Faktual News – Jakarta. Sebuah tonggak sejarah baru dicatat oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dengan pengiriman perdana 44,04 kilogram dore (konsentrat emas) ke fasilitas pemurnian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Langkah strategis ini, yang terjadi setelah penuangan emas perdana pada 14 Februari lalu, menandai transisi krusial EMAS menuju fase produksi komersial yang lebih stabil dan terukur.
Pengiriman dore ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah tahap penting dalam memastikan kualitas emas yang dihasilkan dari Tambang Emas Pani. Proses pemurnian dore sendiri merupakan langkah vital untuk memisahkan emas murni dari perak dan logam lain melalui metode kimia atau elektrolisis, menghasilkan emas dan perak dengan kemurnian tinggi.

Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur EMAS, menegaskan bahwa pengiriman ini adalah bukti kesiapan operasional Pani yang dinamis dan cepat. "Pengiriman dore untuk pemurnian ini mempertegas kesiapan operasional Pani. Kami fokus memastikan produksi emas berjalan disiplin dan sesuai target tahun ini," ujar Boyke dalam keterangan resmi yang diterima faktual.news pada 27 Februari 2026. Ia menambahkan, perusahaan juga tengah mempercepat pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) untuk mencapai produksi yang lebih tinggi dan optimal.
Visi EMAS untuk Tambang Emas Pani sangat ambisius. Untuk tahun 2026, EMAS menargetkan produksi emas antara 110.000 hingga 115.000 ounces. Percepatan pembangunan fasilitas CIL akan menjadi pelengkap operasi heap leach yang sudah ada, dan diproyeksikan menjadi kunci untuk mencapai produksi optimum sekitar 500.000 ounce emas per tahun. Integrasi kedua metode pengolahan ini dirancang untuk secara bertahap meningkatkan output menuju kapasitas jangka panjang yang signifikan.
Di samping target produksi yang agresif, EMAS juga berkomitmen penuh terhadap praktik penambangan yang bertanggung jawab. Perusahaan menjalankan operasinya sesuai prinsip Good Mining Practices (GMP) serta standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang tinggi. Dengan cadangan sumber daya lebih dari tujuh juta ounces dan profil biaya yang kompetitif, Tambang Pani diproyeksikan akan menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan produksi dan arus kas Grup Merdeka dalam beberapa tahun ke depan, memperkuat posisinya di industri pertambangan emas nasional.
