Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Sesi I Melejit 2,02%: Sektor Ini Jadi Bintang!
- Pasar Modal RI Makin Moncer! FTSE Russell Beri Sinyal Positif!
- IHSG Bikin Investor Melongo! Sektor Ini Jadi Penyelamat?
- Gawat! IHSG Terjun Bebas, Ini Biang Keroknya!
- Rahasia Cuan Lo Kheng Hong: Borong Saham Saat Anjlok!
- Investor Wajib Tahu! SIPF Siapkan Perisai Hukum Baru di Pasar Modal
- IHSG Meroket 3,39%! Konflik Reda, Investor Pesta Cuan?
- Bursa Saham Berdarah: IHSG Anjlok, Sektor Ini Paling Terpukul!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News – Jakarta. Pasar komoditas berjangka di Indonesia mengukir kinerja cemerlang di awal tahun 2026. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) berhasil mencatatkan nilai transaksi nominal (notional value) yang menembus angka Rp12.477 triliun pada kuartal pertama tahun ini. Capaian ini bukan sekadar angka biasa, melainkan lonjakan fantastis sebesar 96 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), jauh melampaui Rp6.360 triliun yang tercatat pada periode yang sama di tahun 2025. Kenaikan signifikan ini menjadi indikasi kuat meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap instrumen perdagangan berjangka komoditas. Gambar Istimewa : s3-ap-southeast-1.amazonaws.com Tidak hanya dari sisi nilai, volume transaksi sepanjang Januari hingga Maret 2026 juga menunjukkan…
Faktual News – Pasar modal Indonesia menutup perdagangan Kamis (2/4/2026) dengan catatan merah yang cukup dalam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok, kali ini anjlok lebih dari 2 persen, tepatnya 2,19 persen, ke level 7.026,78 dari posisi sebelumnya 7.184,43. Penurunan signifikan ini terjadi menjelang libur panjang Paskah, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Berdasarkan data dari RTI Business, sentimen negatif mendominasi bursa. Sebanyak 530 saham tercatat mengalami koreksi, jauh melampaui 177 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 113 saham lainnya terpantau tidak bergerak. Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan volume mencapai 25,58 miliar saham, ditransaksikan melalui 1,78 juta kali frekuensi, dengan…
Faktual News melaporkan bahwa PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) semakin memantapkan langkah transformasinya, mengukuhkan strategi bisnisnya dengan mengintegrasikan penguatan sektor energi dan infrastruktur digital sebagai pilar utama pertumbuhan jangka panjang. Pendekatan holistik ini diwujudkan melalui percepatan adopsi energi baru terbarukan (EBT), implementasi praktik pertambangan berkelanjutan, serta ekspansi infrastruktur digital yang mencakup solusi Kecerdasan Buatan (AI) dan pemerataan akses informasi. Menggenjot Energi Bersih: Panas Bumi dan Surya Gambar Istimewa : lookaside.fbsbx.com Bagi DSSA, sektor energi tetap menjadi jantung bisnis, dengan komitmen kuat pada operasional yang efisien dan ramah lingkungan. Perseroan agresif memperluas portofolio panas bumi, dengan target potensi hingga 440…
Badai Merah Terjang IHSG! Anjlok 1,25%, Cek Sektor Anda! Faktual News – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu membendung tekanan jual pada sesi perdagangan pertama hari Kamis (2/4). Indeks acuan ini harus rela ditutup anjlok 1,25 persen, mengakhiri sesi di level 7.094,52, setelah sebelumnya dibuka di posisi 7.184,43. Ini menandai kelanjutan tren pelemahan yang cukup signifikan di pasar modal domestik, diwarnai sentimen negatif yang merata. Gambar Istimewa : data:image Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai namun didominasi aksi jual. Sebanyak 14,49 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 1,03 juta kali transaksi. Total nilai transaksi…
Faktual News – Jakarta – Peta persaingan industri manajer investasi di Indonesia baru saja mengalami pergeseran signifikan. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), entitas di bawah Manulife Wealth & Asset Management, secara resmi telah menuntaskan proses akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia). Langkah strategis ini, yang telah memperoleh seluruh persetujuan regulator termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), diproyeksikan akan memperkuat dominasi Manulife di pasar pengelolaan aset Tanah Air. Penyelesaian transaksi ini menjadi penanda dimulainya fase integrasi antara dua manajer investasi besar tersebut, yang akan dilaksanakan secara bertahap. Selama periode transisi, MAMI dan Schroders Indonesia akan tetap beroperasi secara…
