Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada perdagangan sesi I, Selasa (5/8/2025). IHSG menutup sesi pertama dengan penguatan signifikan, mencapai level 7.536,61. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,96 persen atau naik 72,07 poin dari posisi pembukaan di 7.464,64. Kenaikan ini tentu menjadi kabar gembira bagi para investor. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 15,88 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,25 juta kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, mencapai Rp10,25 triliun. Meskipun demikian, pasar masih menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Sebanyak 317 saham mengalami koreksi, sementara 281…

Read More

Faktual News Membuka perdagangan hari ini (4/8), pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja positif. IHSG berhasil menguat 0,15 persen, melejit dari posisi 7.537,76 ke level 7.548,81. Data perdagangan dari RTI Business mencatat transaksi cukup aktif dengan volume 484,72 juta saham diperdagangkan, terjadi 54 ribu kali transaksi, dan nilai total transaksi mencapai Rp319,59 miliar. Meskipun demikian, pasar menunjukkan dinamika yang menarik; 103 saham terkoreksi, 252 saham menguat, dan 270 saham stagnan. Sebelumnya, riset dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi pergerakan IHSG hari ini cenderung variatif dan melemah. Analisis teknikal mereka memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran support…

Read More

Faktual News Melanjutkan tren negatifnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin, 4 Agustus 2025, kembali menukik tajam. Penutupan perdagangan hari ini mencatat IHSG berada di level 7.464,64, merosot 0,97 persen dari pembukaan di angka 7.537,76. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih cukup bergejolak. Data RTI Business menunjukkan dinamika yang menarik. Meskipun IHSG terkoreksi, terdapat 325 saham yang berhasil mencatatkan penguatan, berbanding 317 saham yang melemah. Sebanyak 162 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 29,49 miliar saham dengan frekuensi transaksi 1,70 juta kali, menghasilkan nilai transaksi yang cukup signifikan, yakni Rp15,59 triliun. Angka ini menunjukkan aktivitas perdagangan yang…

Read More

Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Senin, 4 Agustus 2025, mengalami penurunan tipis. Penurunan sebesar 0,33 persen ini membawa IHSG menutup sesi pertama di level 7.512,90, turun dari posisi pembukaan di 7.537,76. Meskipun demikian, aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp8,17 triliun, melibatkan 16,19 miliar saham yang diperdagangkan melalui 1,18 juta kali transaksi. Meskipun IHSG memerah, performa sektoral menunjukkan gambaran yang lebih beragam. Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 1,61 persen, disusul sektor teknologi (1,22 persen), infrastruktur (1,05 persen), barang konsumen siklikal (0,98 persen), transportasi (0,59 persen), properti (0,48 persen),…

Read More

Faktual News melaporkan, IHSG berhasil mencatatkan kinerja impresif di sesi pertama perdagangan Jumat, 1 Agustus 2025. Meskipun bursa Asia mayoritas mengalami pelemahan, IHSG justru melesat 1,17 persen, menembus level psikologis 7.571,67. Lonjakan ini dari posisi pembukaan di 7.484,33, menunjukkan daya tahan pasar saham domestik yang cukup kuat. Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data RTI Business mencatat volume transaksi mencapai 15,53 miliar saham, diperdagangkan melalui 954 ribu kali transaksi, dengan total nilai mencapai Rp6,95 triliun. Dominasi saham-saham yang menguat terlihat jelas, dengan 363 saham menghijau, sementara 233 saham terkoreksi dan 199 saham stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com Sektor infrastruktur dan bahan baku…

Read More

Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan prestasi gemilang! Penutupan perdagangan 1 Agustus 2025 mencatat angka fantastis: IHSG melesat 0,71 persen, mengunjungi level 7.537,76 setelah dibuka di angka 7.484,33. Pergerakan positif ini menunjukkan optimisme pasar yang cukup signifikan. Data dari faktual.news menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Sebanyak 29,09 miliar saham diperdagangkan dengan 1,70 juta kali frekuensi transaksi, menghasilkan total nilai transaksi yang mencapai angka Rp14,97 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 357 saham mengalami penguatan, sementara 255 saham terkoreksi dan 189 saham stagnan. Gambar Istimewa : ekonosia.com Kenaikan IHSG ini bukan hanya fenomena sesaat. Seluruh indeks domestik…

Read More

Faktual News MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah hari ini, 31 Juli 2025, bergerak di kisaran 7.460-7.539. Meskipun diperkirakan akan menguji level 7.675-7.699, potensi koreksi ke rentang 7.460-7.539 tetap perlu diwaspadai. Penutupan perdagangan kemarin, 30 Juli 2025, mencatat koreksi 0,89 persen pada IHSG, mencapai level 7.549, didominasi tekanan jual dan menutup area gap. Sebagai antisipasi, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham dengan potensi keuntungan. Saham-saham tersebut meliputi PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Gambar Istimewa : yefadvisor.b-cdn.net Untuk ADRO, yang…

Read More

Faktual News melaporkan penurunan harga emas Antam yang cukup signifikan pada Kamis pagi, 31 Juli 2025. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas batangan Antam 24 karat ukuran satu gram ambles Rp17.000, dari Rp1.918.000 menjadi Rp1.901.000. Tren penurunan juga terlihat pada harga buyback, yang turun Rp18.000 menjadi Rp1.746.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp155.000. Penurunan harga ini cukup menarik perhatian pelaku pasar. Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dibanderol Rp1.000.500. Pecahan 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp3.742.000 dan Rp5.588.000, sementara ukuran 5 gram dijual seharga Rp9.280.000. Perlu diingat, harga-harga tersebut belum termasuk pajak.…

Read More

Faktual News Ancaman koreksi lanjutan membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan tren penurunannya, terutama jika berada di kisaran 7.400-7.470. Indikasi ini terlihat dari Stochastic RSI yang menunjukkan sinyal bearish reversal, dibarengi peningkatan volume penjualan. Penurunan IHSG kemarin (31/7), yang ditutup melemah 0,87% di angka 7.484,34, semakin memperkuat prediksi tersebut. Faktor pemicu pelemahan IHSG cukup beragam. Profit taking oleh investor menjadi salah satu penyebab utama. Kinerja keuangan beberapa emiten yang kurang menggembirakan juga turut andil. Kondisi teknikal pasar pun dinilai turut menekan IHSG. Gambar Istimewa : infobanknews.com Sentimen domestik juga patut diperhatikan. Para pelaku pasar…

Read More

Faktual News Pemantauan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025, menunjukkan angka yang stagnan. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.31 WIB, harga emas Antam 24 karat ukuran satu gram masih bertahan di angka Rp1.901.000, sama seperti perdagangan kemarin. Kondisi serupa juga terlihat pada harga buyback yang tetap di level Rp1.746.000 per gram, menghasilkan selisih Rp155.000 antara harga jual dan beli. Harga emas Antam dengan ukuran lain juga menunjukkan ketahanan harga. Emas Antam 0,5 gram dipatok Rp1.000.500, sementara ukuran 2 gram dan 3 gram masing-masing dihargai Rp3.742.000 dan Rp5.588.000. Untuk ukuran 5 gram,…

Read More