Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?
- Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!
- Geger Pasar Modal! OJK Sikat IPPE, Denda Total Rp10 Miliar Lebih!
- Bursa Berdarah? IHSG Turun, tapi Transaksi Malah Melonjak!
- DSSA, BRMS, AMMN Cs: Dalang di Balik Lesunya IHSG Pekan Ini?
- IHSG di Tengah Badai Geopolitik: Ancaman & Peluang Emas!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News melaporkan bahwa perdagangan saham di sesi pertama hari ini (31/7) berakhir kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, tepatnya pada angka 7.520,99, menandai penurunan 0,38 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 7.549,88. Aktivitas perdagangan cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai 20,77 miliar saham, terjadi 1,15 juta kali transaksi, dan nilai total transaksi mencapai Rp8,90 triliun. Data dari faktual.news menunjukkan gambaran yang beragam. Sebanyak 362 saham mengalami koreksi, sementara 242 saham menguat dan 194 saham stagnan. Mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor infrastruktur memimpin penurunan hingga 1,59 persen, diikuti sektor bahan baku (-1,35 persen), transportasi…
Faktual News IHSG menutup sesi pertama perdagangan hari Rabu, 30 Juli 2025, dengan penurunan cukup signifikan. Indeks ambles 0,72 persen ke level 7.562,80, menurun dari penutupan sebelumnya di angka 7.617,90. Pergerakan ini cukup mengejutkan, mengingat ekspektasi pasar yang sebelumnya cenderung optimis. Data perdagangan dari RTI Business menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Sebanyak 14,44 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,05 juta kali dan nilai transaksi total mencapai Rp7,48 triliun. Meskipun demikian, jumlah saham yang terkoreksi (325 saham) melebihi saham yang menguat (276 saham), menunjukkan sentimen negatif yang mendominasi pasar. Sebanyak 199 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : www.hlimg.com Sektor…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 29 Juli 2025, menorehkan catatan menarik. Meskipun sempat menyentuh puncak di angka 7.680,19, penutupan hari ini hanya menunjukkan kenaikan tipis 0,04 persen, bertengger di angka 7.617,90. Pergerakan ini terjadi setelah pembukaan di level 7.614,76. Apa yang sebenarnya terjadi di balik angka-angka tersebut? Data dari RTI Business menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Sebanyak 289 saham mengalami penguatan, sementara 305 saham terkoreksi, dan 208 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 27 miliar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,74 juta kali, dan nilai transaksi mencapai angka fantastis, yakni Rp14,25 triliun. Ini menunjukkan aktivitas…
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan Selasa, 29 Juli 2025, dengan performa yang cukup baik. Meskipun sempat berfluktuasi, IHSG akhirnya menguat 0,12 persen, menutup perdagangan di level 7.624,25 dari posisi pembukaan 7.614,76. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 16,07 miliar saham, frekuensi 997 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp6,95 triliun. Namun, di balik angka hijau tersebut terdapat dinamika yang menarik. Sebanyak 330 saham mengalami koreksi, sementara 262 saham menguat dan 207 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan adanya selektivitas dalam pergerakan IHSG. Penguatan IHSG…
Faktual News IHSG mencatatkan kinerja impresif pada perdagangan Senin, 28 Juli 2025, dengan penutupan di angka 7.614,76. Kenaikan sebesar 0,94 persen ini menandai awal pekan yang positif bagi pasar saham domestik. Pergerakan ini diawali dari pembukaan di level 7.543,50, menunjukkan optimisme investor yang cukup signifikan. Nilai transaksi harian mencapai angka fantastis, Rp16,97 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 28,82 miliar saham. Aktivitas perdagangan yang tinggi ini menunjukkan tingkat likuiditas pasar yang baik. Dari total saham yang diperdagangkan, 363 saham mengalami penguatan, sementara 244 saham terkoreksi, dan sisanya (199 saham) stagnan. Frekuensi perdagangan mencapai 1,60 juta kali, menunjukkan intensitas transaksi yang cukup…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada sesi pertama perdagangan Senin, 28 Juli 2025. IHSG menutup sesi I dengan kenaikan signifikan, mencapai level 7.646,39, melonjak 1,36 persen dari posisi pembukaan di 7.543,50. Kenaikan ini menunjukkan optimisme pasar yang cukup kuat di awal pekan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data dari faktual.news menunjukkan volume perdagangan mencapai 19,81 miliar saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 952 ribu kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, mencapai Rp10,85 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 359 saham berhasil menorehkan penguatan, sementara 216 saham mengalami koreksi, dan sisanya, 226 saham, stagnan. Gambar Istimewa…
Faktual News Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja pasar saham yang positif pada pekan lalu (21-25 Juli 2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 3,17 persen, menutup perdagangan di angka 7.543,50. Lonjakan ini menandai peningkatan signifikan dari posisi pekan sebelumnya di angka 7.311,91. Kenaikan ini bukan hanya sentimen positif, tetapi juga menorehkan rekor baru. Kabar baiknya tidak berhenti sampai di situ. Kapitalisasi pasar BEI juga mencapai puncaknya, menembus angka Rp13.519 triliun. Ini merupakan peningkatan sebesar 3,37 persen dibandingkan dengan Rp13.079 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan resminya menjelaskan peningkatan ini merupakan indikasi kuat…
Faktual News Pekan ini, pasar saham Indonesia mencatatkan kinerja impresif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan, memberikan sentimen positif bagi investor domestik dan mancanegara. Kenaikan yang cukup tajam ini mendorong kapitalisasi pasar mencapai level tertinggi sepanjang sejarah. Berdasarkan data perdagangan saham periode 21-25 Juli 2025 yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berhasil menanjak 3,17 persen, menutup pekan di angka 7.543,50. Dibandingkan posisi pekan sebelumnya (7.311,91), lonjakan ini menunjukkan kepercayaan investor yang semakin menguat terhadap pasar saham Tanah Air. Gambar Istimewa : data:image Keberhasilan IHSG tak hanya berhenti di situ. Kapitalisasi pasar BEI juga ikut meroket hingga menyentuh…
Faktual News memprediksi IHSG akan melanjutkan tren positifnya. Analis dari CGS International Sekuritas Indonesia melihat potensi penguatan indeks hingga kisaran 7.540-7.610, dengan support di angka 7.330-7.400. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Salah satu pendorong utama adalah kinerja positif bursa Wall Street. Sentimen global yang baik ini memberikan dampak positif terhadap pasar saham domestik. Selain itu, peningkatan harga beberapa komoditas juga turut menyumbang optimisme. Faktor krusial lainnya adalah aksi beli agresif investor asing. Catatan menunjukan net foreign buy mencapai Rp707,23 miliar pada perdagangan sebelumnya, sebuah indikator kuat yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia. Gambar Istimewa : data:image…
Faktual News melaporkan penurunan harga emas Antam yang cukup signifikan pada Kamis pagi, 24 Juli 2025. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas batangan Antam 24 karat pecahan satu gram ambles Rp25.000, dari Rp1.970.000 menjadi Rp1.945.000. Penurunan serupa juga terjadi pada harga buyback, yang turun ke level Rp1.791.000 per gram, meninggalkan selisih harga beli dan buyback sebesar Rp154.000. Harga emas Antam dengan pecahan lain juga mengalami penyesuaian. Pecahan 0,5 gram dijual Rp1.002.500, 2 gram Rp3.830.000, 3 gram Rp5.720.000, dan 5 gram Rp9.500.000. Sementara itu, harga perak tetap stabil di angka Rp20.800 per gram. Gambar Istimewa : ekonosia.com Perlu diingat,…