IHSG Melejit Hampir 2%! Sektor Ini Jadi Bintang Baru? Faktual News – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Rabu, 1 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan performa gemilang, melonjak tajam dan menutup sesi di zona hijau yang kokoh pada level 7.184,43. Kenaikan signifikan ini setara dengan penguatan 1,93 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 7.048,22, memancarkan optimisme kuat di kalangan pelaku pasar. Gambar Istimewa : Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, dinamika pasar hari ini cukup menarik. Meskipun IHSG melesat tinggi, tercatat sebanyak 475 saham mengalami koreksi, sementara 209 saham berhasil menguat, dan 135…
Gebyar! IHSG Melesat ke 7.150, Sektor Ini Jadi Bintang! Faktual News – Mengawali bulan April dengan gemilang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan pertama pada Rabu (1/4) dengan lonjakan signifikan. Indeks acuan bursa domestik ini melaju perkasa, bertengger kokoh di level 7.150,68, mencatatkan kenaikan impresif sebesar 1,43 persen dari posisi pembukaan yang berada di angka 7.048,22. Sentimen positif yang kuat terlihat jelas mendominasi pasar sepanjang paruh pertama hari ini. Gambar Istimewa : data:image Berdasarkan data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan menunjukkan gairah yang tinggi. Sebanyak 17,37 miliar lembar saham berpindah tangan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,13…
Faktual News – Dinamika pasar saham Indonesia yang kian kompleks dan bergejolak menuntut para investor untuk lebih selektif dalam menelaah informasi serta menggunakan alat analisis yang mumpuni. Bagi investor ritel, kerentanan terjebak pada informasi yang tidak utuh menjadi risiko serius yang dapat mengancam portofolio mereka. Menjawab tantangan ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) secara tegas menekankan esensi analisis mendalam sebagai fondasi utama pengambilan keputusan investasi yang terukur. Sergio Ticoalu, Chief Marketing Officer IPOT, mengungkapkan bahwa bagi investor pemula, pemahaman yang komprehensif mengenai perbedaan antara broker summary dan riset fundamental adalah hal krusial. Kurangnya pemahaman ini, terutama bagi pemula, seringkali menjebak…
Faktual News – Jakarta. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali diwarnai sentimen negatif pada penutupan perdagangan Selasa (31/3). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan, merosot 0,61 persen ke level 7.048,22 poin. Koreksi ini membuat investor memantau pergerakan pasar dengan kewaspadaan di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan hari itu didominasi oleh saham-saham yang terkoreksi. Tercatat sebanyak 406 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 262 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 174 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan signifikan. Total nilai transaksi mencapai Rp14,97 triliun, dengan 27,26 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,74 juta…
Faktual News – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan 30 Maret 2026 kembali diwarnai sentimen negatif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini tak mampu bangkit dari tekanan, ditutup melemah tipis 0,08 persen ke level 7.091,67. Angka ini sedikit terkoreksi dari posisi pembukaan 7.097,05, menandakan hari yang penuh tantangan bagi investor di tengah dinamika pasar global dan domestik. Data dari RTI Business menunjukkan dominasi tekanan jual yang cukup kentara sepanjang hari. Sebanyak 403 saham harus rela parkir di zona merah, jauh melampaui 272 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 149 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan berarti. Aktivitas…
