Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KAI Lirik Sumatra Asing Buru Kalimantan

    08-08-2026 - 08.20

    ASDP Sulap Pelabuhan Jadi Super Aman Ini Buktinya

    08-08-2026 - 05.20

    Smelter Gresik Freeport Siap Guncang Pasar September

    08-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • KAI Lirik Sumatra Asing Buru Kalimantan
    • ASDP Sulap Pelabuhan Jadi Super Aman Ini Buktinya
    • Smelter Gresik Freeport Siap Guncang Pasar September
    • Pahlawan Lokal Ubah Desa Kering Jadi Mandiri
    • Dulu Ditertawakan Kini Dunia Memohon
    • Skandal Makanan Gratis Ratusan Siswa Tumbang
    • Dua Negara Raksasa Siap Bangun Kereta Kalimantan
    • Magang Nasional Bikin Kaget 60 Persen Langsung Kerja
    Faktual News
    Home - Market - Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
    Market

    Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

    23-06-2026 - 21.2102 Mins Read4
    revolusi kredit umkm maman umumkan bunga 8 persen

    faktual.news – Angin segar berhembus bagi jutaan pelaku usaha ultra mikro di Indonesia. Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman secara resmi mengumumkan penurunan drastis suku bunga pinjaman bagi sektor ini, dari yang semula berkisar 18-25 persen kini menjadi hanya 8 persen. Keputusan monumental ini diharapkan mampu meringankan beban wirausahawan kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi akar rumput.

    Penurunan signifikan biaya pinjaman ini merupakan tindak lanjut dari arahan tegas Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menyoroti ketimpangan akses pembiayaan yang membebani masyarakat prasejahtera dengan bunga tinggi, sementara pengusaha besar justru menikmati suku bunga yang jauh lebih rendah.

    Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Maman Abdurrahman menjelaskan, kebijakan ini akan berlaku bagi sekitar 10 hingga 15 juta ibu-ibu pengusaha ultra mikro yang menjadi binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di seluruh penjuru Tanah Air. Selama bertahun-tahun, mereka terpaksa menanggung bunga pinjaman yang cukup memberatkan, mencapai rentang 18 hingga 25 persen.

    Tingginya suku bunga di masa lalu, menurut Maman, disebabkan oleh biaya operasional yang harus ditanggung PNM. Ini termasuk gaji para account officer (AO) yang melakukan pendampingan intensif dan monitoring dari rumah ke rumah. Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah kini mengambil langkah strategis dengan menyuntikkan subsidi bunga sekitar 10 persen. Dengan adanya subsidi ini, perhitungan akhir menunjukkan bunga pinjaman yang ditanggung nasabah akan stabil di angka 8 persen.

    Saat ini, PNM bersama Danantara sedang bergerak cepat menyusun kerangka hukum yang diperlukan agar kebijakan baru ini dapat segera diimplementasikan di lapangan. Proses ini diharapkan berjalan lancar demi memastikan jutaan pengusaha ultra mikro dapat segera merasakan manfaatnya.

    Sebelumnya, pada pertengahan Mei lalu, Presiden Prabowo Subianto telah secara eksplisit menginstruksikan penurunan bunga program PNM Mekaar hingga di bawah 9 persen. Dalam sebuah kesempatan, Prabowo menyatakan bahwa ini adalah "keputusan politik" untuk mewujudkan keadilan ekonomi. Ia mempertanyakan mengapa orang kaya bisa mendapatkan bunga 9 persen, sementara masyarakat miskin harus membayar hingga 24 persen. Baginya, situasi ini tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

    Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mengkaji dan memperbaiki sistem yang lemah, memastikan bahwa negara tidak membiarkan masyarakat kecil menanggung beban pembiayaan yang lebih berat. Visi ini selaras dengan semangat Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, bukan sekadar slogan, melainkan upaya nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      KAI Lirik Sumatra Asing Buru Kalimantan

      08-08-2026 - 08.20

      ASDP Sulap Pelabuhan Jadi Super Aman Ini Buktinya

      08-08-2026 - 05.20

      Smelter Gresik Freeport Siap Guncang Pasar September

      08-08-2026 - 02.20

      Pahlawan Lokal Ubah Desa Kering Jadi Mandiri

      07-08-2026 - 21.20

      Dulu Ditertawakan Kini Dunia Memohon

      07-08-2026 - 18.20

      Skandal Makanan Gratis Ratusan Siswa Tumbang

      07-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • KAI Lirik Sumatra Asing Buru Kalimantan
      • ASDP Sulap Pelabuhan Jadi Super Aman Ini Buktinya
      • Smelter Gresik Freeport Siap Guncang Pasar September
      • Pahlawan Lokal Ubah Desa Kering Jadi Mandiri
      • Dulu Ditertawakan Kini Dunia Memohon

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.