Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News melaporkan, Senin (23/6/2025) menjadi hari yang kelam bagi para investor di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles cukup dalam, menorehkan penurunan signifikan sebesar 1,74 persen dan parkir di angka 6.787,14. Pergerakan ini merupakan pukulan telak setelah dibuka di level 6.907,13. Kondisi ini bukan hanya mengenai IHSG, tetapi juga seluruh indeks acuan dalam negeri yang kompak mengalami koreksi. IDX30, Sri-Kehati, LQ45, dan JII semuanya mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Data dari RTI Business menunjukkan gambaran yang kurang menguntungkan. Lebih dari setengah jumlah saham yang diperdagangkan (533 saham) mengalami koreksi, sementara hanya 128 saham yang berhasil…
Faktual News melaporkan, IHSG babak belur di sesi pertama perdagangan Senin (23/6/2025). Penurunan tajam 1,70 persen membuat indeks menutup perdagangan siang di level 6.789,71, jauh dari angka pembukaan di 6.907,13. Volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 13,19 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,53 triliun. Dominasi saham terkoreksi (538 saham) jauh mengungguli saham penguatan (124 saham). Anjloknya IHSG tak hanya disebabkan oleh satu faktor, tetapi merupakan pelemahan menyeluruh. Semua sektor kompak mengalami penurunan. Sektor teknologi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan 2,97 persen, disusul sektor siklikal (2,79 persen), properti (2,72 persen), dan non-siklikal (2,16 persen). Pelemahan juga terjadi di sektor energi (2,10…
Faktual News Perdagangan saham di Indonesia kembali dibuka dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama Jumat, 20 Juni 2025, menutup perdagangan di zona merah, tepatnya di angka 6.918,24. Angka ini menunjukkan penurunan 0,72 persen dari harga pembukaan di 6.968,63. Aktivitas perdagangan terbilang cukup tinggi, dengan total volume transaksi mencapai 13,88 miliar saham, diperdagangkan melalui 680 ribu kali transaksi, dan menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp7,07 triliun. Dominasi warna merah terlihat jelas pada bursa hari ini. Sebanyak 395 saham mengalami koreksi, sementara hanya 177 saham yang berhasil menguat, sisanya 224 saham stagnan. Hampir seluruh sektor mengalami pelemahan. Sektor…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan kinerja buruk pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025. Penutupan IHSG di angka 6.907,13 menandai koreksi 0,88 persen dari posisi pembukaan di 6.968,63. Bayang-bayang merah membayangi bursa, dengan 386 saham mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: apa yang sebenarnya terjadi? Data dari RTI Business menunjukkan kontras yang tajam. Meskipun volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 35,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp22,59 triliun dan 1,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, namun pasar saham domestik masih didominasi oleh sentimen negatif. Hanya 231 saham yang berhasil menguat, sementara 190 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa…
Faktual News MNC Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguat hari ini, Senin (19/6), menguji level 7.263-7.355 jika mampu menembus level 7.240. Namun, potensi koreksi ke rentang 6.721-6.919 tetap ada. Penutupan perdagangan kemarin, Selasa (18/6), menunjukkan IHSG terkoreksi 0,67 persen ke level 7.107, dengan tekanan jual yang cukup signifikan, bahkan berada di bawah MA20. Analisis teknikal MNC Sekuritas menyoroti beberapa saham dengan potensi cuan menarik. Rekomendasi "Spec Buy" diberikan untuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang meskipun terkoreksi 2,08 persen ke level 1.175, masih dianggap prospektif asalkan bertahan di atas 1.140. Target harga berada di 1.200 dan 1.230, dengan stoploss…
Faktual News Melanjutkan tren penurunannya, harga emas batangan Antam kembali merosot pada Kamis pagi, 19 Juni 2025. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.22 WIB, harga emas 24 karat pecahan satu gram turun Rp6.000, menjadi Rp1.937.000. Ini merupakan penurunan ketiga kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, harga emas Antam anjlok Rp18.000 pada Selasa (17/6/2025) menjadi Rp1.950.000 per gram, dan kembali turun pada Rabu (18/6/2025) ke level Rp1.943.000 per gram. Tren penurunan ini juga berdampak pada harga buyback emas Antam yang ikut melorot Rp6.000 menjadi Rp1.781.000 per gram. Selisih harga beli dan buyback kini mencapai Rp162.000. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, harga…
Faktual News Ancaman resesi global kembali menghantui pasar modal domestik. Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus tertekan di kisaran 6.820-6.850 poin dalam beberapa hari ke depan. Penurunan IHSG kemarin, yang mencapai 1,96 persen dan ditutup di angka 6.968,64, menjadi sinyal kuat akan hal tersebut. Sentimen negatif dari potensi eskalasi konflik Israel-Iran menjadi pemicu utama pelemahan ini. Para pelaku pasar meresponnya dengan aksi jual besar-besaran (sell-off), takut akan meluasnya konflik dan dampaknya terhadap rantai pasokan energi global, terutama minyak dan gas. Kenaikan harga energi akibat gangguan pasokan ini berpotensi meningkatkan inflasi dan menyulitkan bank sentral, termasuk The…
Faktual News Melanjutkan tren penurunan beberapa hari terakhir, harga emas batangan Antam kembali merosot pada Jumat pagi, 20 Juni 2025. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.30 WIB, harga emas Antam 24 karat pecahan satu gram turun tipis Rp1.000, menjadi Rp1.936.000. Ini merupakan penurunan keempat kalinya secara berturut-turut. Sejak Selasa, 17 Juni 2025, harga emas Antam telah mengalami penurunan akumulatif sebesar Rp32.000. Penurunan harga emas Antam ini juga berdampak pada harga buyback yang ikut turun Rp1.000 menjadi Rp1.780.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp162.000. Untuk pecahan lain, emas Antam 0,5 gram dibanderol Rp1.018.000, 2 gram…
Faktual News Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan. Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di angka 6.951,88, merosot 0,24 persen atau 16,76 poin dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.968,64. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai Rp274,81 miliar dari 372,47 juta saham yang diperdagangkan melalui 30 ribu kali transaksi. Meski demikian, sentimen pasar masih tampak negatif, tercermin dari jumlah saham yang terkoreksi (170 saham) melebihi saham yang menguat (121 saham). 237 saham lainnya stagnan. Analis dari Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memprediksi pergerakan IHSG hari ini akan bergerak variatif di kisaran 6.877 hingga 7.020.…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup lesu di angka 6.907,13 pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025. Penurunan 0,88 persen dari posisi pembukaan di 6.968,63 ini melukiskan gambaran suram bagi pasar modal domestik. Data RTI Business mencatat 386 saham memerah, sementara hanya 231 saham yang menghijau, sisanya stagnan. Volume perdagangan mencapai 35,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp22,59 triliun. Bukan hanya IHSG yang tertekan. Seluruh indeks acuan domestik kompak melemah. IDX30 ambles 1,13 persen ke level 397,08, Sri-Kehati turun 0,95 persen menjadi 352,59, LQ45 merosot 1,28 persen ke 764,93, dan JII anjlok 1,82 persen di angka 482,05.…

