meramaikan reli harga ini. Emas UBS kini dibanderol Rp2.671.000…
Faktual News – Pasar modal Indonesia menutup perdagangan terakhirnya sebelum libur Natal 2025 dengan sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 24 Desember 2025, kembali tergelincir, ditutup pada level 8.537,91. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 0,55 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 8.584,78, menandai koreksi yang berlanjut menjelang jeda panjang. Menurut data dari RTI Business, pelemahan IHSG ini melibatkan mayoritas saham yang diperdagangkan. Tercatat sebanyak 403 saham mengalami koreksi, sementara hanya 247 saham yang berhasil menguat, dan 152 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan signifikan. Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan total 34,18 miliar saham berpindah tangan dalam 2,53 juta…
