Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok

    19-06-2026 - 21.20

    Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai

    19-06-2026 - 18.21

    Airlangga Ungkap Potensi Harga BBM Berubah Drastis

    19-06-2026 - 14.21
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok
    • Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai
    • Airlangga Ungkap Potensi Harga BBM Berubah Drastis
    • BI Rate Melejit Lagi Impian Rumah Terancam Pupus
    • Mentan Bongkar Ancaman Bibit Buruk Rugi 60 Tahun
    • Bansos Anti Politik Luhut Bongkar Skema Baru
    • Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028
    • Luhut Bocorkan AI Kunci Saran untuk Presiden
    Faktual News
    Home - Market - Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai
    Market

    Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai

    19-06-2026 - 18.2102 Mins Read0
    ini nasib kapal pertamina di hormuz usai damai

    faktual.news – Kabar gembira datang dari Timur Tengah, menyusul kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Perjanjian bersejarah ini membawa angin segar bagi PT Pertamina (Persero), terutama terkait nasib dua kapal tanker miliknya yang sempat terombang-ambing di Selat Hormuz.

    Dua armada raksasa milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, kini menjadi sorotan utama setelah ketegangan di jalur pelayaran strategis dunia itu mereda.

    Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menyatakan apresiasinya atas terwujudnya kesepakatan damai tersebut. "Kami sangat menyambut baik setiap langkah yang mendorong stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah," ujar Baron. Ia menambahkan, pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai urat nadi distribusi energi global merupakan kabar yang sangat positif bagi dunia.

    Melalui anak usahanya, PIS, Pertamina terus memantau ketat dinamika keamanan di wilayah tersebut. Koordinasi intensif juga dijalin dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia, otoritas lokal, serta mitra internasional, demi menjamin keselamatan kru dan kelancaran operasional seluruh armada.

    Baron menegaskan, kedua kapal PIS saat ini berada dalam kondisi aman di perairan Teluk Arab, jauh dari potensi ancaman.

    Mengenai rencana pelayaran melintasi Selat Hormuz, keputusan akan diambil setelah melalui kajian risiko terbaru dan rekomendasi dari pihak berwenang. Pertamina menegaskan, prioritas utama adalah keselamatan para awak kapal dan keamanan aset perusahaan dalam setiap langkah operasional.

    Kesepakatan damai yang menjadi landasan perjanjian permanen ini ditandatangani pada Rabu (17/6). Presiden AS Donald Trump membubuhkan tanda tangannya di Prancis, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukannya di tanah airnya, Iran.

    Nota kesepahaman yang terdiri dari 14 poin krusial ini mencakup janji untuk menghentikan seluruh konflik bersenjata, termasuk di wilayah Lebanon yang sempat menjadi medan pertempuran sengit. Sejak pecahnya konflik antara AS-Israel melawan Iran, Lebanon selatan kerap menjadi sasaran akibat keterlibatan milisi Hizbullah. Meskipun gencatan senjata telah disepakati April lalu, serangan Israel masih terus berlanjut di Lebanon.

    Poin penting lainnya adalah kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang sebelumnya ditutup oleh Teheran pasca-serangan pada 28 Februari. Proses pembukaan akan diawali dengan pembersihan ranjau selama 30 hari, diikuti dengan jaminan jalur pelayaran yang aman dan bebas biaya bagi kapal-kapal niaga.

    Selain itu, Washington berjanji akan mencabut blokade angkatan lautnya terhadap Teheran. Pasukan Amerika Serikat juga dijadwalkan akan menarik diri dari wilayah sekitar Iran dalam kurun waktu 30 hari setelah penandatanganan perjanjian final.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok

      19-06-2026 - 21.20

      Airlangga Ungkap Potensi Harga BBM Berubah Drastis

      19-06-2026 - 14.21

      BI Rate Melejit Lagi Impian Rumah Terancam Pupus

      19-06-2026 - 08.21

      Mentan Bongkar Ancaman Bibit Buruk Rugi 60 Tahun

      19-06-2026 - 05.21

      Bansos Anti Politik Luhut Bongkar Skema Baru

      19-06-2026 - 02.20

      Stasiun Gambir Bakal Gila Mulai 2028

      18-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok
      • Ini Nasib Kapal Pertamina di Hormuz Usai Damai
      • Airlangga Ungkap Potensi Harga BBM Berubah Drastis
      • BI Rate Melejit Lagi Impian Rumah Terancam Pupus
      • Mentan Bongkar Ancaman Bibit Buruk Rugi 60 Tahun

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.