Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

    15-06-2026 - 14.20

    Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

    15-06-2026 - 08.20

    Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

    15-06-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
    • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
    • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
    • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
    • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart
    • TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu
    • IHSG Menguat Sinyal Emas Ekonomi Indonesia
    • Bos Bandara RI Guncang Dunia Penerbangan
    Faktual News
    Home - Market -
    Market

    03-03-2026 - 05.2002 Mins Read0

    Gawat! Konflik Iran-AS Ancam Rupiah & IHSG, Investor Wajib Tahu Ini!

    Faktual News – Ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini bukan lagi sekadar isu politik, melainkan telah menjelma menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global, termasuk pasar domestik Indonesia. Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, menyoroti bagaimana eskalasi di kawasan yang merupakan urat nadi perdagangan energi dunia ini memicu kekhawatiran akan terjadinya arus modal keluar (capital outflow) yang dapat menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah.

    Gambar Istimewa : data:image

    Menurut Elandry, pasar global merespons situasi ini dengan pola "risk-off". "Investor global cenderung mengalihkan dananya dari aset-aset berisiko tinggi menuju instrumen yang dianggap lebih aman atau ‘safe haven’," ujarnya kepada faktual.news di Jakarta pada 2 Maret 2026. Fenomena ini, menurut Elandry, merupakan sinyal peringatan keras bagi pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, yang seringkali menjadi target utama penarikan modal saat sentimen global memburuk.

    Bagi pasar domestik, risiko utama adalah potensi capital outflow yang signifikan. Investor asing, di tengah ketidakpastian yang meningkat, cenderung mengurangi porsi investasi mereka di pasar negara berkembang. "Arus dana keluar ini berpotensi besar menekan Rupiah dan IHSG. Selain itu, ada risiko inflasi impor akibat lonjakan harga energi global yang bisa menggerus margin keuntungan emiten," tambah Elandry, menjelaskan dampak berantai dari gejolak geopolitik terhadap fundamental ekonomi.

    Data terkini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia telah mencatat outflow investor asing sebesar Rp18,67 triliun sejak awal tahun hingga perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Angka ini mengindikasikan bahwa tekanan jual dari investor asing sudah berlangsung dan berpotensi berlanjut. Dalam skenario terburuk, IHSG berpeluang menguji level support 8.133. Apabila level krusial ini tembus, maka area psikologis 8.000 menjadi target berikutnya, sementara level resistance berada di kisaran 8.300.

    Namun, di tengah bayang-bayang ketidakpastian, beberapa sektor justru berpotensi diuntungkan. Sektor komoditas seperti emas dan minyak, secara historis, acap kali menjadi "pelabuhan aman" bagi investor saat terjadi gejolak global. Selain itu, sektor pelayaran juga berpeluang meraup keuntungan. Gangguan pada jalur distribusi global memaksa kapal-kapal untuk menempuh rute yang lebih panjang dan menghadapi risiko yang lebih tinggi. Kondisi ini pada akhirnya meningkatkan biaya operasional dan tarif angkut, yang bebannya akan diteruskan kepada pelanggan. Meski demikian, Elandry mengingatkan investor untuk tetap disiplin dan selektif dalam menyusun strategi investasi mereka, mengingat volatilitas pasar yang tinggi.


    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing

      15-06-2026 - 14.20

      Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar

      15-06-2026 - 08.20

      Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor

      15-06-2026 - 05.20

      Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga

      15-06-2026 - 02.20

      Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      14-06-2026 - 21.20

      TV Kulkas Harga Banting Transmart Sisa Waktu

      14-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Prabowo Jawab Pedas Kritik Media Asing
      • Peluang Emas Kerja Jepang Dibuka Kemnaker Segera Daftar
      • Mendag Bocorkan Rahasia Mahasiswa Jadi Raja Ekspor
      • Pertamina Pastikan Energi NTT Aman Siap Siaga
      • Modal Sejutaan Bawa Pulang Sepeda di Transmart

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.