Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja impresif pada perdagangan sesi I, Selasa (5/8/2025). IHSG menutup sesi pertama dengan penguatan signifikan, mencapai level 7.536,61. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,96 persen atau naik 72,07 poin dari posisi pembukaan di 7.464,64. Kenaikan ini tentu menjadi kabar gembira bagi para investor.
Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 15,88 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 1,25 juta kali. Nilai transaksi pun terbilang besar, mencapai Rp10,25 triliun. Meskipun demikian, pasar masih menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Sebanyak 317 saham mengalami koreksi, sementara 281 saham menguat, dan 199 saham stagnan.

Sektor-sektor unggulan menjadi pendorong utama penguatan IHSG. Sektor siklikal memimpin dengan kenaikan 1,67 persen, disusul sektor infrastruktur (1,47 persen), keuangan (1,20 persen), teknologi (1,02 persen), dan properti (0,83 persen). Sektor non-siklikal juga ikut berkontribusi positif dengan kenaikan 0,76 persen. Sementara itu, sektor transportasi dan energi mencatat penguatan masing-masing sebesar 0,45 persen dan 0,21 persen. Hanya sektor industri (-0,61 persen) dan kesehatan (-0,06 persen) yang mengalami pelemahan.
Tren positif IHSG ini sejalan dengan penguatan di bursa-bursa Asia. Hang Seng Index naik 0,25 persen, Shanghai Composite Index menguat 0,55 persen, dan Nikkei 225 Index meningkat 0,64 persen. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif yang meluas di pasar regional. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mendorong penguatan IHSG ini dan memprediksi pergerakannya di sesi selanjutnya.
