Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru Short Selling di BEI

    28-09-2026 - 21.55

    Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan

    28-09-2026 - 21.20

    Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah

    28-09-2026 - 18.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Aturan Baru Short Selling di BEI
    • Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan
    • Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah
    • Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
    • Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027
    • Rupiah Terkapar di Level 17.798
    • Menteri PU Ancam Copot Pejabat SDA
    • Siapa Pengendali Baru Bayan Resources
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan
    Market

    Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan

    28-09-2026 - 21.2002 Mins Read0
    strategi besar pemerintah perkuat pangan

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui percepatan pembangunan ekosistem peternakan yang terintegrasi. Langkah besar ini mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari sektor hulu hingga ke hilir, guna memastikan ketersediaan protein hewani seperti ayam, telur, dan susu tetap terjaga bagi seluruh masyarakat.

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah memperkuat industri peternakan dalam negeri agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar dan mampu memenuhi kebutuhan gizi nasional secara mandiri.

    Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Untuk mendukung visi besar tersebut, pemerintah telah menyiapkan alokasi dana yang sangat besar, yakni mencapai Rp17 triliun. Anggaran fantastis ini akan dialokasikan untuk membangun infrastruktur peternakan yang modern dan efisien di berbagai wilayah strategis di Indonesia.

    "Pembangunan lima kawasan utama mencakup Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo. Untuk tahap awal di lima lokasi tersebut, anggaran sebesar Rp2,2 triliun sudah disetujui oleh Presiden dan siap digunakan," ujar Amran saat melakukan kunjungan kerja di Bone, Sulawesi Selatan.

    Ia menambahkan bahwa target pembangunan infrastruktur kunci, seperti pabrik pakan dan fasilitas pembibitan ayam (DOC), dijadwalkan rampung pada tahun depan. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah ingin menciptakan efisiensi logistik yang signifikan. Salah satu contohnya adalah pembangunan pabrik pakan yang berdekatan dengan sentra produksi jagung.

    "Jika pabrik pakan dibangun dekat dengan sumber jagung, biaya logistik akan jauh lebih murah. Kita tidak perlu lagi mengirim jagung ke kota besar untuk diolah, lalu mengirimkan kembali pakannya ke daerah peternakan. Ini akan membuat harga produksi lebih kompetitif," jelasnya.

    Selain fokus pada sektor unggas, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sapi perah untuk meningkatkan produksi susu nasional. Hal ini dinilai sangat krusial untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam skema ini, program MBG akan berperan sebagai penyerap hasil produksi (off-taker) utama dari ekosistem peternakan yang telah dibangun.

    Mentan Amran menegaskan bahwa investasi di sektor peternakan ini bukan sekadar soal angka produksi, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan menjamin ketersediaan protein hewani yang terjangkau, pemerintah berharap dapat mencetak generasi yang cerdas dan sehat demi menyongsong era Indonesia Emas.

    Salah satu proyek percontohan yang sedang berjalan adalah pengembangan kawasan peternakan di Bone, Sulawesi Selatan, yang menempati lahan seluas 150 hektare. Kehadiran kawasan ini diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah setempat.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Aturan Baru Short Selling di BEI

      28-09-2026 - 21.55

      Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah

      28-09-2026 - 18.55

      Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi

      28-09-2026 - 18.20

      Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027

      28-09-2026 - 16.55

      Rupiah Terkapar di Level 17.798

      28-09-2026 - 16.20

      Menteri PU Ancam Copot Pejabat SDA

      28-09-2026 - 14.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Aturan Baru Short Selling di BEI
      • Strategi Besar Pemerintah Perkuat Pangan
      • Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah
      • Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
      • Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.