Faktual News Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan hari ini, Selasa (18/7/2025), dengan kinerja gemilang. Lonjakan 0,34 persen mengantarkan IHSG ke level 7.311,91, naik signifikan dari posisi pembukaan di 7.287,02. Data RTI Business mencatat transaksi perdagangan yang cukup aktif, dengan total nilai mencapai Rp17,00 triliun. Volume perdagangan mencapai 31,16 miliar saham, diperdagangkan melalui 1,67 juta kali transaksi.
Namun, di balik euforia IHSG, terdapat dinamika yang menarik. Meskipun IHSG menghijau, mayoritas indeks domestik justru mengalami pelemahan. IDX30 misalnya, menukik 1,39 persen ke angka 406,97. LQ45 juga ikut tergerus, turun 1,08 persen menjadi 785,21. JII dan Sri-Kehati pun tak luput dari tekanan, masing-masing melemah 1,52 persen (515,60) dan 0,23 persen (355,46).

Pertumbuhan IHSG didorong oleh performa positif sejumlah sektor. Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan 4,55 persen, disusul infrastruktur (3,23 persen) dan kesehatan (1,39 persen). Sektor bahan baku, industri, dan energi juga mencatatkan pertumbuhan positif, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Sebaliknya, sektor transportasi, siklikal, properti, dan non-siklikal mengalami penurunan. Sektor keuangan pun stagnan.
Di tengah pergerakan tersebut, beberapa emiten mencuri perhatian. PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) menjadi top gainers. Di sisi lain, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk (ISSP) tercatat sebagai top losers. Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA). Pergerakan ini tentu menarik untuk dipantau lebih lanjut, terutama jelang akhir pekan.

