Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan prestasi gemilang! Penutupan perdagangan 1 Agustus 2025 mencatat angka fantastis: IHSG melesat 0,71 persen, mengunjungi level 7.537,76 setelah dibuka di angka 7.484,33. Pergerakan positif ini menunjukkan optimisme pasar yang cukup signifikan. Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Sebanyak 29,09 miliar saham diperdagangkan dengan 1,70 juta kali frekuensi transaksi, menghasilkan total nilai transaksi yang mencapai angka Rp14,97 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 357 saham mengalami penguatan, sementara 255 saham terkoreksi dan 189 saham stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com Kenaikan IHSG ini bukan hanya fenomena sesaat. Seluruh indeks domestik…

Read More

Faktual News MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah hari ini, 31 Juli 2025, bergerak di kisaran 7.460-7.539. Meskipun diperkirakan akan menguji level 7.675-7.699, potensi koreksi ke rentang 7.460-7.539 tetap perlu diwaspadai. Penutupan perdagangan kemarin, 30 Juli 2025, mencatat koreksi 0,89 persen pada IHSG, mencapai level 7.549, didominasi tekanan jual dan menutup area gap. Sebagai antisipasi, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham dengan potensi keuntungan. Saham-saham tersebut meliputi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Gambar Istimewa : yefadvisor.b-cdn.net Untuk ADRO, yang…

Read More

Faktual News melaporkan penurunan harga emas Antam yang cukup signifikan pada Kamis pagi, 31 Juli 2025. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas batangan Antam 24 karat ukuran satu gram ambles Rp17.000, dari Rp1.918.000 menjadi Rp1.901.000. Tren penurunan juga terlihat pada harga buyback, yang turun Rp18.000 menjadi Rp1.746.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp155.000. Penurunan harga ini cukup menarik perhatian pelaku pasar. Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dibanderol Rp1.000.500. Pecahan 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp3.742.000 dan Rp5.588.000, sementara ukuran 5 gram dijual seharga Rp9.280.000. Perlu diingat, harga-harga tersebut belum termasuk pajak.…

Read More

Faktual News Ancaman koreksi lanjutan membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan tren penurunannya, terutama jika berada di kisaran 7.400-7.470. Indikasi ini terlihat dari Stochastic RSI yang menunjukkan sinyal bearish reversal, dibarengi peningkatan volume penjualan. Penurunan IHSG kemarin (31/7), yang ditutup melemah 0,87% di angka 7.484,34, semakin memperkuat prediksi tersebut. Faktor pemicu pelemahan IHSG cukup beragam. Profit taking oleh investor menjadi salah satu penyebab utama. Kinerja keuangan beberapa emiten yang kurang menggembirakan juga turut andil. Kondisi teknikal pasar pun dinilai turut menekan IHSG. Gambar Istimewa : infobanknews.com Sentimen domestik juga patut diperhatikan. Para pelaku pasar…

Read More

Faktual News Pemantauan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025, menunjukkan angka yang stagnan. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.31 WIB, harga emas Antam 24 karat ukuran satu gram masih bertahan di angka Rp1.901.000, sama seperti perdagangan kemarin. Kondisi serupa juga terlihat pada harga buyback yang tetap di level Rp1.746.000 per gram, menghasilkan selisih Rp155.000 antara harga jual dan beli. Harga emas Antam dengan ukuran lain juga menunjukkan ketahanan harga. Emas Antam 0,5 gram dipatok Rp1.000.500, sementara ukuran 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp3.742.000 dan Rp5.588.000. Untuk ukuran 5 gram,…

Read More

Faktual News Pukul 09.00 WIB tadi, pasar saham Indonesia disambut kabar gembira! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan lonjakan signifikan, menguat 0,77 persen ke level 7.542,10. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penutupan kemarin di angka 7.484,33. Aktivitas perdagangan pun cukup ramai, terlihat dari volume transaksi yang mencapai 381,56 juta saham dengan frekuensi 37 ribu kali transaksi, dan nilai transaksi mencapai Rp439,01 miliar. Meskipun demikian, pergerakan IHSG hari ini terbilang dinamis. Dari data yang terhimpun, sebanyak 224 saham mengalami penguatan, sementara 117 saham terkoreksi dan 235 saham lainnya stagnan. Kondisi ini menarik untuk dicermati, mengingat prediksi sebelumnya dari…

Read More

Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini, 1 Agustus 2025, dengan performa yang sangat mengesankan. Lonjakan 0,71 persen mengantarkan IHSG ke posisi 7.537,76, naik signifikan dari posisi pembukaan di angka 7.484,33. Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat bagi pasar modal domestik. Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Sebanyak 29,09 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,70 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi yang fantastis, yakni Rp14,97 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 357 saham mengalami penguatan, sementara 255 saham terkoreksi, dan 189 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com…

Read More

Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada sesi pertama perdagangan Jumat, 1 Agustus 2025. IHSG melesat hingga 7.571,67, meningkat 1,17 persen atau 87,34 poin dari penutupan sebelumnya di angka 7.484,33. Kenaikan ini terbilang signifikan, terlebih di tengah pelemahan bursa saham Asia. Data RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Sebanyak 15,53 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 954 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp6,95 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 363 saham mengalami penguatan, sementara 233 saham terkoreksi, dan sisanya stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com Sektor infrastruktur dan bahan baku…

Read More

Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini, Senin (31/7), mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan sedikit peningkatan, mencapai level 7.552,05. Kenaikan tipis 0,03 persen ini, dari posisi penutupan sebelumnya di angka 7.549,88, menunjukkan sinyal positif di awal pekan. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan total 490,84 juta saham diperdagangkan, melewati 38 ribu kali transaksi dan menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp261 miliar. Meski demikian, dinamika pasar tetap terlihat dengan 95 saham terkoreksi, 230 saham menguat, dan 267 saham stagnan. Analisis teknikal dari Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan pergerakan IHSG hari ini cenderung variatif, dengan potensi penguatan. Namun, prediksi…

Read More

Faktual News Melanjutkan tren negatif, IHSG kemarin, 31 Juli 2025, menutup perdagangan dengan wajah lesu. Indeks ambles 0,87 persen, parkir di angka 7.484,33 setelah dibuka di level 7.549,88. Data RTI Business mencatat koreksi cukup signifikan: 412 saham memerah, sementara hanya 228 saham yang menghijau, sisanya stagnan. Volume perdagangan terbilang tinggi, mencapai 41,63 miliar saham dengan nilai transaksi Rp18,27 triliun. Bukan hanya IHSG yang tertekan. Indeks-indeks lain juga kompak melemah. IDX30 anjlok 1,03 persen ke 408,97, LQ45 turun 0,96 persen di 790,47, JII melemah 0,57 persen ke 530,84, dan Sri-Kehati merosot 1,43 persen menjadi 353,86. Kondisi ini mengindikasikan sentimen pasar yang…

Read More