Faktual News – Emiten raksasa milik taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), secara resmi telah menuntaskan akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bermerek Esso di Singapura. Penyelesaian transaksi krusial ini mengukuhkan langkah strategis Chandra Asri Group dalam memperkokoh posisi bisnis infrastruktur energi di kancah Asia Tenggara.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Faktual News pada awal Januari 2025, Chandra Asri Group menegaskan bahwa akuisisi jaringan SPBU Esso tersebut telah tuntas setelah seluruh prasyarat regulasi dan ketentuan penutupan transaksi terpenuhi. Dengan demikian, perseroan kini secara sah mengelola operasional jaringan SPBU Esso di Negeri Singa.

Manajemen Chandra Asri menjelaskan, rampungnya akuisisi ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang Perseroan untuk membangun fondasi infrastruktur energi yang kokoh dan terintegrasi. Ekspansi ini sekaligus memperluas diversifikasi portofolio bisnis Chandra Asri yang selama ini dikenal sebagai pemain kunci di sektor petrokimia, energi, dan infrastruktur.
"Langkah korporasi ini selaras dengan visi transformasi Chandra Asri Group sebagai perusahaan solusi energi terkemuka di Asia Tenggara. Perseroan juga menegaskan akan terus mengincar prospek pertumbuhan yang sejalan dengan tujuan bisnis jangka panjang, sekaligus mendorong penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," demikian pernyataan manajemen.
Sebelumnya, Chandra Asri Group melalui anak usahanya TPIA telah menandatangani kesepakatan jual beli untuk mengakuisisi jaringan SPBU Esso milik ExxonMobil di Singapura. Akuisisi tersebut konsisten dengan strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan yang menitikberatkan pada pengembangan infrastruktur energi yang terintegrasi dan efisien.
Dalam operasionalnya, Chandra Asri akan mempertahankan penggunaan merek Esso dan akan terus memasok bahan bakar bermerek dari ExxonMobil. Program loyalitas pelanggan, termasuk poin dan kartu, akan tetap berlaku tanpa perubahan. Selain itu, seluruh karyawan ExxonMobil yang sebelumnya terlibat dalam operasional SPBU tersebut akan dipertahankan, menjamin kelancaran transisi dan kontinuitas layanan.
