Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- BPS Guncang Dunia Manufaktur: Indeks Baru Lebih Akurat dari BI?
- Bukan Krisis! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok Rupiah Lemah!
- Dasco Turun Tangan! Rupiah Terjun Bebas, Bank Indonesia Disorot!
- Stok Menipis! Harga Beras Melejit, BPS Beberkan Fakta
- Rupiah Bangkit! Bos BI Bocorkan Waktu Penguatan
- Purbaya Balas Pedas Kritik Asing: Data Eropa Bikin Melongo!
- Dukungan BNI Hasilkan Juara Dunia! Leo/Daniel Guncang Thailand Open 2026!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Pasar saham domestik kembali menunjukkan performa yang kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan 18 Juni 2025, tergelincir ke zona merah, parkir di level 7.107,78. Angka ini menandai penurunan 0,67 persen dari posisi pembukaan di 7.155,85. Pergerakan ini menunjukkan suasana hati investor yang cenderung pesimis. Data dari RTI Business mencatat 361 saham mengalami koreksi, sementara 228 saham menguat dan 212 saham stagnan. Volume perdagangan terbilang cukup tinggi, mencapai 20,58 miliar saham dengan 1,21 juta kali frekuensi transaksi, dan nilai transaksi mencapai Rp11,48 triliun. Kondisi ini mengindikasikan aktivitas jual beli yang cukup signifikan, didominasi oleh aksi…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan sesi I, Rabu (18/6/2025). Penurunan yang cukup signifikan, 0,61 persen, membawa IHSG menutup sesi pertama di level 7.112,22 setelah dibuka di angka 7.155,85. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total volume transaksi mencapai Rp5,83 triliun dari 10,41 miliar saham yang diperdagangkan melalui 678 ribu kali transaksi. Meskipun demikian, pergerakan IHSG ini tidak sepenuhnya seragam. Dari total saham yang diperdagangkan, 249 saham berhasil mencatatkan penguatan, sementara 314 saham lainnya terkoreksi. Sisanya, sebanyak 234 saham, stagnan. Pergerakan sektoral pun menunjukkan dinamika yang menarik. Sektor-sektor siklikal, kesehatan, teknologi, non-siklikal, keuangan,…
Faktual News Pasar saham Indonesia memulai perdagangan hari ini dengan kabar gembira. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan lonjakan signifikan, menguat 0,75 persen ke level 7.170,92 pada pukul 09.00 WIB, meningkat dari penutupan kemarin di angka 7.117,59. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai, dengan volume transaksi mencapai 368,53 juta saham dan nilai transaksi mencapai Rp330,14 miliar. Meskipun demikian, pergerakan IHSG masih terbilang dinamis, terlihat dari 85 saham yang terkoreksi, 222 saham menguat, dan 225 saham yang stagnan. Analis dari Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, sebelumnya memprediksi rebound IHSG di kisaran 7.100 hingga 7.150. Prediksi ini tampaknya cukup akurat, mengingat penguatan yang…
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini, Jumat, 17 Juni 2025, di zona hijau. Kenaikan yang cukup signifikan, 0,54 persen, membawa IHSG ke posisi 7.155,85, setelah dibuka di level 7.117,59. Pergerakan positif ini mencerminkan sentimen pasar yang optimis. Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Sebanyak 18,83 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,22 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi yang mencapai angka fantastis, Rp11,93 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 289 saham mencatatkan penguatan, sementara 309 saham mengalami koreksi, dan 209 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : thumbor.prod.vidiocdn.com Kenaikan…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melanjutkan tren positifnya pada perdagangan sesi I, Selasa (17/6/2025). IHSG menutup sesi pertama dengan kenaikan 0,73 persen, mencapai level 7.169,50, naik dari pembukaan di angka 7.117,59. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp6,67 triliun, melibatkan 10,85 miliar saham yang diperdagangkan melalui 726 ribu kali transaksi. Meskipun demikian, pergerakan IHSG tak seragam. Dari total saham yang diperdagangkan, 303 saham menunjukkan penguatan, sementara 276 saham terkoreksi dan 224 saham stagnan. Kenaikan IHSG didorong oleh kinerja mayoritas sektor, khususnya sektor siklikal yang melesat 1,63 persen, disusul sektor bahan baku (1,54 persen),…
