Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Menjelang libur panjang Maulid Nabi 2025, pasar saham Indonesia menunjukkan performa yang kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 4 September 2025, ditutup melemah 0,23 persen ke level 7.867,34, turun dari posisi sebelumnya di 7.885,74. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung negatif menjelang masa istirahat panjang. Data dari RTI Business menunjukkan gambaran yang beragam. Sebanyak 398 saham mengalami koreksi, sementara 260 saham menguat dan 147 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 39,87 miliar saham dengan 1,92 juta kali frekuensi transaksi, menghasilkan nilai transaksi yang cukup signifikan, yaitu Rp14,09 triliun. Gambar Istimewa : yefadvisor.b-cdn.net Pergerakan…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa kurang menggembirakan pada perdagangan sesi I hari ini, Senin (4/9). Penurunan tipis 0,20 persen mengantarkan IHSG ke level 7.869,80, menurun dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.885,85. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 23,43 miliar saham, diperdagangkan melalui 1,18 juta kali transaksi, dan menghasilkan nilai total Rp8,31 triliun. Meski demikian, pergerakan IHSG ini tidak mencerminkan seluruh sektor. Dari data yang dikumpulkan faktual.news, terdapat pergerakan yang cukup dinamis. Sebanyak 361 saham mengalami koreksi, sementara 297 saham lainnya berhasil menguat, dan 145 saham stagnan. Dominasi pelemahan terlihat jelas…
Faktual News Pasar saham Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini, 3 September 2025, dengan kenaikan signifikan sebesar 1,08 persen, mencapai level 7.885,86. Kenaikan ini terbilang impresif jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di angka 7.801,58. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Sebanyak 37,89 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 2,16 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi yang fantastis, yakni Rp18,29 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 400 saham mengalami penguatan, sementara 275 saham terkoreksi dan 126 saham stagnan. Gambar Istimewa : haluannews.id Kenaikan IHSG ini bukan…
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan hari ini (3/9) dengan kinerja yang mengesankan. IHSG melesat 0,83 persen, menguatkan posisinya ke level 7.866,14 dari posisi pembukaan di 7.801,58. Data perdagangan dari RTI Business menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 21,65 miliar saham, frekuensi 1,25 juta kali, dan nilai transaksi total Rp10,74 triliun. Meskipun bursa Asia lain kompak melemah – Shanghai Composite Index turun 0,96 persen, Hang Seng Index merosot 0,44 persen, dan Nikkei 225 Index melemah 0,91 persen – IHSG justru menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Dari 700 saham yang…
Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan kejutan positif. Setelah penutupan kemarin yang sedikit lesu, IHSG pagi ini, tepatnya pukul 09.00 WIB, membuka diri di zona hijau dengan angka 7.781,24. Ini menunjukkan penguatan sebesar 0,58 persen dibandingkan penutupan kemarin di angka 7.736,06. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, ditandai dengan volume transaksi mencapai Rp193,16 miliar dari 464,75 juta saham yang diperdagangkan, melalui 25 ribu kali transaksi. Meskipun demikian, pergerakan IHSG masih diwarnai fluktuasi. Phintraco Sekuritas, dalam risetnya, memprediksi IHSG akan bergerak dalam rentang 7.550-7.780. Analis mempertimbangkan beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan ini, termasuk perkembangan situasi…
Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini, Jumat, 2 September 2025, dengan performa gemilang. IHSG melesat 0,85 persen, mencapai level 7.801,58, meningkat signifikan dari posisi pembukaan di 7.736,06. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar modal domestik. Data dari RTI Business mencatat aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Sebanyak 36,88 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi transaksi mencapai 2,00 juta kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, menembus angka Rp16,40 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 576 saham mengalami penguatan, sementara 126 saham terkoreksi dan 101 saham stagnan. Gambar Istimewa : haluannews.id Kenaikan IHSG…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja positif pada perdagangan sesi I, Jumat (2/9). IHSG menutup sesi pertama dengan kenaikan signifikan, mencapai level 7.826,31, atau menguat 1,17% dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.736,06. Data perdagangan dari faktual.news menunjukkan aktivitas pasar yang cukup ramai, dengan volume transaksi mencapai 21,01 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp8,59 triliun. Frekuensi perdagangan pun tercatat sebanyak 1,15 juta kali. Meskipun terdapat 105 saham yang terkoreksi, jumlah saham yang menguat jauh lebih dominan, yakni sebanyak 592 saham, sementara 105 saham lainnya stagnan. Kenaikan IHSG ini bukan hanya didorong oleh kinerja saham-saham…
Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini (1/9) pukul 09.00 WIB disambut dengan kabar kurang baik bagi para investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles signifikan, terjun bebas 2,66 persen ke level 7.621,92 dari posisi penutupan sebelumnya di 7.830,49. Data RTI Business mencatat transaksi mencapai Rp1,03 triliun, melibatkan 1,01 miliar saham dalam 78 ribu kali transaksi. Dominasi merah terlihat jelas dengan 571 saham terkoreksi, sementara hanya 14 saham yang menguat dan 54 saham stagnan. Situasi ini mendorong pertemuan darurat antara Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung BEI untuk membahas langkah-langkah responsif…
Faktual News Senin, 1 September 2025 menjadi hari yang kurang menguntungkan bagi investor di pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona merah, tepatnya pada level 7.736,06. Penurunan ini mencapai 1,21 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.830,49. Pergerakan negatif ini bukan hanya sekadar koreksi kecil, melainkan gambaran dari sentimen pasar yang cukup pesimis. Data dari RTI Business menunjukkan gambaran yang cukup suram. Sebanyak 539 saham mengalami koreksi, sementara hanya 171 saham yang berhasil menguat. Sisanya, 99 saham, stagnan. Volume perdagangan tercatat cukup tinggi, mencapai 38,77 miliar saham dengan frekuensi transaksi 2,31 juta kali, dan…
Faktual News melaporkan, IHSG mengawali perdagangan sesi pertama hari ini (1/9) dengan performa kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih berada di zona merah, ditutup pada level 7.770,98, atau melemah 0,76 persen dari posisi pembukaan di 7.830,49. Aktivitas perdagangan terbilang cukup tinggi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp14,67 triliun dari 24,14 miliar saham yang diperdagangkan melalui 1,52 juta kali transaksi. Dominasi warna merah terlihat jelas pada sebagian besar sektor. Sektor transportasi mengalami penurunan paling tajam dengan koreksi 1,69 persen, disusul sektor keuangan (-1,57 persen), sektor siklikal (-0,95 persen), dan teknologi (-0,88 persen). Sektor energi dan infrastruktur juga ikut…

