Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

    25-08-2026 - 08.20

    Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

    25-08-2026 - 05.20

    Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi

    25-08-2026 - 02.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
    • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
    • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
    • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah
    • Pertamina Bikin Geger Industri Nasional
    • KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien
    • Vietnam Bikin Kejutan Potong Pajak 30 Persen
    • Imigran Iran Ini Sukses Besar di AS Hartanya Rp197 T
    Faktual News
    Home - Market - Bansos Anti Politik Luhut Bongkar Skema Baru
    Market

    Bansos Anti Politik Luhut Bongkar Skema Baru

    19-06-2026 - 02.2002 Mins Read3
    bansos anti politik luhut bongkar skema baru

    faktual.news – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga memimpin Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, menegaskan bahwa bantuan sosial atau bansos tidak akan lagi menjadi alat tawar-menawar politik menjelang pemilihan umum. Upaya pemerintah dalam mendigitalisasi sistem perlindungan sosial (perlinsos) diklaim mampu memastikan penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

    Luhut dengan tegas menyatakan, "Jadi tidak bisa lagi misalnya saya kepala desa bilang, ‘Eh kamu dapat bansos, tapi pilih saya’. Itu tidak akan terjadi lagi." Pernyataan ini disampaikannya dalam gelaran Indonesia Summit 2026 di Jakarta Selatan. Menurutnya, arsitektur digital yang sedang dibangun akan menjadikan seluruh proses penyaluran bansos lebih transparan dan akuntabel, karena setiap penerima akan terdata secara menyeluruh dalam sistem.

    Bansos Anti Politik Luhut Bongkar Skema Baru
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sistem baru ini dirancang untuk menghentikan praktik manipulasi warga demi dukungan politik tertentu. Dengan teknologi pengenalan wajah dan biometrik, verifikasi penerima bansos akan menjadi jauh lebih akurat. "Nantinya warga itu tak dapat lagi diintervensi untuk partai pendukung, karena bansos semua sudah terdata dengan face recognition, biometrik, itu segera bisa terverifikasi," jelas Luhut.

    Inisiatif digitalisasi perlindungan sosial ini telah menunjukkan hasil menjanjikan melalui uji coba di Banyuwangi, Jawa Timur. Luhut mengungkapkan bahwa sebelumnya, tingkat ketidaktepatan sasaran penerima di Banyuwangi mencapai angka mengkhawatirkan 77,6 persen. Namun, setelah sistem digital diterapkan, angka tersebut anjlok drastis hingga menyentuh kisaran 10 persen saja.

    Setelah sukses di Banyuwangi, uji coba akan diperluas ke 42 kabupaten/kota di 25 provinsi. Ekspansi ini bertujuan untuk menguji tata kelola, infrastruktur, dan regulasi sebelum implementasi yang lebih luas. Sejak 4 Juni 2026, uji coba terbatas digitalisasi bansos telah berjalan di Surabaya dan seluruh wilayah Bali, meliputi 9 kecamatan dan 14 kelurahan/desa.

    Perlinsos hadir sebagai sebuah portal terintegrasi, bukan sekadar aplikasi, yang memungkinkan pendaftaran bantuan sosial hanya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah. Proses pendaftaran bantuan yang sebelumnya memakan waktu hingga 200 hari kerja, kini dapat rampung hanya dalam hitungan menit. Beban biaya yang sebelumnya bisa mencapai Rp150 ribu per pengajuan, kini hampir nihil bagi masyarakat.

    Sistem perlinsos digital ini dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada akhir tahun, sekitar Oktober hingga November 2026. Sebagai langkah awal, pada awal Juli mendatang, sistem ini akan diujicobakan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam jangka panjang, perbaikan ketepatan sasaran ini diproyeksikan membuka potensi penghematan anggaran belanja negara yang fantastis, berkisar antara Rp170 triliun hingga Rp260 triliun, atau setara dengan US$10 miliar hingga US$15 miliar.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis

      25-08-2026 - 08.20

      Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa

      25-08-2026 - 05.20

      Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi

      25-08-2026 - 02.20

      Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah

      24-08-2026 - 21.20

      Pertamina Bikin Geger Industri Nasional

      24-08-2026 - 18.20

      KPMG Pecat Ratusan Karyawan Skandal Rahasia Klien

      24-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • LGI Tak Terbendung Raih Laba Fantastis
      • Terkuak Trump Jual Meta Motorola Geger Bursa
      • Harta Karun Rp1239 T Indonesia Dipelototi
      • Tragedi Sade NTB Akankah Bangkit Lebih Megah
      • Pertamina Bikin Geger Industri Nasional

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.