Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Suroso Isnandar Nakhodai PLN

    15-10-2026 - 02.55

    Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

    15-10-2026 - 02.20

    Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

    14-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    • Listrik Batam Kembali Normal Total
    • Solusi Limbah Sawit Jadi Biochar
    • Kabar Gembira Sanksi Pajak Dihapus
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap! Alasan Laba ASII Turun, Bisnis Ini Menyelamatkan
    Market

    Terungkap! Alasan Laba ASII Turun, Bisnis Ini Menyelamatkan

    27-02-2026 - 14.2003 Mins Read4

    Faktual News – PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan penurunan laba bersih konsolidasi sepanjang tahun buku 2025, mencatatkan angka Rp32,76 triliun. Angka ini terkoreksi 3,34% dibandingkan dengan Rp33,90 triliun yang diraih pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pendapatan bersih Grup Astra juga mengalami sedikit koreksi, turun 1,55% menjadi Rp323,39 triliun dari Rp328,48 triliun di tahun 2024.

    Presiden Direktur ASII, Djony Bunarto Tjondro, mengidentifikasi dua faktor utama di balik penurunan laba grup pada 2025: merosotnya harga komoditas batu bara dan lesunya pasar mobil baru. "Meskipun demikian, kinerja bisnis Grup tetap menunjukkan resiliensi, didukung oleh kontribusi positif dari berbagai lini usaha lainnya," ungkap Djony dalam keterangan resmi yang diterima faktual.news pada Jumat, 27 Februari 2026.

    Terungkap! Alasan Laba ASII Turun, Bisnis Ini Menyelamatkan
    Gambar Istimewa : images.bisnis-cdn.com

    Otomotif dan Alat Berat Menjadi Tantangan Utama

    Sektor otomotif, yang secara historis menjadi penopang utama laba bersih ASII, masih menyumbang Rp11,36 triliun pada 2025. Namun, kontribusi ini sedikit melambat, turun tipis 0,32% dari Rp11,40 triliun di tahun sebelumnya, meskipun kinerja bisnis sepeda motor dan komponen masih cukup solid.

    Penurunan yang lebih mencolok terjadi pada segmen alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi. Laba bersih dari segmen ini anjlok 25,37% menjadi Rp9,09 triliun pada 2025, dari sebelumnya Rp11,99 triliun. Penurunan signifikan ini sebagian besar disumbang oleh kinerja PT Pamapersada Nusantara (PAMA), penyedia jasa penambangan, yang melaporkan volume pengupasan lapisan tanah terkoreksi 10% menjadi 1,1 miliar bank cubic metres. Faktor pemicunya antara lain curah hujan yang lebih tinggi serta penurunan stripping ratio dari sejumlah kontrak klien.

    Jasa Keuangan dan Segmen Lainnya Tumbuh Impresif

    Di tengah tantangan tersebut, beberapa segmen bisnis Astra justru menunjukkan performa yang mengesankan, menjadi "penyelamat" kinerja keseluruhan grup. Segmen jasa keuangan mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 9,17%, mencapai Rp8,95 triliun. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi portofolio pembiayaan konsumen yang semakin kuat.

    Selain itu, segmen bisnis lainnya juga menorehkan kinerja positif. Agribisnis berhasil meraih laba Rp1,2 triliun, tumbuh 28%. Sektor infrastruktur tidak kalah cemerlang, meningkat 24% menjadi Rp1,3 triliun. Segmen teknologi informasi juga menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 33%, mencapai laba Rp208 miliar, sementara segmen properti membukukan laba Rp719 miliar.

    Prospek dan Strategi ke Depan

    Menatap prospek ke depan, Djony Bunarto Tjondro mengakui bahwa kondisi operasional di beberapa bisnis masih akan menghadapi tantangan. Namun, ia optimis bahwa sentimen konsumen secara keseluruhan akan membaik.

    Astra menegaskan komitmennya untuk terus berfokus pada keunggulan operasional dan alokasi modal yang disiplin. Dengan memanfaatkan posisi neraca keuangan yang kuat, grup ini bertekad untuk mendukung penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55

      Strategi Baru Sawit Indonesia

      14-10-2026 - 23.20

      Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

      14-10-2026 - 21.55

      Listrik Batam Kembali Normal Total

      14-10-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
      • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
      • Strategi Baru Sawit Indonesia
      • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.