Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

    24-06-2026 - 08.20

    AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

    24-06-2026 - 05.20

    Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

    23-06-2026 - 21.21
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
    • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
    • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
    • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya
    • Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket
    • Beli Obligasi Ini Kebal Hukum Pajak dan Pidana
    • Mendag Desak Horeka Serap Telur Ayam Peternak
    • Sosok The Maestro Tutup Usia 100 Tahun
    Faktual News
    Home - Market - Dua Sektor Ini Siap Cuan Kala Saham Konglo Koreksi?
    Market

    Dua Sektor Ini Siap Cuan Kala Saham Konglo Koreksi?

    18-10-2025 - 21.2002 Mins Read0

    Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif dengan kenaikan 14,8% year-to-date (ytd) hingga 16 Oktober 2025, bahkan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) di posisi 8.288. Kenaikan ini didorong oleh performa saham-saham konglomerasi.

    Namun, dinamika pasar mulai menunjukkan perubahan. Dalam dua hari terakhir, saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 mulai menunjukkan keunggulan dibandingkan saham-saham konglomerat. Analis Stockbit, Edi Chandren, menyoroti bahwa LQ45 naik 1,1% berbanding 0,7% pada IHSG, dipicu oleh aksi profit taking pada saham-saham konglomerasi.

    Dua Sektor Ini Siap Cuan Kala Saham Konglo Koreksi?
    Gambar Istimewa : salamcenter.org

    "Dengan kenaikan harga saham-saham konglomerasi yang signifikan, investor dapat mempertimbangkan rotasi atau rebalancing portofolio ke saham-saham blue chip untuk mengelola risiko dan potensi keuntungan," ujar Edi dalam risetnya.

    Lebih lanjut, Edi merekomendasikan sektor konsumer dan keuangan, khususnya perbankan, sebagai pilihan menarik bagi investor. Valuasi kedua sektor ini dinilai sudah berada di level rendah secara historis. Sektor konsumer bahkan telah terdiskon lebih dari minus 1 standar deviasi di bawah rata-rata historis, sementara sektor perbankan hampir minus 2 standar deviasi.

    "Potensi risiko penurunan lanjutan di kedua sektor tersebut relatif terbatas. Jika aksi profit taking pada saham-saham konglomerasi berlanjut, potensi upside yang ditawarkan sektor konsumer dan perbankan cukup menarik," imbuhnya.

    Secara fundamental, sektor konsumer memiliki prospek pertumbuhan laba bersih yang lebih baik pada 2025-2026 dibandingkan saham perbankan besar (big banks). PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi yang paling menonjol dalam hal ini.

    Sementara itu, saham big banks, kecuali PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), berpotensi mengalami penurunan laba tahun ini sebelum pulih pada 2026. Namun, hal ini dikompensasi dengan prospek dividen (dividend yield) yang relatif lebih tinggi dibandingkan sektor konsumer.

    Stockbit memperkirakan bahwa rilis kinerja kuartal III 2025 secara umum berpotensi menjadi titik terendah (bottom) dan akan mulai pulih pada kuartal IV 2025.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung

      24-06-2026 - 08.20

      AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa

      24-06-2026 - 05.20

      Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen

      23-06-2026 - 21.21

      Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya

      23-06-2026 - 18.21

      Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket

      23-06-2026 - 14.21

      Beli Obligasi Ini Kebal Hukum Pajak dan Pidana

      23-06-2026 - 08.21
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Gaji Rp8 Juta Bisa KPR Subsidi Siapa Untung
      • AS Buka Keran Minyak Iran Dunia Gempar Ada Apa
      • Revolusi Kredit UMKM Maman Umumkan Bunga 8 Persen
      • Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Ini Caranya
      • Prabowo Bikin Kejutan Anggaran Desa Meroket

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.