Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan hari Kamis, 11 September 2025, dengan performa yang gemilang. IHSG melesat ke angka 7.765,44, meningkat 0,86 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.699,00. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, dengan total nilai transaksi mencapai Rp10,45 triliun dari 19,52 miliar saham yang diperdagangkan melalui 1,18 juta kali transaksi. Kenaikan IHSG ini didorong oleh kinerja positif hampir seluruh sektor. Sektor keuangan menjadi bintang utama dengan penguatan signifikan mencapai 1,76 persen. Sektor non-siklikal juga menunjukkan performa impresif, naik 1,50 persen, disusul sektor kesehatan (1,17 persen), properti (0,90 persen), dan siklikal…
Faktual News Membuka perdagangan hari ini, Senin (10/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kejutan positif. Setelah sebelumnya diprediksi melemah, IHSG justru melesat ke angka 7.673,09, meningkat 0,58 persen dari penutupan kemarin di level 7.628,60. Pergerakan ini cukup mengejutkan mengingat prediksi sejumlah analis yang memperkirakan penurunan. Data perdagangan yang dihimpun faktual.news menunjukkan aktivitas pasar yang cukup signifikan. Tercatat 617,24 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 45 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp489,30 miliar. Meskipun demikian, pergerakan IHSG ini terbilang beragam. Sebanyak 247 saham mengalami penguatan, sementara 117 saham terkoreksi, dan 226 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : garapmedia.com…
Faktual News Rabu, 10 September 2025 menjadi hari yang manis bagi investor di pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan kenaikan signifikan, mencapai level 7.699,00 atau meningkat 0,92 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.682,42. Kinerja positif ini bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan optimisme pasar yang cukup kuat. Data dari RTI Business menunjukkan geliat aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Sebanyak 30,54 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,82 juta kali dan nilai transaksi total menembus angka Rp15,67 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 408 saham mencatatkan penguatan, sementara 256 saham terkoreksi dan 144…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan sesi I hari ini (10/9). Penutupan sesi I mencatatkan angka 7.709,41, meningkat 1,06 persen atau 27 poin dari posisi pembukaan di 7.682,42. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 16,47 miliar saham, diperdagangkan melalui 1,09 juta kali transaksi, dan menghasilkan nilai total Rp8,41 triliun. Data faktual.news menunjukkan pergerakan yang dinamis di pasar saham hari ini. Sebanyak 424 saham menghijau, sementara 241 saham memerah, dan 143 saham lainnya stagnan. Kenaikan IHSG didorong oleh penguatan mayoritas sektor unggulan. Sektor infrastruktur memimpin dengan kenaikan 1,55 persen, disusul sektor…
Faktual News melaporkan, IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah ke angka 7.751,32, atau turun 0,20 persen pada pukul 09.00 WIB, Sabtu (9/9). Data RTI Business mencatat transaksi mencapai Rp873,97 miliar, melibatkan 633,49 juta saham dalam 63 ribu kali transaksi. Kondisi pasar terlihat beragam; 180 saham terkoreksi, 149 saham menguat, dan 279 saham stagnan. Sebelumnya, Phintraco Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG yang fluktuatif di kisaran 7.800-7.970. Dalam jangka pendek, potensi koreksi lebih lanjut dan pengujian level support di 7.630-7.650 diprediksi. Penurunan ini, menurut Phintraco, merupakan respons terhadap reshuffle kabinet dan kekhawatiran akan ketidakpastian kebijakan…
Faktual News Penurunan tajam terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 9 September 2025. IHSG ditutup melemah 1,78 persen ke level 7.628,60, merosot dari posisi sebelumnya di 7.766,84. Ketidakpastian ekonomi, khususnya isu reshuffle kabinet yang melibatkan menteri berpengaruh di sektor ekonomi, menjadi biang keladi anjloknya pasar saham. Kekhawatiran investor terhadap dampak reshuffle ini tampak jelas mempengaruhi sentimen pasar. Data dari RTI Business menunjukkan gambaran yang cukup suram. Sebanyak 465 saham mengalami koreksi, sementara hanya 222 saham yang menguat, dan 118 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat cukup tinggi, mencapai 39,66 miliar saham dengan frekuensi transaksi 2,36 juta kali,…
Faktual News melaporkan bahwa indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menukik tajam pada perdagangan sesi I, Selasa (9/9/2025). Penurunan signifikan sebesar 1,66 persen mengantarkan IHSG ke level 7.638,25, merosot dari posisi pembukaan di 7.766,84. Aktivitas perdagangan terbilang tinggi dengan volume transaksi mencapai 23,13 miliar saham, nilai transaksi Rp15,07 triliun, dan frekuensi mencapai 1,57 juta kali. Dominasi warna merah terlihat jelas di papan perdagangan. Sebanyak 510 saham mengalami koreksi, sementara hanya 193 saham yang menghijau dan 100 saham stagnan. Hampir seluruh sektor ikut terdampak, dengan sektor infrastruktur memimpin penurunan (-2,21%), disusul sektor keuangan (-1,77%), energi (-1,48%), teknologi (-1,42%), dan properti (-1,04%).…
Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini (8/9) pukul 09.00 WIB disambut gembira oleh para pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 0,69 persen ke level 7.921,91, meningkat signifikan dari posisi penutupan sebelumnya di 7.867,34. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume 697,04 juta saham diperdagangkan, frekuensi 53 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp567,28 miliar. Meski demikian, pasar tetap dinamis dengan 85 saham terkoreksi, 300 saham menguat, dan 252 saham stagnan. Sebelumnya, analis dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi pergerakan IHSG hari ini cenderung variatif namun mengarah positif. Mereka memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran support 7.785-7.825…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan signifikan sebesar 1,28 persen pada perdagangan Senin, 8 September 2025, mengunjungi level 7.766,84. Penurunan ini terjadi meskipun IHSG sempat menunjukkan penguatan di awal sesi perdagangan. Peristiwa ini seakan menjadi bayangan dari pengumuman reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo, yang turut menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Gerak IHSG yang cenderung negatif ini diikuti oleh pelemahan mayoritas indeks utama lainnya. IDX30 tercatat turun 2,01 persen ke level 406,40, LQ45 merosot 2,03 persen ke 783,59, Sri-Kehati melemah 2,00 persen ke 363,83, dan JII turun 0,81 persen ke…
Faktual News melaporkan, IHSG berhasil menutup sesi pertama perdagangan hari ini (8/9) dengan performa impresif. Indeks melesat ke level 7.912,94, naik 0,58 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 7.867,34. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 20,13 miliar saham, terjadi 1,17 juta kali transaksi, dan nilai total transaksi mencapai Rp8,95 triliun. Kenaikan IHSG ini didorong oleh kinerja positif mayoritas sektor. Sektor bahan baku memimpin dengan kenaikan 2,34 persen, disusul sektor industri (2,24 persen), properti (0,92 persen), dan transportasi (0,71 persen). Sektor kesehatan, energi, non-siklikal, dan keuangan juga mencatatkan penguatan, meskipun dengan persentase yang lebih rendah. Sebaliknya, sektor siklikal, teknologi,…

