Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Melanjutkan tren negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat, 13 Juni 2025. Penutupan di level 7.166,06 menandai pelemahan 0,53 persen dari pembukaan di angka 7.204,37. Data RTI Business mencatat koreksi di 364 saham, sementara 241 saham menguat dan 200 saham stagnan. Aktivitas perdagangan cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 26,68 miliar saham dan nilai transaksi Rp15,20 triliun. Sentimen negatif juga terlihat pada indeks-indeks sektoral. IDX30 anjlok 0,76 persen ke level 415,85, Sri-Kehati melemah 0,40 persen (368,38), LQ45 merosot 0,75 persen (801,81), dan JII turun tipis 0,01 persen (503,32). Dominasi merah ini…
Faktual News Melanjutkan tren negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa yang kurang menggembirakan pada perdagangan sesi I, Jumat, 13 Juni 2025. Penutupan sesi pertama di angka 7.158,12 menandai pelemahan 0,64 persen dibandingkan pembukaan di level 7.204,37. Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup signifikan, dengan volume transaksi mencapai 17,00 miliar saham, frekuensi 837 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp7,69 triliun. Dominasi warna merah terlihat jelas pada papan perdagangan. Sebanyak 347 saham mengalami koreksi, sementara hanya 244 saham yang berhasil menguat. Sisanya, 210 saham, stagnan. Pelemahan IHSG ini sejalan dengan tren negatif di bursa Asia, dengan…
Faktual News Menutup perdagangan Kamis (12/6/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan. Setelah dibuka di level 7.222,45, IHSG akhirnya parkir di zona merah, tepatnya di angka 7.204,37, atau mengalami penurunan 0,25 persen. Data dari RTI Business mencatat koreksi yang cukup signifikan, dengan 311 saham melemah, sementara 272 saham menguat, dan 223 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 29,45 miliar saham dengan frekuensi transaksi 1,41 juta kali, menghasilkan nilai transaksi yang cukup besar, yakni Rp13,56 triliun. Tren negatif IHSG ini juga diikuti oleh mayoritas indeks domestik. IDX30 terpantau melemah 0,56 persen ke level 421,38, Sri-Kehati turun 0,37…
Faktual News Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat potensi emas yang berkilau di pasar saham. Analisis mereka menunjukkan saham emiten emas sebagai pilihan trading jangka pendek yang menjanjikan. Hal ini didorong oleh proyeksi penguatan harga emas global di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi makro global yang meningkat. Farras Farhan, Research Analyst Mirae Asset, mengungkapkan optimismenya. "Kami memprediksi harga emas berpotensi mencapai US$3.500 per troy ounce dalam 1-3 bulan ke depan," ujarnya dalam Media Day di Jakarta, 12 Juni 2025. Ia menjelaskan, ketidakpastian global yang tinggi menjadi pendorong utama. Lonjakan harga emas dari US$2.620 per troy ounce pada akhir 2024 menjadi sekitar…
Faktual News melaporkan bahwa perdagangan saham di Indonesia hari ini (12/6) dibuka dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama dengan penurunan 0,16 persen, parkir di angka 7.210,96 setelah dibuka di 7.222,45. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp7,44 triliun, melibatkan 17,08 miliar saham yang diperdagangkan melalui 810 ribu kali transaksi. Meskipun sejumlah saham menunjukkan pergerakan positif – 292 saham menguat, 224 saham stagnan – namun jumlah saham yang terkoreksi lebih banyak, mencapai 286 saham. Dominasi pelemahan terlihat jelas pada beberapa sektor unggulan. Sektor teknologi memimpin penurunan dengan koreksi 1,15 persen, disusul sektor…
Faktual News Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan Senin (11/6) dengan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis, melesat dari posisi 7.230,74 ke level 7.232,68. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume perdagangan mencapai 595,46 juta saham, frekuensi 36 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp437,09 miliar. Dominasi saham hijau terlihat jelas. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 227 saham mencatatkan penguatan, sementara 90 saham terkoreksi dan 229 saham stagnan. Gambar Istimewa : images.bloombergtechnoz.com Sentimen positif global turut mendorong kinerja IHSG. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi penguatan IHSG akan berlanjut, dengan perkiraan support di…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada Rabu, 11 Juni 2025, menutup perdagangan di angka 7.222,45. Meskipun dibuka sedikit lebih tinggi di 7.230,74, IHSG akhirnya terkoreksi 0,11 persen. Namun, di balik warna merah tersebut, tersimpan beberapa kejutan yang menarik perhatian pelaku pasar. Data RTI Business mencatat pergerakan yang dinamis. Sebanyak 256 saham mengalami koreksi, sementara 336 saham lainnya menguat, dan 214 saham stagnan. Volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 31,46 miliar saham dengan frekuensi transaksi 1,43 juta kali, menghasilkan nilai transaksi yang fantastis, yaitu Rp18,33 triliun. Gambar Istimewa : sumatera.infosawit.com Meskipun IHSG melemah, mayoritas indeks…
Faktual News melaporkan, perdagangan saham di Indonesia hari ini, Rabu, 11 Juni 2025, menyajikan drama tersendiri. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka dengan optimisme di angka 7.230,74 (naik 0,43 persen), akhirnya ditutup melemah di level 7.199,88 pada sesi pertama. Pergerakan ini cukup mengejutkan, mengingat awal perdagangan menunjukkan sinyal positif. Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data RTI Business mencatat volume transaksi mencapai 17,01 miliar saham, dengan frekuensi mencapai 812 ribu kali dan nilai transaksi total Rp8,79 triliun. Meski demikian, pergerakan IHSG menunjukkan pertarungan sengit antara saham yang menguat dan melemah. Sebanyak 301 saham berhasil menghijau, sementara 253 saham lainnya memerah. Sisanya,…
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada perdagangan Selasa, 10 Juni 2025. Penutupan IHSG melesat signifikan hingga 1,65 persen, mencapai level 7.230,74. Lonjakan ini cukup mengejutkan, mengingat pembukaan perdagangan di angka 7.113,43. Data dari RTI Business menunjukkan dinamika pasar yang cukup menarik. Sebanyak 352 saham berhasil menguat, sementara 261 saham terkoreksi dan 195 saham stagnan. Nilai transaksi harian terbilang tinggi, mencapai Rp17,88 triliun dengan volume perdagangan 29,14 miliar saham dan 1,52 juta kali frekuensi transaksi. Gambar Istimewa : media.bareksa.com Kenaikan IHSG ini bukan hanya fenomena sektoral, melainkan pergerakan yang cukup menyeluruh. Mayoritas indeks…
Faktual News IHSG kembali menorehkan prestasi gemilang! Setelah ditutup menguat signifikan 1,65 persen ke level 7.230 pada Selasa, 10 Juni 2025, Phintraco Sekuritas memprediksi tren positif ini berlanjut. Analisis teknikal mereka menunjukkan potensi pengujian level resistensi di angka 7.300 pada perdagangan Rabu, 11 Juni 2025. Apa yang mendorong optimisme ini? Sejumlah faktor berkontribusi. Keberhasilan negosiasi AS-Tiongkok dan antisipasi positif terhadap negosiasi serupa antara Indonesia dan AS menjadi katalis utama. Kestabilan cadangan devisa Indonesia yang mencapai USD 152,5 miliar pada Mei 2025 juga turut memberikan sentimen positif bagi pasar. Gambar Istimewa : doaanakyatim.com Di sisi global, pasar menanti rilis data inflasi…

