Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja positif pada perdagangan sesi I, Jumat (8/8/2025). IHSG menutup sesi pertama dengan menguat signifikan ke level 7.548,72, meningkat 0,78 persen dari penutupan sebelumnya di angka 7.490,18. Kenaikan ini didorong oleh aktivitas perdagangan yang cukup tinggi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp11,26 triliun. Sebanyak 18,78 miliar saham diperdagangkan melalui 1,17 juta kali transaksi.
Meskipun demikian, pergerakan IHSG tetap menunjukkan dinamika yang menarik. Dari total saham yang diperdagangkan, 223 saham mengalami penguatan, sementara 360 saham terkoreksi dan 208 saham stagnan. Penguatan IHSG terutama ditopang oleh kinerja sektor energi yang melonjak 2,69 persen dan sektor industri yang naik 2,20 persen. Sektor keuangan juga ikut berkontribusi positif dengan kenaikan 0,83 persen. Sektor infrastruktur, bahan baku, properti, dan non-siklikal juga menunjukan pertumbuhan, meskipun dalam skala yang lebih kecil.

Di sisi lain, beberapa sektor mengalami pelemahan. Sektor teknologi menunjukan penurunan cukup signifikan sebesar 3,97 persen, diikuti oleh sektor kesehatan (-0,56 persen), sektor siklikal (-0,17 persen), dan sektor transportasi (-0,09 persen). Pergerakan ini menunjukkan adanya selektivitas investor dalam memilih sektor investasi.
Secara global, pasar saham Asia juga menunjukkan tren beragam. Shanghai Composite Index menunjukan kenaikan tipis 0,07 persen, sementara Nikkei 225 Index Tokyo mengalami penguatan yang lebih signifikan sebesar 2,23 persen. Berbeda dengan Hang Seng Index yang justru mengalami penurunan 0,73 persen. Kondisi pasar regional ini turut mempengaruhi sentimen investor di pasar domestik. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami faktor-faktor fundamental yang mendasari pergerakan IHSG hari ini.
