Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Heboh Naik Transportasi DKI Cuma Rp1 Merdeka

    09-08-2026 - 18.20

    SPBU Bogor Terbakar Pertamina Ungkap Fakta Mengejutkan

    09-08-2026 - 14.20

    Diskon Gila Transmart Hari Ini Jangan Ketinggalan

    09-08-2026 - 08.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Heboh Naik Transportasi DKI Cuma Rp1 Merdeka
    • SPBU Bogor Terbakar Pertamina Ungkap Fakta Mengejutkan
    • Diskon Gila Transmart Hari Ini Jangan Ketinggalan
    • Jalan Tol Jakarta Cikampek Dirombak Total Siap-siap Ini Titiknya
    • Rahasia RI Jadi Raja Ekonomi Syariah Global
    • Transmart Obral Gila Gilaan Besok Jangan Lewat
    • Transmart Besok Diskon Merdeka Jangan Sampai Lewat
    • Gebrakan Baru BGN Pejabat Pusat Pindah ke Daerah
    Faktual News
    Home - Market - Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok
    Market

    Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok

    19-06-2026 - 21.2002 Mins Read3
    surabaya mati lampu tiga hari pln ungkap biang kerok

    faktual.news – Warga Surabaya dan sekitarnya dibuat resah dengan pemadaman listrik bergilir yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Rabu hingga Jumat. Gangguan pasokan daya ini tidak hanya merambah kawasan permukiman padat seperti Simo Kwagean, Kebraon, dan Rungkut Mejoyo Selatan, tetapi juga meluas hingga ke Sidoarjo dan Gresik, memicu kekacauan di berbagai sektor.

    PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur akhirnya angkat bicara mengenai insiden ini. Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur, Dana, menjelaskan bahwa akar masalahnya adalah kendala teknis pada salah satu pembangkit listrik. Situasi ini menyebabkan penurunan signifikan kapasitas suplai daya ke wilayah-wilayah terdampak.

    Surabaya Mati Lampu Tiga Hari PLN Ungkap Biang Kerok
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "PLN mengerahkan segala sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Kami menghadapi masalah operasional pada pembangkit yang mengakibatkan berkurangnya pasokan listrik," terang Dana dalam pernyataan resminya.

    Sebagai langkah responsif, PLN memberlakukan skema manajemen beban. Kebijakan ini diambil untuk menstabilkan sistem kelistrikan secara keseluruhan dan mencegah dampak yang lebih luas. "Untuk menjaga stabilitas, kami melakukan manajemen beban terbatas di area terdampak sambil berupaya mempercepat pemulihan kondisi operasional pembangkit," imbuhnya. Sayangnya, PLN belum merinci pembangkit mana yang mengalami gangguan atau perkiraan waktu pasti pemulihan. Koordinasi lintas pihak masih terus dilakukan untuk penanganan optimal.

    Dampak pemadaman listrik ini sungguh terasa di Surabaya. Lalu lintas kota sempat lumpuh akibat matinya sejumlah lampu pengatur lalu lintas. Bahkan, dua palang pintu perlintasan kereta api otomatis di JPL 1 Mayangkara dan JPL 17 Jagir sempat tidak berfungsi pada Kamis.

    Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, segera mengambil tindakan antisipatif. Pihaknya menambah personel pengamanan dan memasang rambu STOP manual di lokasi terdampak. "Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan mendahulukan perjalanan kereta api," tegas Mahendro.

    Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya juga dibuat kewalahan. Abi Dwi Septianto, Petugas Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya, mengakui bahwa tujuh titik simpang lampu lalu lintas padam bersamaan pada Jumat. "Kami hanya bisa mengoperasikan tiga titik dengan genset karena keterbatasan personel dan unit genset. Pemadaman serentak ini sangat menyulitkan," keluhnya.

    Salah satu titik terparah adalah perempatan Jalan Kenjeran yang menghubungkan Jalan Putro Agung dan Jalan Kedung Cowek. Ali Topan, warga Bulak Rukem, menceritakan pengalamannya terjebak macet parah sejak pukul 14.00 WIB. "Antrean kendaraan mengular. Saya kira macet biasa, ternyata lampu lalu lintas mati total, membuat arus semrawut," pungkasnya.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Heboh Naik Transportasi DKI Cuma Rp1 Merdeka

      09-08-2026 - 18.20

      SPBU Bogor Terbakar Pertamina Ungkap Fakta Mengejutkan

      09-08-2026 - 14.20

      Diskon Gila Transmart Hari Ini Jangan Ketinggalan

      09-08-2026 - 08.20

      Jalan Tol Jakarta Cikampek Dirombak Total Siap-siap Ini Titiknya

      09-08-2026 - 05.20

      Rahasia RI Jadi Raja Ekonomi Syariah Global

      09-08-2026 - 02.20

      Transmart Obral Gila Gilaan Besok Jangan Lewat

      08-08-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Heboh Naik Transportasi DKI Cuma Rp1 Merdeka
      • SPBU Bogor Terbakar Pertamina Ungkap Fakta Mengejutkan
      • Diskon Gila Transmart Hari Ini Jangan Ketinggalan
      • Jalan Tol Jakarta Cikampek Dirombak Total Siap-siap Ini Titiknya
      • Rahasia RI Jadi Raja Ekonomi Syariah Global

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.