Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

    26-08-2026 - 08.20

    Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

    26-08-2026 - 05.20

    Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa

    26-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
    • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
    • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
    • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa
    • Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya
    • Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
    Faktual News
    Home - Market - Gawat! IHSG Terancam Trading Halt, Bursa Asia Berguncang!
    Market

    Gawat! IHSG Terancam Trading Halt, Bursa Asia Berguncang!

    05-03-2026 - 05.2003 Mins Read0
    gawat ihsg terancam trading halt bursa asia berguncang

    Faktual News – Pasar modal Indonesia sedang di ambang ketidakpastian. Isu trading halt pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengemuka setelah gejolak geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat-Israel, memicu tekanan signifikan di bursa global. Bank Indonesia (BI) mengonfirmasi bahwa koreksi tajam IHSG adalah cerminan langsung dari memanasnya tensi tersebut, yang turut mengguncang sentimen investor.

    Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy, menegaskan bahwa pelemahan IHSG tak terpisahkan dari eskalasi konflik. Kekhawatiran pasar memuncak pasca-Iran mengancam penutupan Selat Hormuz, jalur maritim krusial untuk distribusi energi global. "Ini adalah dampak langsung dari tensi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas, ditambah ancaman penutupan Selat Hormuz yang menimbulkan kekhawatiran krisis energi. Kenaikan harga minyak dunia sudah menjadi indikator jelas," jelas Irvan di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (4/3).

    Gawat! IHSG Terancam Trading Halt, Bursa Asia Berguncang!
    Gambar Istimewa : images.bisnis.com

    Tekanan IHSG Sejalan dengan Bursa Regional

    Tekanan yang dialami IHSG ternyata bukan fenomena tunggal. Pasar domestik bergerak selaras dengan tren negatif di bursa-bursa regional Asia. Bahkan, bursa saham Korea Selatan sempat memberlakukan trading halt setelah indeksnya anjlok lebih dari 8% dalam satu sesi perdagangan. "Pergerakan IHSG searah dengan indeks regional lainnya yang juga mengalami penurunan drastis, seperti Kospi, SET, Kosdaq, Nikkei, Taiwan TAEIX, dan ASX. Kospi bahkan sempat dihentikan sementara perdagangannya," tambah Irvan, menggarisbawahi bahwa koreksi ini adalah bagian dari gelombang risk-off global akibat ketidakpastian geopolitik dan lonjakan harga energi.

    Per Rabu (4/3) pukul 11.11 WIB, IHSG tercatat melemah 251,47 poin atau 3,17%, bertengger di level 7.688,29. Penurunan signifikan ini memperkuat spekulasi pelaku pasar mengenai potensi volatilitas lanjutan, bahkan kemungkinan trading halt jika tekanan tak kunjung mereda.

    Data Transaksi dan Kinerja Bursa Asia Lainnya

    Volume transaksi mencapai 30,95 miliar saham senilai Rp15,89 triliun, dengan frekuensi 1.843.291 kali. Data menunjukkan dominasi saham yang melemah, dengan 703 saham terkoreksi, 66 menguat, dan 43 stagnan.

    Indeks-indeks utama Asia lainnya juga tak luput dari tekanan. Nikkei Jepang merosot 1.883,40 poin atau 3,35% ke 54.395,69. Shanghai Tiongkok melemah 59,11 poin atau 1,43% ke 4.063,57. Kospi Korea Selatan anjlok 417,32 poin atau 7,21% ke 25.052,00. Hang Seng Hong Kong turun 717,01 poin atau 2,78% ke 25.051,06, dan Strait Times Singapura terkoreksi 112,50 poin atau 2,29% ke 4.804,14.

    Bank Indonesia memandang dinamika ini sebagai hal yang krusial untuk dicermati, mengingat dampaknya yang meluas tak hanya pada pasar keuangan, tetapi juga berpotensi memicu inflasi melalui lonjakan harga energi global. Kendati demikian, otoritas moneter menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi kebijakan demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mengimbau investor untuk tetap rasional dan tidak panik di tengah ketegangan global. Situasi ini menggarisbawahi betapa rentannya pasar keuangan domestik terhadap gejolak eksternal, khususnya isu geopolitik yang berdampak pada komoditas vital. Kewaspadaan dan strategi investasi yang cermat menjadi kunci di tengah ketidakpastian ini.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya

      26-08-2026 - 08.20

      Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp

      26-08-2026 - 05.20

      Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa

      26-08-2026 - 02.20

      Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa

      25-08-2026 - 21.20

      Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya

      25-08-2026 - 18.20

      Waspada Arisan Bodong Uang Ludes Sekejap

      25-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mega Proyek PLTS Dibuka Jika Sepi Ini Pelakunya
      • Prabowo Guncang Energi Nasional PLTS 100 GWp
      • Raksasa Amerika Terancam di China Ada Apa
      • Mega Proyek PLTS RI Siap Ubah Nasib Bangsa
      • Prabowo Ubah Bali Jadi Pusat Energi Surya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.