Faktual News Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan Senin (11/6) dengan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis, melesat dari posisi 7.230,74 ke level 7.232,68. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume perdagangan mencapai 595,46 juta saham, frekuensi 36 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp437,09 miliar.
Dominasi saham hijau terlihat jelas. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 227 saham mencatatkan penguatan, sementara 90 saham terkoreksi dan 229 saham stagnan.

Sentimen positif global turut mendorong kinerja IHSG. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi penguatan IHSG akan berlanjut, dengan perkiraan support di kisaran 7.110-7.170 dan resistance 7.290-7.350. Kesepakatan dagang yang diharapkan antara Amerika Serikat dan China, serta penguatan bursa Wall Street, dinilai sebagai katalis positif.
Faktor domestik juga berperan. Meningkatnya aksi beli investor asing dan penguatan nilai tukar rupiah semakin memperkuat sentimen positif.
CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk hari ini, antara lain saham-saham blue chip seperti Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Selain itu, Semen Indonesia (SMGR), Medco Energi Internasional (MEDC), dan Erajaya Swasembada (ERAA) juga masuk dalam daftar rekomendasi. Pergerakan positif ini menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi domestik dan global.
