Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- OJK Buka Pintu Asing Kuasai Asuransi 99 Persen
- Investasi Syariah Untung Maksimal bank bjb SR025
- OJK Pastikan Bursa Mineral Siap Guncang Dunia
- Wow Rp120 Triliun Siap Disetor ke Kas Negara
- Bursa Guncang Pasar Saham Harga Rp1 Diuji
- Dana Segar Rp456 Miliar Selamatkan LRT City
- Terungkap Royalti Nikel RI Tembus 19 T Ini Kuncinya
- Pertamina Bongkar Rahasia Desa Mandiri Energi
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Gebyar! IHSG Melesat ke 7.150, Sektor Ini Jadi Bintang! Faktual News – Mengawali bulan April dengan gemilang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan pertama pada Rabu (1/4) dengan lonjakan signifikan. Indeks acuan bursa domestik ini melaju perkasa, bertengger kokoh di level 7.150,68, mencatatkan kenaikan impresif sebesar 1,43 persen dari posisi pembukaan yang berada di angka 7.048,22. Sentimen positif yang kuat terlihat jelas mendominasi pasar sepanjang paruh pertama hari ini. Gambar Istimewa : data:image Berdasarkan data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan menunjukkan gairah yang tinggi. Sebanyak 17,37 miliar lembar saham berpindah tangan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,13…
Faktual News – Dinamika pasar saham Indonesia yang kian kompleks dan bergejolak menuntut para investor untuk lebih selektif dalam menelaah informasi serta menggunakan alat analisis yang mumpuni. Bagi investor ritel, kerentanan terjebak pada informasi yang tidak utuh menjadi risiko serius yang dapat mengancam portofolio mereka. Menjawab tantangan ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) secara tegas menekankan esensi analisis mendalam sebagai fondasi utama pengambilan keputusan investasi yang terukur. Sergio Ticoalu, Chief Marketing Officer IPOT, mengungkapkan bahwa bagi investor pemula, pemahaman yang komprehensif mengenai perbedaan antara broker summary dan riset fundamental adalah hal krusial. Kurangnya pemahaman ini, terutama bagi pemula, seringkali menjebak…
Faktual News – Jakarta. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali diwarnai sentimen negatif pada penutupan perdagangan Selasa (31/3). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan, merosot 0,61 persen ke level 7.048,22 poin. Koreksi ini membuat investor memantau pergerakan pasar dengan kewaspadaan di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan hari itu didominasi oleh saham-saham yang terkoreksi. Tercatat sebanyak 406 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 262 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 174 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan signifikan. Total nilai transaksi mencapai Rp14,97 triliun, dengan 27,26 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,74 juta…
Faktual News – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan 30 Maret 2026 kembali diwarnai sentimen negatif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini tak mampu bangkit dari tekanan, ditutup melemah tipis 0,08 persen ke level 7.091,67. Angka ini sedikit terkoreksi dari posisi pembukaan 7.097,05, menandakan hari yang penuh tantangan bagi investor di tengah dinamika pasar global dan domestik. Data dari RTI Business menunjukkan dominasi tekanan jual yang cukup kentara sepanjang hari. Sebanyak 403 saham harus rela parkir di zona merah, jauh melampaui 272 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 149 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan berarti. Aktivitas…
Faktual News – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai sentimen negatif pada penutupan perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah, mengakhiri sesi di level 7.097,05. Angka ini mencerminkan pelemahan 0,94 persen dari posisi sebelumnya di 7.164,09, menandai hari yang kurang menggembirakan bagi para investor. Tren pelemahan ini tidak hanya menimpa IHSG sebagai indeks acuan utama. Hampir seluruh indeks domestik lainnya juga tak mampu menahan tekanan jual yang masif. Indeks IDX30 anjlok 1,88 persen menjadi 390,96, diikuti Sri-Kehati yang terkoreksi 1,79 persen ke 346,30. Sementara itu, LQ45, yang berisi saham-saham paling likuid, turun 1,74 persen…
Faktual News – Pasar modal Indonesia memulai hari dengan sentimen negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (27/3) pukul 09.00 WIB terpantau melemah signifikan sebesar 0,50 persen. Penurunan ini membawa IHSG bertengger di level 7.128,48, merosot dari posisi penutupan sebelumnya di 7.164,09. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas pasar yang cukup dinamis meskipun indeks melemah. Hingga sesi awal perdagangan, total 325,09 juta saham telah berpindah tangan dalam 40 ribu kali frekuensi transaksi, dengan nilai total mencapai Rp313,67 miliar. Kondisi pasar mencerminkan dominasi tekanan jual, di mana 214 saham mengalami koreksi, sementara 145 saham berhasil menguat, dan 240…
Faktual News — Pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026, pasar modal Indonesia dikejutkan dengan aksi jual besar-besaran oleh investor asing, atau yang dikenal sebagai net foreign sell. Total dana investor asing yang hengkang dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai angka fantastis, yakni Rp1,92 triliun. Fenomena ini sontak memicu kekhawatiran dan menjadi sorotan utama di kalangan pelaku pasar. Arus keluar dana asing ini didominasi oleh sektor keuangan, khususnya saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar jumbo yang selama ini menjadi penopang utama indeks. Aksi jual bersih ini tidak hanya terjadi sesaat, melainkan turut mendorong akumulasi outflow secara year-to-date (ytd) menjadi lebih dari Rp23,91 triliun,…
Faktual News — Kabar besar mengguncang lanskap telekomunikasi Indonesia! PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), atau yang dikenal luas sebagai Moratelindo, secara resmi telah menyetujui rencana penggabungan usaha dengan PT Eka Mas Republik (EMR), pengelola MyRepublic Indonesia. Keputusan monumental ini dicapai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Moratelindo pada Kamis, 26 Maret 2026, dengan tanggal efektif merger yang dijadwalkan pada 22 April 2026. Langkah strategis ini digadang-gadang sebagai pendorong utama percepatan dan pemerataan ekosistem digital di Tanah Air. Penggabungan dua entitas penting di sektor infrastruktur dan penyedia layanan internet ini bukan sekadar transaksi korporasi biasa. Ini adalah manifestasi…
Faktual News – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 27 Maret 2026, ditutup dengan sentimen negatif yang kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah, mengakhiri sesi di level 7.097,05. Angka ini mencerminkan penurunan signifikan sebesar 0,94 persen dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di 7.164,09, menandai hari yang penuh tantangan bagi para pelaku pasar. Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, dominasi tekanan jual terlihat jelas di sepanjang hari. Sebanyak 379 saham mengalami koreksi harga, jauh melampaui 274 saham yang berhasil mencatatkan penguatan. Sementara itu, 167 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan nilai. Aktivitas…
Faktual News – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), pemain kunci di industri emas dan perhiasan nasional, berhasil mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Dengan lonjakan pendapatan mencapai Rp44,55 triliun dan laba bersih yang melesat hingga Rp978,49 miliar, kinerja perseroan menjadi sorotan para investor dan pelaku pasar. Pendapatan fantastis ini menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 144,39 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), jauh melampaui capaian Rp18,23 triliun pada tahun 2024. Tak kalah cemerlang, laba bersih Perseroan melonjak signifikan 121,29 persen yoy dari Rp442,18 miliar pada periode sebelumnya. Gambar Istimewa : blue.kumparan.com Indikator profitabilitas juga menunjukkan penguatan. Rasio Return on Assets (ROA) tercatat solid di…

