Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News Jakarta – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berhasil membukukan kinerja keuangan yang menggembirakan pada kuartal III 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham melonjak signifikan, mencapai Rp348,55 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 63,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana laba bersih ASSA tercatat sebesar Rp212,67 miliar. Kenaikan laba bersih ini didorong oleh pendapatan konsolidasi yang tumbuh 21% secara year-on-year (yoy), menjadi Rp4,41 triliun dari Rp3,64 triliun pada kuartal III 2024. Gambar Istimewa : emitennews.com Sektor pengiriman dan logistik menjadi kontributor utama pertumbuhan pendapatan ASSA, dengan sumbangan mencapai Rp1,9 triliun, melonjak 39% yoy.…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positifnya pada sesi I perdagangan hari ini, (21/10), ditutup melonjak 1,09 persen ke level 8.176,92. Sebelumnya, IHSG dibuka pada posisi 8.088,97. Kenaikan ini menjadi sinyal menggembirakan bagi para investor di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data dari RTI Business, aktivitas perdagangan saham hari ini sangat ramai dengan total 19,58 miliar saham berpindah tangan dalam 1,32 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp11,88 triliun, menunjukkan antusiasme investor yang tinggi. Gambar Istimewa : data:image Secara keseluruhan, sentimen pasar didominasi oleh optimisme, tercatat 405 saham mengalami kenaikan harga. Sementara itu, 251…

Read More

Faktual News Jakarta – Euforia menyelimuti pasar saham setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merilis laporan keuangan kuartal III 2025. Harga saham bank swasta terbesar di Indonesia ini langsung merespons positif dengan melonjak 5,00 persen, ditutup pada level Rp7.875 per saham pada perdagangan 20 Oktober. Kenaikan signifikan ini membawa BBCA ke level tertinggi dalam sepekan terakhir, dengan total penguatan mencapai 7,51 persen. Sebelumnya, saham BBCA sempat menyentuh titik terendah di Rp7.250 per saham. Secara bulanan, saham BBCA mencatatkan kenaikan tipis 0,96 persen dari posisi Rp7.800. Namun, jika ditarik secara year to date (ytd), saham BBCA masih terkoreksi 18,60 persen…

Read More

Faktual News Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rekor partisipasi yang fantastis dalam ajang Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025. Gelaran yang berlangsung pada 17-18 Oktober 2025 itu sukses menyedot perhatian lebih dari 11 ribu investor yang hadir langsung, melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pasar modal semakin membara. Jumlah pengunjung onsite mencapai 11.682 orang, melesat 51,4% dibandingkan CMSE 2024 yang mencatat 7.716 pengunjung. Gambar Istimewa : assets.dataindonesia.id "Ini adalah bukti konkret betapa besarnya minat masyarakat untuk lebih dekat dengan dunia investasi," ujar Jeffrey dalam keterangan resminya, Senin (20/10/2025).…

Read More

Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada sesi I perdagangan hari ini, Senin, 20 Oktober 2025. IHSG ditutup melesat ke level 8.071,29, naik signifikan 1,97 persen dari posisi sebelumnya di 7.915,65. Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan 20,94 miliar saham berpindah tangan sebanyak 1,52 juta kali. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp13,39 triliun. Data RTI Business menunjukkan, mayoritas saham mengalami kenaikan, dengan 479 saham menguat, 223 saham terkoreksi, dan 107 saham stagnan. Gambar Istimewa : ik.trn.asia Sektor keuangan menjadi motor penggerak utama penguatan IHSG, melonjak hingga 3,66 persen. Sektor energi menyusul dengan kenaikan 1,52 persen, diikuti…

Read More

Faktual News Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir, dari tanggal 13 hingga 17 Oktober 2025, ditutup dengan catatan yang kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 4,14%, merosot dari level 8.257,85 menjadi 7.915,65. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan bahwa penurunan IHSG ini juga berdampak pada kapitalisasi pasar. Nilai kapitalisasi pasar terkoreksi 5,23%, menyusut dari Rp15.560 triliun menjadi Rp14.746 triliun. Gambar Istimewa : data:image "Meskipun demikian, ada sedikit perubahan pada rata-rata nilai transaksi harian, naik 2,44% menjadi Rp27,46 triliun dari Rp28,15 triliun pada pekan sebelumnya," jelas Kautsar dalam keterangan…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja kurang menggembirakan selama sepekan terakhir, periode 13 hingga 17 September 2025. Indeks komposit ini merosot tajam sebesar 4,14%, menutup perdagangan di level 7.915,65, jauh di bawah posisi pembukaan pekan di angka 8.257,85. Penurunan IHSG ini turut menyeret kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terkikis 5,23%, menyusut dari Rp15.560 triliun menjadi Rp14.746 triliun. Gambar Istimewa : data:image BEI mencatat lima saham yang menjadi "biang kerok" utama penurunan IHSG selama sepekan ini. (Daftar saham akan ditambahkan setelah data tersedia). Selain itu, terjadi perubahan pada beberapa indikator perdagangan BEI. Rata-rata nilai…

Read More

Faktual News Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons positif proyeksi Chief Investment Officer Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Sjahrir, mengenai potensi rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pasar modal Indonesia yang bisa mencapai USD8 miliar per hari. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan RNTH melalui strategi pendalaman pasar. Upaya ini dilakukan baik dari sisi penawaran (supply) maupun permintaan (demand). Gambar Istimewa : imgv2-1-f.scribdassets.com "Kami terus berupaya melakukan pendalaman pasar, baik dari sisi supply maupun demand. Dengan demikian, kami berharap RNTH kita akan terus meningkat," ujar Jeffrey kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (17/10/2025).…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada penutupan perdagangan Jumat, 17 Oktober 2025. IHSG ditutup di level 7.915,65, anjlok 2,57% dibandingkan posisi sebelumnya di 8.124,75. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap sejumlah sentimen negatif. Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan bahwa pelemahan IHSG dipicu oleh sentimen global, terutama meningkatnya risiko kredit macet di sejumlah bank di Amerika Serikat (AS) dan kembali memanasnya tensi perdagangan antara AS dan Tiongkok. "Pasar dilanda kekhawatiran akan risiko kredit yang meluas, menyusul laporan kredit macet dari dua bank AS. Selain itu, ketegangan perdagangan AS-Tiongkok juga menjadi pemberat,"…

Read More

Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif dengan kenaikan 14,8% year-to-date (ytd) hingga 16 Oktober 2025, bahkan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) di posisi 8.288. Kenaikan ini didorong oleh performa saham-saham konglomerasi. Namun, dinamika pasar mulai menunjukkan perubahan. Dalam dua hari terakhir, saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 mulai menunjukkan keunggulan dibandingkan saham-saham konglomerat. Analis Stockbit, Edi Chandren, menyoroti bahwa LQ45 naik 1,1% berbanding 0,7% pada IHSG, dipicu oleh aksi profit taking pada saham-saham konglomerasi. Gambar Istimewa : salamcenter.org "Dengan kenaikan harga saham-saham konglomerasi yang signifikan, investor dapat mempertimbangkan rotasi atau…

Read More