Faktual News Pembukaan perdagangan Senin (15/5) pagi menyuguhkan kabar gembira bagi pelaku pasar saham Tanah Air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif, dibuka dengan penguatan signifikan di level 7.013,72. Lonjakan ini setara dengan kenaikan 0,48 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 6.979,88. Data perdagangan yang dihimpun faktual.news menunjukkan aktivitas pasar yang cukup ramai. Sebanyak 617,69 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 32 ribu kali, menghasilkan total nilai transaksi Rp334,44 miliar.
Sentimen positif ini terlihat dari pergerakan saham-saham yang diperdagangkan. Sebanyak 244 saham mengalami penguatan, sementara 64 saham terkoreksi dan 238 saham lainnya stagnan. Kenaikan IHSG hari ini cukup menarik perhatian, mengingat proyeksi beberapa analis yang memperkirakan pelemahan. Panin Sekuritas misalnya, sebelumnya memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang 6.636 hingga 6.663. Namun, IHSG berhasil melampaui ekspektasi tersebut. Analis Panin Sekuritas menjelaskan bahwa penutupan di atas rentang tersebut membuka peluang penguatan menuju resistance di level 7.325-7.454. Sementara itu, support diperkirakan berada di kisaran 6.657-6.708, berdasarkan Moving Average 50 dan 20.

Penguatan IHSG hari ini juga merupakan kelanjutan dari tren positif kemarin (14/5), di mana indeks berhasil ditutup menguat 147,08 poin atau 2,15 persen. Kenaikan ini didorong oleh performa apik saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBCA. Namun, prospek IHSG ke depan masih dibayangi sejumlah faktor eksternal. Data manufaktur China yang menunjukkan penurunan ke zona kontraksi, serta potensi aksi profit taking setelah beberapa hari kenaikan signifikan, berpotensi menjadi penghambat. Pergerakan IHSG selanjutnya patut dinantikan, apakah mampu mempertahankan momentum positif atau akan terkoreksi.
