Faktual News IHSG kembali menorehkan prestasi gemilang! Setelah ditutup menguat signifikan 1,65 persen ke level 7.230 pada Selasa, 10 Juni 2025, Phintraco Sekuritas memprediksi tren positif ini berlanjut. Analisis teknikal mereka menunjukkan potensi pengujian level resistensi di angka 7.300 pada perdagangan Rabu, 11 Juni 2025.
Apa yang mendorong optimisme ini? Sejumlah faktor berkontribusi. Keberhasilan negosiasi AS-Tiongkok dan antisipasi positif terhadap negosiasi serupa antara Indonesia dan AS menjadi katalis utama. Kestabilan cadangan devisa Indonesia yang mencapai USD 152,5 miliar pada Mei 2025 juga turut memberikan sentimen positif bagi pasar.

Di sisi global, pasar menanti rilis data inflasi AS bulan Mei 2025. Proyeksi menunjukkan inflasi sebesar 0,2 persen MoM (month-on-month), sama dengan bulan sebelumnya, dan 2,5 persen YoY (year-on-year), naik tipis dari 2,3 persen YoY pada April 2025. Inflasi inti diperkirakan 0,3 persen MoM dan 2,9 persen YoY. Data ini mengindikasikan laju inflasi AS masih terkendali, terlebih dengan penundaan pemberlakuan tarif resiprokal dan kenaikan tarif impor baja dan aluminium yang baru berlaku 4 Juni 2025.
Meskipun Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini, detailnya tidak diungkapkan dalam rilis berita ini. Namun, pergerakan positif IHSG menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi domestik dan global yang relatif stabil. Kita tunggu saja apakah prediksi kenaikan IHSG hingga level 7.300 akan terwujud.
