Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai sentimen negatif pada penutupan perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah, mengakhiri sesi di level 7.097,05. Angka ini mencerminkan pelemahan 0,94 persen dari posisi sebelumnya di 7.164,09, menandai hari yang kurang menggembirakan bagi para investor. Tren pelemahan ini tidak hanya menimpa IHSG sebagai indeks acuan utama. Hampir seluruh indeks domestik lainnya juga tak mampu menahan tekanan jual yang masif. Indeks IDX30 anjlok 1,88 persen menjadi 390,96, diikuti Sri-Kehati yang terkoreksi 1,79 persen ke 346,30. Sementara itu, LQ45, yang berisi saham-saham paling likuid, turun 1,74 persen…

Read More

Faktual News – Pasar modal Indonesia memulai hari dengan sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (27/3) pukul 09.00 WIB terpantau melemah signifikan sebesar 0,50 persen. Penurunan ini membawa IHSG bertengger di level 7.128,48, merosot dari posisi penutupan sebelumnya di 7.164,09. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas pasar yang cukup dinamis meskipun indeks melemah. Hingga sesi awal perdagangan, total 325,09 juta saham telah berpindah tangan dalam 40 ribu kali frekuensi transaksi, dengan nilai total mencapai Rp313,67 miliar. Kondisi pasar mencerminkan dominasi tekanan jual, di mana 214 saham mengalami koreksi, sementara 145 saham berhasil menguat, dan 240…

Read More

Faktual News — Pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026, pasar modal Indonesia dikejutkan dengan aksi jual besar-besaran oleh investor asing, atau yang dikenal sebagai net foreign sell. Total dana investor asing yang hengkang dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai angka fantastis, yakni Rp1,92 triliun. Fenomena ini sontak memicu kekhawatiran dan menjadi sorotan utama di kalangan pelaku pasar. Arus keluar dana asing ini didominasi oleh sektor keuangan, khususnya saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar jumbo yang selama ini menjadi penopang utama indeks. Aksi jual bersih ini tidak hanya terjadi sesaat, melainkan turut mendorong akumulasi outflow secara year-to-date (ytd) menjadi lebih dari Rp23,91 triliun,…

Read More

Faktual News — Kabar besar mengguncang lanskap telekomunikasi Indonesia! PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), atau yang dikenal luas sebagai Moratelindo, secara resmi telah menyetujui rencana penggabungan usaha dengan PT Eka Mas Republik (EMR), pengelola MyRepublic Indonesia. Keputusan monumental ini dicapai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Moratelindo pada Kamis, 26 Maret 2026, dengan tanggal efektif merger yang dijadwalkan pada 22 April 2026. Langkah strategis ini digadang-gadang sebagai pendorong utama percepatan dan pemerataan ekosistem digital di Tanah Air. Penggabungan dua entitas penting di sektor infrastruktur dan penyedia layanan internet ini bukan sekadar transaksi korporasi biasa. Ini adalah manifestasi…

Read More

Faktual News – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 27 Maret 2026, ditutup dengan sentimen negatif yang kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah, mengakhiri sesi di level 7.097,05. Angka ini mencerminkan penurunan signifikan sebesar 0,94 persen dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di 7.164,09, menandai hari yang penuh tantangan bagi para pelaku pasar. Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, dominasi tekanan jual terlihat jelas di sepanjang hari. Sebanyak 379 saham mengalami koreksi harga, jauh melampaui 274 saham yang berhasil mencatatkan penguatan. Sementara itu, 167 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan nilai. Aktivitas…

Read More

Faktual News – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), pemain kunci di industri emas dan perhiasan nasional, berhasil mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Dengan lonjakan pendapatan mencapai Rp44,55 triliun dan laba bersih yang melesat hingga Rp978,49 miliar, kinerja perseroan menjadi sorotan para investor dan pelaku pasar. Pendapatan fantastis ini menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 144,39 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), jauh melampaui capaian Rp18,23 triliun pada tahun 2024. Tak kalah cemerlang, laba bersih Perseroan melonjak signifikan 121,29 persen yoy dari Rp442,18 miliar pada periode sebelumnya. Gambar Istimewa : blue.kumparan.com Indikator profitabilitas juga menunjukkan penguatan. Rasio Return on Assets (ROA) tercatat solid di…

Read More

Faktual News – Bursa Efek Indonesia (BEI) siap menjadi sorotan utama di awal tahun ini dengan kedatangan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang akan melantai melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang dinanti-nantikan. Sebagai pemain kunci di sektor angkutan, pergudangan, dan penyimpanan, WBSA menawarkan sahamnya kepada publik dengan rentang harga yang strategis dan berpotensi menarik minat investor, yaitu antara Rp150 hingga Rp170 per lembar. Berdasarkan prospektus ringkas yang telah dirilis, WBSA berencana melepas hingga 1,8 miliar lembar saham, merepresentasikan maksimal 20,75 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Dengan nilai nominal Rp40 per saham, perseroan optimis dapat…

Read More

Faktual News – Hari yang berat bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu, 26 Maret 2026, harus menyerah pada tekanan jual yang kuat, ditutup anjlok 1,89 persen ke level 7.164,09. Penurunan signifikan ini melanjutkan tren pelemahan sebelumnya, dari posisi 7.302,12, memicu kekhawatiran di kalangan investor dan menandai dominasi sentimen negatif di lantai bursa. Data dari RTI Business secara gamblang menunjukkan betapa meratanya tekanan jual tersebut. Sebanyak 380 saham terpantau terkoreksi, jauh melampaui 292 saham yang berhasil menguat, sementara 148 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti. Aktivitas perdagangan juga cukup tinggi, dengan total 31,14 miliar…

Read More

Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I Kamis (26/3) berbalik arah dari pembukaan, ditutup anjlok 1,21 persen ke level 7.214,08. Pelemahan ini terjadi setelah indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut sempat dibuka di posisi 7.302,12. Berdasarkan statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan sepanjang sesi pertama menunjukkan volume yang cukup besar namun didominasi aksi jual. Sebanyak 19,58 miliar saham berpindah tangan dengan frekuensi 1,04 juta kali transaksi. Total nilai transaksi tercatat mencapai angka fantastis Rp25,95 triliun. Gambar Istimewa : data:image Dominasi sentimen negatif terlihat jelas dari pergerakan saham individu. Sebanyak 349 saham tercatat mengalami…

Read More

Faktual News – Penyegaran di pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi terjadi, ditandai dengan pelantikan tujuh pejabat baru Dewan Komisioner oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Prof. Sunarto, pada Rabu, 25 Maret 2026. Langkah ini disambut positif oleh pelaku pasar modal, dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menaruh harapan besar terhadap kinerja jajaran baru tersebut dalam mendorong penguatan sektor jasa keuangan nasional. Jeffrey Hendrik, Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), tidak menyembunyikan optimismenya. "Bagus, bagus. Tentu harapan kita sangat besar," ujarnya, menegaskan bahwa kehadiran kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi katalisator penguatan sektor jasa keuangan nasional.…

Read More