Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam

    07-10-2026 - 10.55

    Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar

    07-10-2026 - 10.20

    Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam

    07-10-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam
    • Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar
    • Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam
    • Strategi Besar Hilirisasi Indonesia 2027
    • Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman
    • Strategi Baru Pasar Panel Surya
    • Dana Rp13 Triliun Masuk Kas Negara Buat Apa
    • Aksi Nyata Mandiri di Usia 28 Tahun
    Faktual News
    Home - Market - IHSG Jeblok! Apa yang Terjadi?
    Market

    IHSG Jeblok! Apa yang Terjadi?

    22-06-2025 - 21.2002 Mins Read2

    Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan kinerja buruk pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025. Penutupan IHSG di angka 6.907,13 menandai koreksi 0,88 persen dari posisi pembukaan di 6.968,63. Bayang-bayang merah membayangi bursa, dengan 386 saham mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: apa yang sebenarnya terjadi?

    Data dari RTI Business menunjukkan kontras yang tajam. Meskipun volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 35,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp22,59 triliun dan 1,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, namun pasar saham domestik masih didominasi oleh sentimen negatif. Hanya 231 saham yang berhasil menguat, sementara 190 saham lainnya stagnan.

    IHSG Jeblok! Apa yang Terjadi?
    Gambar Istimewa : kaltimtuntas.id

    Kinerja buruk IHSG juga diikuti oleh seluruh indeks domestik. IDX30 anjlok 1,13 persen ke level 397,08, Sri-Kehati melemah 0,95 persen menjadi 352,59, LQ45 merosot 1,28 persen ke 764,93, dan JII tertekan hingga 1,82 persen, parkir di angka 482,05. Kondisi ini menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan di seluruh sektor pasar.

    Hampir seluruh sektor merasakan dampak negatif, dengan sektor bahan baku memimpin penurunan (1,82 persen), disusul infrastruktur (1,29 persen), properti (1,26 persen), energi (0,95 persen), dan kesehatan (0,84 persen). Sektor non-siklikal, keuangan, siklikal, teknologi, dan industri juga ikut tergerus, masing-masing mencatat penurunan sebesar 0,66 persen, 0,57 persen, 0,53 persen, 0,16 persen, dan 0,11 persen.

    Satu-satunya oase di tengah badai merah adalah sektor transportasi yang mencatat penguatan 1,57 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh performa positif PT Garuda Indonesia (GIAA) yang naik 1,52 persen.

    Di antara saham-saham yang mencuri perhatian, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menjadi top gainers. Sebaliknya, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Sentul City Tbk (BKSL) tercatat sebagai top losers. Sementara itu, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memimpin daftar saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika pasar yang lebih mendalam.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam

      07-10-2026 - 10.55

      Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar

      07-10-2026 - 10.20

      Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam

      07-10-2026 - 08.55

      Strategi Besar Hilirisasi Indonesia 2027

      07-10-2026 - 08.20

      Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman

      07-10-2026 - 05.55

      Strategi Baru Pasar Panel Surya

      07-10-2026 - 05.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam
      • Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar
      • Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam
      • Strategi Besar Hilirisasi Indonesia 2027
      • Strategi Baru Sawit Agar Ekspor Tetap Aman

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.