Faktual News mengawali pekan ini dengan kabar menarik seputar IHSG. Pergerakan indeks pada Senin pagi (16/6) terpantau cukup dinamis. Setelah dibuka sedikit melemah di angka 7.158,90, IHSG berhasil bangkit dan menghijau, menutup perdagangan sesi awal di level 7.174,30 atau naik 0,11 persen. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai. Data RTI Business mencatat volume transaksi mencapai 422,86 juta saham dengan frekuensi 41 ribu kali transaksi, menghasilkan nilai transaksi total Rp379,48 miliar. Dari sisi saham, 181 saham menguat, 137 saham terkoreksi, dan 272 saham stagnan. Gambar Istimewa : c.inilah.com Namun, di balik pergerakan positif ini, ada sentimen negatif yang mengintai. Analisis teknikal dari…
Faktual News Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan. Penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 16 Juni 2025 menorehkan penurunan 0,68 persen, mengunci posisi di angka 7.117,59 setelah dibuka di level 7.158,90. Data dari RTI Business mencatat 388 saham terkoreksi, sementara 232 saham menguat dan 186 saham stagnan. Nilai transaksi harian tercatat cukup signifikan, mencapai Rp14,97 triliun dengan volume perdagangan 24,62 miliar saham dan 1,49 juta kali frekuensi transaksi. Bukan hanya IHSG yang merosot. Seluruh indeks domestik kompak melemah. IDX30 terpantau turun 0,39 persen ke 414,22, Sri-Kehati melemah 0,43 persen menjadi 366,80, LQ45 merosot lebih dalam hingga…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (13/6), ditutup melemah tipis ke level 7.165,06. Meskipun sempat menyentuh angka 7.211,54, IHSG akhirnya berakhir dengan penurunan 0,01 persen. Pergerakan ini cukup mengejutkan mengingat bursa Asia lainnya justru kompak menguat. Hang Seng Index naik 0,11 persen, Shanghai Composite Index meningkat 0,21 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo bahkan menguat signifikan hingga 1,26 persen. Aktivitas perdagangan terbilang cukup tinggi. Sebanyak 13,33 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 879 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp7,84 triliun. Namun, di balik angka transaksi yang besar, terdapat dinamika yang menarik…
Faktual News Melanjutkan tren negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa lesu pada perdagangan sesi I, Jumat (13/6/2025). Penutupan sesi pertama di angka 7.158,12 menandai penurunan 0,64 persen dari pembukaan di level 7.204,37. Data perdagangan dari Faktual News mencatat volume transaksi mencapai 17 miliar saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 837 ribu kali dan nilai transaksi total Rp7,69 triliun. Dominasi warna merah terlihat jelas pada bursa hari ini. Sebanyak 347 saham mengalami koreksi, sementara hanya 244 saham yang berhasil menguat. Sisanya, 210 saham stagnan. Pelemahan IHSG ini sejalan dengan tren negatif di bursa Asia, di mana Hang Seng Index…
Faktual News menutup perdagangan Jumat, 13 Juni 2025, dengan IHSG kembali terpuruk di zona merah. Penutupan di angka 7.166,06 menandai pelemahan 0,53 persen dari pembukaan di 7.204,37. Pergerakan ini menggambarkan sentimen pasar yang masih kurang optimis menjelang akhir pekan. Aktivitas perdagangan cukup tinggi, dengan 26,68 miliar saham diperdagangkan melalui 1,37 juta kali transaksi, menghasilkan total nilai transaksi mencapai Rp15,20 triliun. Namun, jumlah saham yang terkoreksi (364 saham) lebih banyak daripada yang menguat (241 saham), menunjukkan dominasi tekanan jual. 200 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : infobanknews.com Pelemahan IHSG juga diikuti oleh seluruh indeks domestik. IDX30 merosot 0,76 persen ke 415,85,…

