Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi perdagangan pertama hari ini (10/4) dengan performa yang sangat impresif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini melesat tajam, mengakhiri sesi di level 7.455,45, atau melonjak signifikan sebesar 2,02 persen dari posisi pembukaan di 7.307,58. Kenaikan ini menandai sentimen positif yang kuat di kalangan investor.
Data dari RTI Business menunjukkan aktivitas pasar yang bergairah. Sebanyak 22,57 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 1,31 juta kali transaksi. Total nilai transaksi yang tercatat pun tidak main-main, mencapai Rp9,45 triliun, merefleksikan minat beli yang tinggi dan likuiditas pasar yang sehat.
Dominasi penguatan terlihat jelas pada pergerakan saham individual. Dari total saham yang diperdagangkan, mayoritas, yakni 470 saham, berhasil menguat. Sementara itu, hanya 177 saham yang terkoreksi, dan 168 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan harga. Ini mengindikasikan bahwa optimisme pasar tersebar luas di berbagai emiten.
Hampir seluruh sektor industri menunjukkan performa cemerlang. Sektor siklikal memimpin dengan kenaikan fantastis 4,18 persen, disusul oleh sektor keuangan yang menguat 3,09 persen. Sektor industrial juga tak ketinggalan dengan lonjakan 2,41 persen, diikuti properti yang meningkat 2,26 persen, dan bahan baku yang tumbuh 2,17 persen. Kelima sektor ini menjadi motor utama penggerak IHSG di sesi pertama.
Tren positif juga merambah sektor-sektor lain. Sektor energi menguat 1,82 persen, infrastruktur 1,79 persen, transportasi 1,37 persen, serta non-siklikal dan teknologi masing-masing naik 0,52 persen. Sayangnya, tidak semua sektor mampu mempertahankan laju positif. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang mencatatkan pelemahan tipis sebesar 0,10 persen.
Sentimen positif dari dalam negeri ini juga sejalan dengan pergerakan bursa-bursa utama di Asia. Indeks Nikkei 225 Tokyo melonjak 1,78 persen, Shanghai Composite Index di Shanghai menguat 0,68 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong turut naik 0,50 persen. Kekompakan bursa regional ini turut memperkuat optimisme investor global.
Kinerja solid IHSG di sesi pertama ini memberikan sinyal kuat akan potensi berlanjutnya tren positif di pasar saham domestik. Investor patut mencermati momentum ini, terutama pada sektor-sektor yang menunjukkan penguatan signifikan.
