Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News Melanjutkan tren penurunannya, harga emas batangan Antam kembali merosot pada Kamis pagi, 19 Juni 2025. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.22 WIB, harga emas 24 karat pecahan satu gram turun Rp6.000, menjadi Rp1.937.000. Ini merupakan penurunan ketiga kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, harga emas Antam anjlok Rp18.000 pada Selasa (17/6/2025) menjadi Rp1.950.000 per gram, dan kembali turun pada Rabu (18/6/2025) ke level Rp1.943.000 per gram. Tren penurunan ini juga berdampak pada harga buyback emas Antam yang ikut melorot Rp6.000 menjadi Rp1.781.000 per gram. Selisih harga beli dan buyback kini mencapai Rp162.000. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, harga…

Read More

Faktual News Ancaman resesi global kembali menghantui pasar modal domestik. Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus tertekan di kisaran 6.820-6.850 poin dalam beberapa hari ke depan. Penurunan IHSG kemarin, yang mencapai 1,96 persen dan ditutup di angka 6.968,64, menjadi sinyal kuat akan hal tersebut. Sentimen negatif dari potensi eskalasi konflik Israel-Iran menjadi pemicu utama pelemahan ini. Para pelaku pasar meresponnya dengan aksi jual besar-besaran (sell-off), takut akan meluasnya konflik dan dampaknya terhadap rantai pasokan energi global, terutama minyak dan gas. Kenaikan harga energi akibat gangguan pasokan ini berpotensi meningkatkan inflasi dan menyulitkan bank sentral, termasuk The…

Read More

Faktual News Melanjutkan tren penurunan beberapa hari terakhir, harga emas batangan Antam kembali merosot pada Jumat pagi, 20 Juni 2025. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.30 WIB, harga emas Antam 24 karat pecahan satu gram turun tipis Rp1.000, menjadi Rp1.936.000. Ini merupakan penurunan keempat kalinya secara berturut-turut. Sejak Selasa, 17 Juni 2025, harga emas Antam telah mengalami penurunan akumulatif sebesar Rp32.000. Penurunan harga emas Antam ini juga berdampak pada harga buyback yang ikut turun Rp1.000 menjadi Rp1.780.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp162.000. Untuk pecahan lain, emas Antam 0,5 gram dibanderol Rp1.018.000, 2 gram…

Read More

Faktual News Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan. Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di angka 6.951,88, merosot 0,24 persen atau 16,76 poin dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.968,64. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai Rp274,81 miliar dari 372,47 juta saham yang diperdagangkan melalui 30 ribu kali transaksi. Meski demikian, sentimen pasar masih tampak negatif, tercermin dari jumlah saham yang terkoreksi (170 saham) melebihi saham yang menguat (121 saham). 237 saham lainnya stagnan. Analis dari Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memprediksi pergerakan IHSG hari ini akan bergerak variatif di kisaran 6.877 hingga 7.020.…

Read More

Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup lesu di angka 6.907,13 pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025. Penurunan 0,88 persen dari posisi pembukaan di 6.968,63 ini melukiskan gambaran suram bagi pasar modal domestik. Data RTI Business mencatat 386 saham memerah, sementara hanya 231 saham yang menghijau, sisanya stagnan. Volume perdagangan mencapai 35,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp22,59 triliun. Bukan hanya IHSG yang tertekan. Seluruh indeks acuan domestik kompak melemah. IDX30 ambles 1,13 persen ke level 397,08, Sri-Kehati turun 0,95 persen menjadi 352,59, LQ45 merosot 1,28 persen ke 764,93, dan JII anjlok 1,82 persen di angka 482,05.…

Read More

Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan pada perdagangan sesi I, Jumat, 20 Juni 2025. Penutupan sesi pertama di angka 6.918,24 menandai penurunan 0,72 persen dari level pembukaan di 6.968,63. Aktivitas perdagangan terbilang cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai 13,88 miliar saham, frekuensi 680 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp7,07 triliun. Dominasi warna merah terlihat jelas pada bursa hari ini. Sebanyak 395 saham mengalami koreksi, sementara hanya 177 saham yang menguat, dan sisanya, 224 saham, stagnan. Pelemahan IHSG tak lepas dari penurunan hampir seluruh sektor. Sektor properti menjadi yang paling terpukul dengan penurunan…

Read More

Faktual News Pasar saham Indonesia dibuka dengan pergerakan yang cukup menarik pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan di angka 7.109,73, hanya sedikit di atas penutupan kemarin (7.107,78). Namun, tak lama kemudian IHSG langsung menunjukkan pergerakan mixed, mengalami penurunan hingga menyentuh level 7.101,94 pada pukul 09.00 WIB. Data perdagangan yang dihimpun faktual.news menunjukkan aktivitas yang cukup ramai. Sebanyak 306,49 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 27 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp219,57 miliar. Dari sisi pergerakan saham individual, tercatat 119 saham terkoreksi, 179 saham menguat, dan 249 saham stagnan. Gambar Istimewa : analisafundamental.com Analis Ratna Lim…

Read More

Faktual News Pasar saham Indonesia kembali mencatatkan kinerja buruk. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok tajam pada perdagangan 19 Juni 2025, meninggalkan level psikologis 7.000. Penurunan mencapai 1,96 persen, menutup perdagangan di angka 6.968,63 setelah dibuka di 7.107,78. Data RTI Business menunjukan 571 saham terkoreksi, berbanding 92 saham yang menguat dan 139 saham stagnan. Nilai transaksi harian mencapai Rp13,96 triliun dengan volume perdagangan 24,90 miliar saham dan frekuensi 1,45 juta kali. Analis dari Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, kejutan ini dipicu oleh sikap wait and see investor menanggapi keputusan terbaru Federal Reserve Amerika Serikat (AS). Sentimen negatif diperparah oleh revisi…

Read More

Faktual News melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menukik tajam pada perdagangan sesi I, Kamis (19/6/2025). Penutupan sesi pertama di angka 7.007,81 menandai penurunan 1,41 persen dari pembukaan di 7.107,78. Data perdagangan dari faktual.news menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 14,99 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp7,50 triliun. Meskipun frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 859 ribu kali, dominasi saham terkoreksi (568 saham) jauh mengungguli saham yang menguat (85 saham). Sisanya, 144 saham, stagnan. Kinerja IHSG yang buruk ini ternyata diikuti oleh seluruh sektor. Sektor transportasi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 3,10 persen. Sektor bahan baku…

Read More

Faktual News Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan Rabu dengan IHSG yang cenderung lesu, dibuka di angka 7.155,25. Pergerakan flat ini terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan menentukan arah suku bunga acuan. Data RTI Business mencatat transaksi pagi ini mencapai Rp295,26 miliar, melibatkan 416,29 juta saham dan 29 ribu kali transaksi. Meski demikian, pergerakan saham terbilang beragam; 76 saham melemah, 204 menguat, dan 253 stagnan. Sebelumnya, CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat, dengan support di kisaran 7.075-7.115 dan resistance 7.195-7.240. Analis melihat potensi sentimen negatif dari pelemahan…

Read More