Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antrean BBM Sulsel Tuntas Modus Curang Terbongkar

    18-09-2026 - 05.55

    AWAS Makan Gratis Bisa Jadi Racun Ini Kata Bos

    18-09-2026 - 05.20

    Geger Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rata Ini Alasannya

    18-09-2026 - 02.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Antrean BBM Sulsel Tuntas Modus Curang Terbongkar
    • AWAS Makan Gratis Bisa Jadi Racun Ini Kata Bos
    • Geger Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rata Ini Alasannya
    • Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit
    • Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden
    • Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T
    • Ancaman Tarif AS Bikin India Murka Hubungan Memanas
    • Haji Isam Kejutkan Bursa Saham Caplok BYAN
    Faktual News
    Home - Market - Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh
    Market

    Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh

    16-09-2026 - 02.5502 Mins Read1
    wamen atr akhirnya bicara soal ott kpk heboh

    faktual.news – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan akhirnya angkat bicara menyikapi operasi tangkap tangan OTT Komisi Pemberantasan Korupsi KPK yang mengguncang lingkungan kementeriannya. Ossy menegaskan Kementerian ATR BPN akan sepenuhnya menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

    Dalam keterangannya usai rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Jakarta Ossy menyatakan pihaknya siap bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum APH. "Kementerian ATR BPN tentunya menjunjung tinggi setiap tindakan hukum yang dilakukan oleh KPK atau APH mana pun" ujarnya pada Selasa 15 September. Ia menambahkan "Kami juga akan bersikap terbuka dan mendukung penuh segala proses yang tengah dilakukan oleh APH".

    Wamen ATR Akhirnya Bicara Soal OTT KPK Heboh
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ossy memilih untuk tidak berspekulasi mengenai inti kasus maupun urutan kejadian OTT tersebut. Menurutnya tidak etis jika Kementerian ATR BPN menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pokok permasalahan atau kronologi sebelum ada keterangan resmi dari APH. "Proses ini masih berjalan dan informasi detail sepenuhnya berada di tangan KPK. Kita tunggu bersama-sama APH pasti akan memberikan penjelasan resmi" jelasnya.

    Di tengah gejolak hukum ini Ossy memastikan bahwa roda pemerintahan dan layanan publik di Kementerian ATR BPN tetap berjalan normal tanpa hambatan. Koordinasi intensif antar pimpinan terus dilakukan untuk menjaga kredibilitas kementerian sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan pertanahan yang optimal.

    Untuk membuktikan komitmen tersebut Ossy mengungkapkan telah memantau langsung kondisi layanan di beberapa Kantor Pertanahan. "Pagi tadi kami meninjau Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan juga Kota Tangerang. Semua berjalan normal sesuai prosedur harian" ungkapnya. Ia menekankan pentingnya agar isu ini tidak mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

    Sebelumnya KPK melancarkan OTT di Kementerian ATR BPN pada Senin 14 September. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan operasi tersebut diduga kuat terkait pengurusan Hak Guna Bangunan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor serta indikasi penerimaan gratifikasi lainnya oleh pejabat BPN.

    Dalam operasi senyap itu KPK berhasil mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi serta Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN Lampri. Selain itu tim KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk rupiah dan valuta asing yang dikemas dalam sekitar 20 boks kardus atau koper. Nilai uang tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan masih dalam proses penghitungan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Antrean BBM Sulsel Tuntas Modus Curang Terbongkar

      18-09-2026 - 05.55

      AWAS Makan Gratis Bisa Jadi Racun Ini Kata Bos

      18-09-2026 - 05.20

      Geger Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rata Ini Alasannya

      18-09-2026 - 02.55

      Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit

      18-09-2026 - 02.20

      Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden

      17-09-2026 - 23.55

      Bogor Raya Gebrak Ubah Sampah Jadi Listrik Rp2,8 T

      17-09-2026 - 23.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Antrean BBM Sulsel Tuntas Modus Curang Terbongkar
      • AWAS Makan Gratis Bisa Jadi Racun Ini Kata Bos
      • Geger Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rata Ini Alasannya
      • Pemerintah Tolak Mentah Usulan DPR Soal Defisit
      • Mengejutkan BUK Migas Langsung Presiden

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.