Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News – Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan perdagangan 23-27 Februari 2026 dengan performa yang kurang memuaskan. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini tercatat melemah 0,44 persen, mengakhiri sesi di level 8.235,48. Angka ini terkoreksi dari posisi 8.271,76 pada penutupan pekan sebelumnya. Pelemahan IHSG ini turut menyeret kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang juga mengalami penurunan sebesar 1,03 persen, dari Rp14.941 triliun menjadi Rp14.787 triliun. Koreksi pada IHSG tersebut tak lepas dari kontribusi sejumlah saham berkapitalisasi besar yang berperan sebagai "pemberat" atau top laggards sepanjang pekan. Faktual News mengidentifikasi beberapa emiten yang memberikan tekanan signifikan pada…
Faktual News – Gejolak geopolitik di Timur Tengah, menyusul potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran, kini menjadi sorotan utama yang berpotensi mengguncang stabilitas pasar keuangan global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia tak luput dari ancaman volatilitas dalam jangka pendek, demikian peringatan dari seorang analis pasar terkemuka. Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menegaskan bahwa ketegangan ini secara inheren akan memicu fluktuasi tajam pada IHSG. Menurutnya, koreksi harga yang wajar dan fase konsolidasi bearish merupakan respons alamiah pasar terhadap sentimen negatif global yang kuat. "Jelas akan memicu volatilitas bagi IHSG. Akan…
Kejutan Pasar! IHSG Melemah, Sektor Ini Justru Melesat! Faktual News – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan pertama hari ini, Senin (26/2), kembali menunjukkan tren pelemahan. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini ditutup di zona merah, tepatnya pada level 8.209,32, terkoreksi 0,31 persen dari posisi pembukaan di 8.235,26. Meskipun sentimen negatif mendominasi, di tengah tekanan jual yang melanda, beberapa sektor justru mampu mencatatkan penguatan signifikan, memberikan sinyal beragam bagi para investor. Gambar Istimewa : data:image Data dari RTI Business merekam aktivitas perdagangan yang cukup dinamis. Sebanyak 26,48 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 1,50 juta kali transaksi,…
Faktual News – Jakarta. Sebuah tonggak sejarah baru dicatat oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dengan pengiriman perdana 44,04 kilogram dore (konsentrat emas) ke fasilitas pemurnian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Langkah strategis ini, yang terjadi setelah penuangan emas perdana pada 14 Februari lalu, menandai transisi krusial EMAS menuju fase produksi komersial yang lebih stabil dan terukur. Pengiriman dore ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah tahap penting dalam memastikan kualitas emas yang dihasilkan dari Tambang Emas Pani. Proses pemurnian dore sendiri merupakan langkah vital untuk memisahkan emas murni dari perak…
Faktual News – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah bersiap meluncurkan inovasi terbaru di pasar modal syariah Indonesia. Indeks saham syariah hijau (green shariah index) yang sempat tertunda, kini ditargetkan akan terbit pada tahun ini, lebih cepat dari estimasi awal yang menargetkan peluncuran pada 2026. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdullah, menjelaskan bahwa peluncuran indeks tersebut sebelumnya mengalami penundaan karena hasil pengujian (back testing) belum menunjukkan performa yang memuaskan. "Waktunya tidak pas, sehingga kita tunda. Mudah-mudahan tahun ini ada indeks (syariah) baru yang keluar berbasis green ya," ujar Irwan dalam sebuah acara Edukasi Pasar…
Faktual News – Prospek pasar modal Indonesia di tahun 2026 diprediksi kian menggeliat dengan kabar menarik dari PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI). Perusahaan sekuritas ini secara ambisius menyatakan kesiapannya untuk mengantar antara tujuh hingga delapan perusahaan ke lantai bursa melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Sebuah sinyal kuat bagi geliat investasi domestik dan kepercayaan terhadap potensi pertumbuhan ekonomi nasional. Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh President Director KISI, Kyoung Hun Nam, di sela-sela acara bergengsi "KISI Challenge The Next Wave" yang berlangsung pada 27 Februari 2026. "Jumlah perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline KISI mencapai sekitar tujuh…
Faktual News – Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada penutupan perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau, meskipun ditutup stagnan pada level 8.235,48. Angka ini mencerminkan pergerakan yang cenderung datar, namun di balik itu tersimpan kisah beragam dari pergerakan saham-saham individual yang patut dicermati investor. Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, aktivitas perdagangan hari itu cukup ramai dengan total 47,61 miliar saham berpindah tangan dalam 2,52 juta kali frekuensi transaksi, mencapai nilai fantastis Rp38,24 triliun. Meskipun IHSG secara agregat stagnan, sentimen pasar terpecah: sebanyak 341 saham berhasil menguat, sementara…
Faktual News – PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan penurunan laba bersih konsolidasi sepanjang tahun buku 2025, mencatatkan angka Rp32,76 triliun. Angka ini terkoreksi 3,34% dibandingkan dengan Rp33,90 triliun yang diraih pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pendapatan bersih Grup Astra juga mengalami sedikit koreksi, turun 1,55% menjadi Rp323,39 triliun dari Rp328,48 triliun di tahun 2024. Presiden Direktur ASII, Djony Bunarto Tjondro, mengidentifikasi dua faktor utama di balik penurunan laba grup pada 2025: merosotnya harga komoditas batu bara dan lesunya pasar mobil baru. "Meskipun demikian, kinerja bisnis Grup tetap menunjukkan resiliensi, didukung oleh kontribusi positif dari berbagai lini usaha lainnya,"…
Faktual News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan optimisme tinggi terhadap pasar modal syariah dengan menetapkan target ambisius. BEI membidik penambahan 50.000 investor syariah aktif baru pada tahun 2026, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang hanya 13.500 investor. Proyeksi pertumbuhan yang fantastis ini mencerminkan keyakinan kuat BEI terhadap potensi pasar syariah di Indonesia. Irwan Abdalloh, Vice Director of Sharia Capital Market BEI, menjelaskan bahwa kenaikan target ini bukan tanpa dasar. Pencapaian luar biasa di tahun 2025, yang berhasil menjaring 43.000 investor aktif, menjadi pemicu utama. "Tahun kemarin targetnya cuma 13.500 penambahan investor syariah itu. Tahun ini…
Faktual News – Jakarta. Sentimen negatif dari kebijakan perdagangan internasional kembali mengguncang pasar modal domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (26/02/2026) harus kembali menelan pil pahit, merosot tajam 1,04 persen. Angka tersebut membawa IHSG parkir di level 8.235,26, jauh di bawah penutupan sebelumnya di 8.322,22. Pelemahan signifikan ini, menurut analisis pasar, utamanya dipicu oleh keputusan Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan tarif impor tinggi pada produk panel surya, sebuah kebijakan yang secara langsung menghantam Indonesia. Phintraco Sekuritas Indonesia, dalam laporan terbarunya, mengidentifikasi rencana Departemen Perdagangan AS sebagai biang keladi utama di balik tekanan pasar. Washington berencana mengenakan…

