Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- IHSG Melonjak! Ini Saham-Saham Pemicu Cuan Anda!
- IHSG Melonjak! Ini Rahasia Sektor Pendorongnya!
- Kejutan Pagi! IHSG Anjlok 1,23%, Ada Apa di Balik Penurunan Tajam Ini?
- IHSG Siap Meroket? Ini Bocoran Saham Pilihan CGS!
- Investor Kaget! Harga Emas Antam dkk. Merosot Tajam!
- Mengejutkan! Rupiah Perkasa, Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk?
- IHSG Terbang Tinggi! Investor Wajib Tahu Sentimen Ini
- Debut Gemilang WBSA: Saham Langsung ARA, Cuan Mengalir!
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I pada Selasa (5/3) dengan performa yang memukau, melaju kencang ke level 7.703,79. Angka ini menandai penguatan signifikan sebesar 1,67 persen dari posisi pembukaan di 7.577,06, menunjukkan optimisme pasar yang membara di tengah dinamika ekonomi global. Data statistik dari RTI Business mencatat aktivitas perdagangan yang sangat bergairah. Sebanyak 19,89 miliar lembar saham berpindah tangan, membukukan total nilai transaksi fantastis sebesar Rp10,02 triliun. Frekuensi perdagangan juga tak kalah ramai, mencapai 1,25 juta kali transaksi, mengindikasikan partisipasi investor yang luas dan aktif. Gambar Istimewa : data:image Sentimen positif mendominasi lantai bursa,…
Faktual News – Pasar modal Indonesia sedang di ambang ketidakpastian. Isu trading halt pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengemuka setelah gejolak geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat-Israel, memicu tekanan signifikan di bursa global. Bank Indonesia (BI) mengonfirmasi bahwa koreksi tajam IHSG adalah cerminan langsung dari memanasnya tensi tersebut, yang turut mengguncang sentimen investor. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy, menegaskan bahwa pelemahan IHSG tak terpisahkan dari eskalasi konflik. Kekhawatiran pasar memuncak pasca-Iran mengancam penutupan Selat Hormuz, jalur maritim krusial untuk distribusi energi global. "Ini adalah dampak…
Bursa Berdarah! IHSG Terjun Bebas ke Level Terendah 6 Pekan Faktual News – Jakarta – Pasar modal Indonesia menghadapi hari yang kelam pada Rabu, 4 Maret 2026, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan 4,57 persen. Indeks utama ini terperosok ke level 7.577,06 dari posisi sebelumnya 7.939,76, menandai penurunan beruntun selama tiga hari dan mencapai titik terendah dalam hampir enam minggu terakhir. Gambar Istimewa : Manajemen Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menjelaskan bahwa tekanan jual yang masif ini dipicu oleh dua faktor utama yang saling berkaitan. Pertama, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas, menciptakan ketidakpastian…
Faktual News – Jakarta. Pasar modal Indonesia menyajikan gambaran yang kompleks namun tetap menunjukkan vitalitas yang menarik sepanjang Februari 2026. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona merah, aktivitas transaksi harian tetap memukau dan investor asing mulai kembali menunjukkan minat beli yang signifikan. Dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta, 3 Maret 2026, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa hingga 27 Februari 2026, IHSG memang mencatatkan koreksi sebesar 1,13 persen secara month-to-date (mtd), menempatkannya pada level 8.235,49. Secara year-to-date (ytd), pelemahan indeks…
Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa yang mengecewakan pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Indeks kebanggaan pasar modal Indonesia ini merosot tajam, menutup sesi di level 7.939,76. Penurunan ini setara dengan pelemahan 0,96 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 8.016,83, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Data dari RTI Business mengindikasikan dominasi sentimen negatif di pasar. Tercatat, sebanyak 347 saham harus rela terkoreksi, jauh melampaui 343 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 128 saham lainnya tidak mengalami perubahan berarti. Aktivitas perdagangan juga cukup tinggi, dengan total 47,13 miliar saham berpindah tangan dalam 2,95 juta kali frekuensi…
Faktual News – Otoritas pasar modal Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI), menunjukkan ketegasannya di awal tahun 2026. Sepanjang Januari 2026, BEI tercatat telah menjatuhkan total 294 sanksi kepada 142 perusahaan tercatat. Mayoritas sanksi, mencapai 57%, berkaitan erat dengan kewajiban fundamental perusahaan: penyampaian laporan keuangan dan paparan publik atau public expose. Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, menjelaskan bahwa penyebab utama pengenaan sanksi pada periode tersebut mencakup dua hal krusial. Pertama, adalah pemberian surat peringatan tertulis III dan suspensi akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan interim per 30 September 2025. Kedua, sanksi berupa peringatan tertulis II dan denda bagi emiten yang belum…
Gawat! Konflik Iran-AS Ancam Rupiah & IHSG, Investor Wajib Tahu Ini! Faktual News – Ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini bukan lagi sekadar isu politik, melainkan telah menjelma menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global, termasuk pasar domestik Indonesia. Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, menyoroti bagaimana eskalasi di kawasan yang merupakan urat nadi perdagangan energi dunia ini memicu kekhawatiran akan terjadinya arus modal keluar (capital outflow) yang dapat menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah. Gambar Istimewa : data:image Menurut Elandry, pasar global merespons situasi ini dengan pola "risk-off". "Investor global cenderung…
Faktual News – Jakarta – Senin, 2 Maret 2026 menjadi hari yang kelam bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok dalam, menutup perdagangan di level 8.016,83 poin. Penurunan signifikan sebesar 2,65% dari posisi sebelumnya 8.235,48 ini disinyalir kuat dipicu oleh sentimen negatif dari eskalasi konflik geopolitik global, terutama ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran capital outflow dari pasar negara berkembang. Data dari RTI Business menunjukkan betapa masifnya tekanan jual yang melanda bursa. Sebanyak 671 saham harus rela terkoreksi, jauh melampaui 108 saham yang berhasil menguat. Sementara 41 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti.…
Faktual News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini membuat gebrakan di pasar modal Indonesia dengan menjatuhkan serangkaian sanksi administratif dan perintah tertulis kepada PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) beserta pihak-pihak terkait. Total denda yang dikenakan mencapai lebih dari Rp10 miliar, menandai komitmen OJK dalam menjaga integritas dan transparansi pasar dari praktik yang merugikan. IPPE sendiri harus menanggung denda sebesar Rp4,62 miliar. Sanksi ini diberikan karena kesalahan fatal dalam penyajian laporan keuangan tahunan periode 2021-2023, khususnya terkait saldo aset berupa uang muka pembangunan pabrik dan mesin yang berasal dari dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). OJK menemukan bahwa…
Faktual News – Pekan terakhir Februari 2026 menyajikan dinamika yang kontras di pasar modal Indonesia. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pelemahan, aktivitas transaksi harian justru mencatat lonjakan signifikan, memberikan gambaran yang menarik bagi para pelaku pasar. Data yang dirilis oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 23 hingga 27 Februari 2026 menunjukkan bahwa IHSG tercatat terkoreksi 0,44 persen sepanjang periode tersebut, menutup perdagangan di level 8.235,48. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada di 8.271,76. Pelemahan indeks ini turut menyeret turun kapitalisasi pasar BEI sebesar 1,03 persen, dari Rp14.941 triliun menjadi Rp14.787 triliun. Gambar…

