Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah

    28-09-2026 - 18.55

    Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi

    28-09-2026 - 18.20

    Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027

    28-09-2026 - 16.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah
    • Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
    • Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027
    • Rupiah Terkapar di Level 17.798
    • Menteri PU Ancam Copot Pejabat SDA
    • Siapa Pengendali Baru Bayan Resources
    • IHSG Merosot Tajam Pasca Aturan Baru
    • Harga Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus 100 Ribu
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
    Market

    Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi

    28-09-2026 - 18.2002 Mins Read0
    strategi baru bayan resources usai akuisisi

    Faktual.news – PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akhirnya angkat bicara terkait dinamika besar yang tengah menyelimuti struktur kepemilikan saham perusahaan. Langkah strategis yang diambil oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerat ternama Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam, telah memicu perhatian luas di pasar modal. Melalui kesepakatan terbaru, Jhonlin Baratama resmi menandatangani perjanjian untuk memboyong 30 persen saham perseroan.

    Menanggapi permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir September 2026, manajemen Bayan Resources menegaskan bahwa seluruh kegiatan operasional perusahaan beserta entitas anak-anaknya tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti. Perusahaan milik taipan Low Tuck Kwong ini memastikan bahwa perubahan struktur kepemilikan tersebut tidak akan mengganggu stabilitas bisnis yang sedang berjalan.

    Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam keterangannya, manajemen Bayan menjelaskan bahwa kinerja keuangan perusahaan hingga periode pelaporan terakhir masih sangat bergantung pada aktivitas bisnis inti, yakni produksi dan penjualan batu bara. Faktor-faktor seperti volume produksi, harga jual rata-rata batu bara di pasar global, biaya logistik, hingga biaya operasional tetap menjadi variabel utama yang menentukan kesehatan finansial perseroan. Meski ada pergeseran kepemilikan, Bayan berkomitmen untuk terus menjaga likuiditas serta mengelola aset dan kewajiban secara prudent guna mendukung keberlanjutan usaha.

    Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran mengenai operasional tambang menyusul adanya kendala administratif terkait persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026. Tiga anak usaha Bayan, yakni PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima, sempat mengalami penghentian sementara. Namun, kabar baik datang setelah Kementerian ESDM memberikan persetujuan atas perubahan RKAB 2026 bagi ketiga perusahaan tersebut.

    Dengan kembalinya izin operasional, Bayan menyatakan tidak melihat adanya dampak material yang bersifat jangka panjang terhadap kinerja keuangan mereka. Bahkan, terdapat kabar mengenai potensi peningkatan kuota produksi hingga mencapai angka 20 juta ton. Manajemen menegaskan bahwa tambahan kuota ini merupakan hasil evaluasi resmi dari Kementerian ESDM atas pengajuan perubahan RKAB, dan menegaskan bahwa proses kuota ini sama sekali tidak memiliki kaitan dengan transaksi saham dengan PT Jhonlin Baratama.

    Terkait detail transaksi, PT Jhonlin Baratama akan mengambil alih sekitar 10 miliar lembar saham atau setara dengan 30 persen kepemilikan. Meski terjadi perubahan komposisi, Low Tuck Kwong dipastikan tetap memegang kendali utama sebagai pemegang saham pengendali. Pasca-transaksi, Low Tuck Kwong akan memiliki sekitar 20,85 persen saham, sementara Elaine Low akan menguasai sekitar 11,39 persen saham di perusahaan tambang raksasa ini. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari restrukturisasi strategis untuk memperkuat posisi Bayan di industri energi nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah

      28-09-2026 - 18.55

      Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027

      28-09-2026 - 16.55

      Rupiah Terkapar di Level 17.798

      28-09-2026 - 16.20

      Menteri PU Ancam Copot Pejabat SDA

      28-09-2026 - 14.55

      Siapa Pengendali Baru Bayan Resources

      28-09-2026 - 14.20

      IHSG Merosot Tajam Pasca Aturan Baru

      28-09-2026 - 12.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Rahasia Jepang untuk Makan Gratis di Sekolah
      • Strategi Baru Bayan Resources Usai Akuisisi
      • Subsidi BBM dan LPG Dipangkas di 2027
      • Rupiah Terkapar di Level 17.798
      • Menteri PU Ancam Copot Pejabat SDA

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.