Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News – Jakarta – Mata uang Garuda menunjukkan performa positif di awal perdagangan Jumat (10/4) pagi. Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.083 per dolar Amerika Serikat (AS), mencatatkan kenaikan 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.090 per dolar AS. Penguatan ini terjadi di tengah sorotan tajam investor terhadap perkembangan gencatan senjata antara AS dan Iran yang semakin rapuh. Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, pelemahan tipis indeks dolar AS (DXY) di bawah level 99 turut menjadi faktor. Namun, fokus utama investor tetap tertuju pada dinamika geopolitik di Timur Tengah. Andry mencermati bahwa gencatan senjata…

Read More

Faktual News – Pada Jumat, 10 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang di awal perdagangan, mencatatkan penguatan signifikan 0,61 persen ke level 7.351,99. Angka ini naik dari posisi penutupan sebelumnya 7.307,58, menandakan sentimen positif yang menyelimuti pasar modal domestik sejak pembukaan pukul 09.00 WIB. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang menggeliat. Sebanyak 425,80 juta saham berpindah tangan dalam 43 ribu kali transaksi, menghasilkan total nilai transaksi mencapai Rp261,80 miliar. Optimisme investor tercermin dari dominasi saham yang menguat, yakni 311 saham, berbanding 81 saham yang terkoreksi, dan 235 saham yang stagnan. Gambar Istimewa : Penguatan IHSG…

Read More

Faktual News – PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) mencatatkan sejarah baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 April 2026, dengan debut perdananya yang memukau. Saham perusahaan penyedia jasa logistik ini langsung melonjak signifikan, menembus batas Auto Rejection Atas (ARA) hanya beberapa saat setelah pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB. Kenaikan impresif sebesar 34,52 persen membawa harga saham WBSA ke level Rp226 per lembar, menandai awal yang sangat positif di pasar modal. Kehadiran WBSA di lantai bursa bukan sekadar pencatatan biasa. Perseroan ini menjadi entitas logistik pertama yang berhasil melantai di BEI sepanjang tahun 2026, menarik perhatian investor dengan…

Read More

Faktual News – Jakarta. Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif jelang penutupan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan pada Kamis, 10 April 2026, dengan lonjakan signifikan, menembus posisi 7.458,49. Penguatan ini, yang mencapai 2,07 persen dari level penutupan sebelumnya di 7.307,58, menjadi sinyal positif bagi para investor dan pelaku pasar. Data statistik dari RTI Business mencatat dominasi sentimen positif di lantai bursa. Sebanyak 485 saham terpantau menguat, jauh melampaui 181 saham yang terkoreksi, sementara 153 saham lainnya bertahan tanpa perubahan. Aktivitas perdagangan juga sangat semarak, dengan total 42,94 miliar saham berpindah tangan dalam 2,28 juta kali…

Read More

Faktual News – Saham PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) tengah menjadi pusat perhatian investor setelah mengalami koreksi harga yang cukup dalam sejak awal tahun. Namun, di tengah pelemahan ini, seorang pengamat pasar modal terkemuka justru melihatnya sebagai sinyal beli yang langka, memproyeksikan potensi penguatan kembali yang masif di tahun 2025 dan seterusnya. Perlu dicatat, saham BBCA telah terkoreksi hingga 19 persen sejak awal tahun 2026 hingga saat ini. Pelemahan ini sejalan dengan tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga melemah 14,71 persen secara year to date (YTD) per 10 April 2026. Jelang penutupan perdagangan sesi I pada…

Read More

Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi perdagangan pertama hari ini (10/4) dengan performa yang sangat impresif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini melesat tajam, mengakhiri sesi di level 7.455,45, atau melonjak signifikan sebesar 2,02 persen dari posisi pembukaan di 7.307,58. Kenaikan ini menandai sentimen positif yang kuat di kalangan investor. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas pasar yang bergairah. Sebanyak 22,57 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 1,31 juta kali transaksi. Total nilai transaksi yang tercatat pun tidak main-main, mencapai Rp9,45 triliun, merefleksikan minat beli yang tinggi dan likuiditas pasar yang sehat. Gambar Istimewa :…

Read More

Faktual News – Kabar baik menyelimuti lanskap pasar modal Indonesia setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut dengan antusias hasil evaluasi terbaru dari FTSE Russell. Dalam pengumuman FTSE Equity Country Classification March 2026 Interim Announcement yang dirilis pada 7 April 2026, status Indonesia konsisten mempertahankan posisinya sebagai Secondary Emerging Market. Penilaian ini menempatkan Indonesia sejajar dengan kekuatan ekonomi Asia seperti Tiongkok dan India, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tidak terdaftar dalam daftar pantauan (Watch List), sebuah indikator kuat kepercayaan global terhadap stabilitas dan prospek pasar modal Tanah Air. Keputusan FTSE Russell ini menjadi cerminan nyata dari serangkaian inisiatif reformasi yang tengah digalakkan…

Read More

Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membalikkan keadaan pada penutupan perdagangan Kamis, 9 April 2026. Setelah sempat tertekan, indeks acuan pasar modal Indonesia ini akhirnya ditutup menguat 0,39 persen, mencapai level 7.307,58, naik signifikan dari posisi pembukaan 7.279,20. Data dari RTI Business menunjukkan dinamika pasar yang menarik. Meskipun IHSG ditutup positif, pergerakan saham individu cukup bervariasi. Sebanyak 374 saham harus rela terkoreksi, sementara 278 saham berhasil membukukan kenaikan, dan 165 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan berarti. Gambar Istimewa : Aktivitas perdagangan hari itu terbilang ramai, dengan total 29,04 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 2,24 juta…

Read More

Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (9/4) dengan langkah gontai, menutup sesi pertama di zona merah. Bursa domestik terpaksa menyerah pada tekanan jual, mengakhiri paruh pertama hari di level 7.268,03, mencatat pelemahan tipis 0,15% dari posisi pembukaan 7.279,20. Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai namun didominasi sentimen negatif. Sebanyak 16,63 miliar saham berpindah tangan dalam 1,33 juta kali transaksi, menghasilkan nilai transaksi yang mencapai Rp8,84 triliun. Sayangnya, dominasi koreksi terlihat jelas dengan 360 saham merosot, berbanding 275 saham yang berhasil menguat, sementara 173 saham lainnya stagnan. Gambar Istimewa : data:image Pelemahan…

Read More

Faktual News – Aksi Lo Kheng Hong kembali menjadi pusat perhatian pasar modal. Investor kawakan yang dijuluki "Warren Buffett Indonesia" ini tercatat gencar mengakumulasi saham dari dua emiten properti dan ban raksasa, yakni PT Intiland Development Tbk. (DILD) dan PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL), sepanjang awal tahun 2026. Langkah ini kian mempertegas filosofi value investing yang menjadi ciri khasnya. Data terbaru hingga April 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepemilikan sahamnya di kedua perusahaan tersebut, di tengah dinamika harga pasar yang cenderung fluktuatif. Pergerakan harga saham GJTL pada 7 April 2026 sempat ditutup di level Rp1.090, mengalami koreksi 1,80 persen pada…

Read More