Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News IHSG kembali menunjukkan performa impresif pada sesi I perdagangan hari Senin, 15 September 2025. Indeks berhasil ditutup menguat signifikan, mencapai level 7.909,63, atau naik 0,71 persen dari posisi pembukaan di 7.854,06. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, dengan volume transaksi mencapai 22,09 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,28 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp8,85 triliun. Dominasi warna hijau terlihat jelas pada papan perdagangan. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, 446 saham berhasil menguat, sementara hanya 204 saham yang terkoreksi. Sisanya, 154 saham stagnan. Kenaikan IHSG ini didorong oleh penguatan hampir seluruh sektor. Sektor-sektor siklikal, infrastruktur (naik 2,02 persen), energi (1,34…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada sesi pertama perdagangan Kamis, 12 September 2025. IHSG menutup perdagangan sesi I dengan kenaikan signifikan, mencapai level 7.828,66 atau meningkat 1,04 persen dari penutupan sebelumnya di angka 7.747,90. Lonjakan ini diiringi dengan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi, ditandai dengan volume transaksi mencapai 18,40 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp8,90 triliun. Transaksi tersebut melibatkan 1,06 juta kali perpindahan tangan saham. Data faktual.news menunjukkan, dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 375 saham mengalami penguatan, sementara 237 saham terkoreksi dan 191 saham stagnan. Kenaikan IHSG didorong oleh penguatan hampir…
Faktual News Penutup pekan ini diwarnai euforia positif di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada Jumat, 12 September 2025, menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 1,37 persen, menutup perdagangan di level 7.854,06. Angka ini melonjak signifikan dari posisi sebelumnya di 7.747,90. Data statistik RTI Business mencatat aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Sebanyak 405 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,85 juta kali, dan nilai transaksi total mencapai angka fantastis, yaitu Rp17,85 triliun. Kenaikan IHSG bukan fenomena tunggal. Seluruh indeks domestik ikut merasakan sentimen positif. IDX30 menanjak 1,26 persen ke angka 417,34, LQ45 menguat 1,25 persen menjadi…
Faktual News Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergoyang di rentang 7.600-7.800 pada perdagangan hari ini, Senin (11/9). Prediksi ini didasarkan pada analisis teknikal, di mana indikator MACD menunjukkan pelebaran negative slope, sementara Stochastic RSI berada di area oversold, meski belum menunjukkan tanda pembalikan arah. Pergerakan positif IHSG kemarin, yang ditutup menguat di level 7.699,01 (naik 0,92 persen), menjadi sinyal awal. Penguatan ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, membaiknya situasi keamanan di beberapa wilayah domestik telah meningkatkan kepercayaan investor. Kedua, saham-saham perbankan, yang sempat terkoreksi, kembali ke zona hijau. Hal ini dipicu oleh rencana pemerintah untuk…
Faktual News melaporkan bahwa harga emas batangan Antam kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis, 11 September 2025. Lonjakan harga yang signifikan membuat para investor dan penggemar logam mulia tercengang. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.27 WIB, emas Antam 24 karat pecahan satu gram melesat Rp21.000, mencapai angka fantastis Rp2.095.000 per gram. Angka ini berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang tercipta pada 9 September 2025, di mana harga berada di level Rp2.086.000 per gram. Kenaikan harga emas Antam tidak hanya terjadi pada pecahan satu gram. Harga buyback juga ikut terdongkrak Rp21.000 menjadi Rp1.942.000 per gram, menghasilkan selisih harga…
Faktual News mencatat penurunan harga emas Antam hari ini, Jumat (12/9/2025), setelah kemarin mencetak rekor tertinggi. Data dari Logam Mulia pukul 08.18 WIB menunjukkan penurunan signifikan. Emas Antam 24 karat pecahan satu gram ambles Rp7.000, kini dibanderol Rp2.088.000 per gram. Penurunan serupa juga terjadi pada harga buyback, yang turun Rp7.000 menjadi Rp1.935.000 per gram, menghasilkan selisih harga beli dan jual sebesar Rp153.000. Harga emas Antam dengan ukuran lebih kecil juga ikut terkoreksi. Pecahan 0,5 gram dijual Rp1.094.000, sementara untuk ukuran 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp4.116.000 dan Rp6.149.000. Emas Antam ukuran 5 gram ditawarkan seharga Rp10.215.000. Berbeda dengan…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (12/9) dengan performa yang mencengangkan. Lonjakan 1,00 persen langsung mengantarkan IHSG ke posisi 7.825,13 pada pukul 09.00 WIB. Aktivitas perdagangan pun terbilang ramai, ditandai dengan volume transaksi mencapai Rp385,37 miliar dari 319,21 juta saham yang diperdagangkan, melibatkan 30 ribu kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 279 saham mencatatkan penguatan, sementara 66 saham terkoreksi dan 226 saham stagnan. Analisis dari Phintraco Sekuritas sebelumnya telah memprediksi pergerakan IHSG yang fluktuatif di kisaran 7.700-7.850. Prediksi ini tampaknya cukup akurat, mengingat IHSG kemarin (11/9) ditutup menguat 0,64 persen di angka 7.747,91. Penguatan ini…
Faktual News Menutup pekan ini dengan gemilang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan. Pada penutupan perdagangan Jumat, 12 September 2025, IHSG melesat 1,37 persen, mengunjungi level 7.854,06. Lonjakan ini menandai perbaikan tajam dibandingkan posisi sebelumnya di angka 7.747,90. Kinerja positif ini membuat investor optimis menyambut akhir pekan. Data dari RTI Business menunjukkan pergerakan yang dinamis di pasar saham. Sebanyak 405 saham berhasil menorehkan kenaikan, sementara 251 saham mengalami koreksi. Sisanya, 149 saham stagnan. Volume perdagangan terbilang tinggi, dengan total 405 miliar saham diperdagangkan, mengalami 1,85 juta kali transaksi, dan nilai transaksi mencapai angka fantastis, yakni Rp17,85 triliun.…
Faktual News IHSG kembali mencatatkan kinerja impresif pada sesi pertama perdagangan Kamis, 12 September 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I dengan kenaikan signifikan 1,04 persen, menguatkan posisinya ke level 7.828,66 dari posisi sebelumnya di 7.747,90. Lonjakan ini menunjukkan sentimen pasar yang positif, didorong oleh tren serupa di bursa Asia. Data perdagangan yang dirilis RTI Business menunjukan aktivitas pasar yang cukup ramai. Sebanyak 18,40 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,06 juta kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, mencapai Rp8,90 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 375 saham mengalami penguatan, sementara 237 saham terkoreksi dan 191 saham…
Faktual News Pembukaan perdagangan Senin (11/9) pagi disambut gembira oleh para pelaku pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas, dibuka menguat signifikan ke level 7.781,54, melonjak 1,07 persen dari penutupan sebelumnya di angka 7.699,00. Kenaikan ini membawa IHSG semakin mendekati level psikologis 7.800. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif. Sebanyak 268,78 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 26 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp382,19 miliar. Meski demikian, pergerakan saham terbilang beragam. Terdapat 270 saham yang menguat, 62 saham terkoreksi, dan 241 saham stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com Optimisme pasar tampaknya didorong oleh beberapa faktor. CGS International…

