Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News melaporkan, pasar saham Indonesia kembali dibanjiri dana asing! Selasa kemarin, 23 September 2025, tercatat net foreign buy mencapai Rp451,06 miliar. Kehadiran investor asing ini terutama terkonsentrasi di sektor keuangan dan bahan baku, memberikan suntikan semangat bagi IHSG yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka 8.125,20, naik 1,06 persen dari penutupan sebelumnya. Meskipun demikian, net foreign sell secara year to date (ytd) masih tercatat defisit Rp44,30 triliun. Philip Sekuritas Indonesia mencatat lima saham menjadi primadona bagi investor asing. Sayangnya, identitas kelima saham tersebut tidak diungkapkan dalam rilis berita ini. Namun, pergerakan positif ini menunjukkan kepercayaan investor asing…
Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan sejarah pada Selasa, 23 September 2025. IHSG berhasil mencapai level tertinggi sepanjang masa (ATH) baru di angka 8.125,20, melonjak 1,06 persen dari penutupan sebelumnya di 8.040,03. Kenaikan signifikan ini didorong oleh beberapa sentimen positif yang saling menguatkan. Pilarmas Investindo, dalam rilis Closing Review-nya, mengungkapkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebagai salah satu katalis utama. Optimisme terhadap peningkatan laba bersih perusahaan di kuartal IV 2025 juga turut memberikan kontribusi signifikan. Lebih lanjut, persetujuan DPR terhadap usulan anggaran pemerintah tahun 2026, yang menetapkan defisit fiskal 2,68 persen dari PDB, semakin memperkuat sentimen…
Faktual News PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan kabar gembira terkait penawaran umum perdana saham (IPO) PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang baru saja rampung. Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan kegembiraannya atas antusiasme investor yang luar biasa. Lebih dari 406 ribu investor dari 24 negara turut berpartisipasi dalam IPO EMAS, mencatatkan rekor baru sejak sistem e-IPO diluncurkan oleh BEI. Ini merupakan sinyal positif bagi pasar modal Indonesia dan daya tarik investasi di Tanah Air. Nyoman menambahkan, partisipasi investor global ini menunjukkan kepercayaan terhadap komitmen EMAS terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), menjamin keselamatan kerja, kesejahteraan…
Faktual News PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, perjalanan EMAS sejak beroperasi awal 2022 hingga kini menyimpan misteri: mengapa perusahaan ini belum mencetak laba? Direktur EMAS, Albert Saputro, mengungkap kunci teka-teki tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, 23 September 2025. Ia menjelaskan bahwa Proyek Emas Pani (Pani Gold Project), yang masih dalam tahap pengembangan intensif, menjadi biang keladinya. "Semua aset baru selesai diakuisisi dari MDKA di akhir 2021. Sejak 2022 hingga sekarang, fokus kami tertuju pada proses drilling dan pengembangan. Kita hampir…
Faktual News mengawali hari ini dengan kabar gembira bagi para investor. Pada pembukaan perdagangan Senin, 22 September 2025, pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat ke zona hijau, menyentuh angka 8.085,08. Kenaikan ini cukup signifikan, mencapai 0,42 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 8.051,11. Aktivitas perdagangan pun terbilang ramai, dengan volume transaksi mencapai Rp284,99 miliar dari 585,51 juta saham yang diperdagangkan, melalui 40 ribu kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 318 saham menunjukan penguatan, sementara 57 saham terkoreksi dan 252 saham stagnan. Analisis dari Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan tren positif ini akan…
Faktual News Mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin, 22 September 2025, menutup perdagangan dengan sedikit penurunan. Meskipun demikian, pergerakan ini menyimpan cerita menarik yang perlu diulas lebih dalam. IHSG berakhir di level 8.040,03, mengalami koreksi tipis 0,14 persen dari posisi penutupan sebelumnya di angka 8.051,11. Data dari RTI Business menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Sebanyak 297 saham mengalami koreksi, namun angka ini diimbangi oleh 371 saham yang justru menguat. Sisanya, 132 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 39,79 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2,31 juta kali, menghasilkan nilai transaksi yang cukup signifikan, yaitu Rp23,08 triliun. Gambar Istimewa…
Faktual News mencatat IHSG pada penutupan perdagangan Jumat, 19 September 2025, berhasil menanjak ke angka 8.051,11, atau meningkat 0,53 persen dari posisi sebelumnya di 8.008,43. Tren positif ini juga terlihat pada indeks domestik lainnya; IDX30 naik 0,43 persen ke 422,56, LQ45 menguat tipis 0,08 persen menjadi 809,98, Sri-Kehati meningkat 0,63 persen ke 373,23, dan JII terdongkrak 0,83 persen hingga mencapai 546,29. Namun, di tengah euforia penguatan pasar, terdapat kejutan yang cukup menarik perhatian. Indeks INFOBANK15, yang melacak performa 15 emiten perbankan dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi, justru mengalami penurunan. Indeks ini tercatat melemah 0,26 persen, parkir di angka 1.032,62.…
Faktual News melaporkan kabar gembira bagi para investor. Pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif dengan penguatan signifikan. Lonjakan sebesar 2,51 persen membawa IHSG menutup perdagangan pada level 8.051,11, meningkat dari posisi sebelumnya di angka 7.854,06. Kenaikan ini bukan hanya sekadar angka, melainkan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi domestik. Bukan hanya IHSG yang menunjukkan performa cemerlang. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga ikut meroket, mengalami peningkatan sebesar 3,56 persen dan mencapai angka fantastis Rp14.632 triliun. Ini merupakan rekor baru yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia. Gambar Istimewa : data:image Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi…
Faktual News PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) baru saja mengumumkan kabar gembira yang mengguncang bursa. Raksasa teknologi ini resmi memperoleh fasilitas pinjaman jumbo senilai Rp4,65 triliun dengan tenor empat tahun. Kabar ini tentu saja menarik perhatian para pelaku pasar, mengingat langkah strategis GOTO dalam mengelola keuangannya. Pinjaman tersebut diperoleh berkat kerja sama GOTO dengan PT Bank DBS Indonesia dan United Overseas Bank Limited yang bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers. Penggunaan dana segar ini terbilang terencana. Sebagian akan digunakan untuk melunasi sisa pinjaman dari fasilitas yang disepakati pada November 2022, dengan saldo terutang Rp467 miliar per Juni 2025. Gambar Istimewa…
Faktual News Analisis terbaru dari Phintraco Sekuritas memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini (19/9) cenderung bergerak sideways. Rentang pergerakan diperkirakan berada di kisaran 7.970 hingga 8.070. Meskipun secara teknikal IHSG masih menunjukkan tren bullish jangka pendek dan panjang—terlihat dari posisinya di atas Moving Average (MA) 20 dan MA 200—namun, pergerakannya yang berada di upper band Bollinger Bands mengindikasikan potensi koreksi atau konsolidasi jangka pendek. Hal ini disebabkan IHSG dinilai telah mendekati area overbought. Penutupan perdagangan kemarin yang menunjukkan pelemahan 0,21 persen ke level 8.008,43 setelah fluktuasi di rentang 7.995-8.068, diduga dipicu oleh aksi sell on news menyusul…

