Faktual News – Jakarta. Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif jelang penutupan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan pada Kamis, 10 April 2026, dengan lonjakan signifikan, menembus posisi 7.458,49. Penguatan ini, yang mencapai 2,07 persen dari level penutupan sebelumnya di 7.307,58, menjadi sinyal positif bagi para investor dan pelaku pasar.
Data statistik dari RTI Business mencatat dominasi sentimen positif di lantai bursa. Sebanyak 485 saham terpantau menguat, jauh melampaui 181 saham yang terkoreksi, sementara 153 saham lainnya bertahan tanpa perubahan. Aktivitas perdagangan juga sangat semarak, dengan total 42,94 miliar saham berpindah tangan dalam 2,28 juta kali frekuensi transaksi, menghasilkan nilai fantastis sebesar Rp18,12 triliun.
Tak hanya IHSG, seluruh indeks acuan domestik juga kompak bergerak di zona hijau. Indeks unggulan seperti IDX30 melesat 4,35 persen mencapai 400,29, diikuti Sri-Kehati yang naik 4,17 persen ke 349,08. LQ45, meskipun hanya menguat tipis 0,04 persen ke 746,47, tetap menunjukkan tren positif, sementara Jakarta Islamic Index (JII) melonjak 1,89 persen ke 516,66.
Kekuatan pasar hari ini juga tercermin dari performa sektor-sektor yang mayoritas menunjukkan kenaikan. Seluruh 11 sektor yang dipantau berhasil ditutup menguat, dengan sektor industrial memimpin lonjakan fantastis sebesar 4,29 persen. Sektor keuangan tidak kalah cemerlang dengan kenaikan 3,02 persen, disusul sektor siklikal yang menguat 2,64 persen, dan properti naik 2,18 persen. Sektor bahan baku dan infrastruktur juga berkontribusi positif masing-masing dengan kenaikan 1,96 persen dan 1,94 persen. Tak ketinggalan, sektor teknologi (1,91%), energi (1,41%), transportasi (0,93%), non-siklikal (0,35%), dan kesehatan (0,20%) turut menambah daftar panjang sektor yang perkasa.
Di tengah euforia pasar, beberapa saham menjadi sorotan utama. Saham-saham yang memimpin daftar top gainers antara lain PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS). Namun, tidak semua saham bernasib sama. PT Silo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) harus rela masuk dalam daftar top losers. Sementara itu, saham-saham yang paling aktif diperdagangkan dan menarik perhatian investor adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Penguatan IHSG jelang akhir pekan ini diharapkan dapat menjadi momentum positif yang berlanjut pada perdagangan berikutnya, memberikan optimisme bagi pemulihan ekonomi dan investasi di Indonesia.
