Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan

    13-10-2026 - 14.55

    Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

    13-10-2026 - 14.20

    Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa

    13-10-2026 - 14.18
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
    • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan
    • Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
    • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
    • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Terkapar! Dolar AS Makin Beringas, Tembus Rp16.599
    Market

    Rupiah Terkapar! Dolar AS Makin Beringas, Tembus Rp16.599

    11-10-2025 - 21.2002 Mins Read4

    Faktual News Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali tertekan di hadapan dolar AS pada perdagangan Jumat (10/10/2025). Pada pukul 09.59 WIB, mata uang Garuda berada di level Rp16.599 per dolar AS, mengalami pelemahan sebesar 0,19 persen.

    Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini akan berada dalam rentang Rp16.510 hingga Rp16.596 per dolar AS. "Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.510 dan Rp16.596 per dolar AS," ujarnya.

     Rupiah Terkapar! Dolar AS Makin Beringas, Tembus Rp16.599
    Gambar Istimewa : c.inilah.com

    Andry menjelaskan, penguatan dolar AS secara global menjadi faktor utama pelemahan rupiah. Indeks Dolar AS (DXY) melonjak ke level 99,4, tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kenaikan ini didorong oleh melemahnya mata uang utama dunia lainnya terhadap dolar.

    "Dolar AS menguat signifikan terhadap yen setelah kemenangan Sanae Takaichi, tokoh konservatif, dalam pemilihan kepemimpinan di Jepang. Hal ini memicu ekspektasi peningkatan belanja fiskal," imbuh Andry.

    Selain itu, ketidakpastian politik di Prancis turut membebani mata uang Euro. Meskipun Presiden Macron menjanjikan penunjukan perdana menteri baru dalam 48 jam ke depan, sentimen pasar masih belum stabil.

    Di sisi lain, penutupan pemerintahan AS yang berkelanjutan menyebabkan penundaan rilis data ekonomi penting. Akibatnya, investor hanya memiliki sedikit indikator dari sektor swasta untuk mengukur kondisi ekonomi Negeri Paman Sam.

    Namun, Andry menambahkan, pelaku pasar masih meyakini bahwa bank sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebanyak dua kali pada tahun ini. Keyakinan ini didasarkan pada risalah rapat The Fed terbaru yang mengindikasikan bahwa para pembuat kebijakan mempertimbangkan risiko penurunan lapangan kerja di tengah tekanan inflasi yang berkelanjutan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan

      13-10-2026 - 14.55

      Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

      13-10-2026 - 14.20

      Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa

      13-10-2026 - 14.18

      Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

      12-10-2026 - 08.20

      Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      12-10-2026 - 05.20

      UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
      • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan
      • Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa
      • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
      • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.