Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan ketangguhannya, menutup sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (6/1), dengan mempertahankan posisinya di zona hijau. Indeks acuan tersebut kokoh di level 8.882,44, mencatatkan penguatan tipis namun signifikan sebesar 0,26 persen dari penutupan sebelumnya di 8.859,19.
Aktivitas perdagangan di bursa cukup ramai pada sesi ini. Data dari RTI Business menunjukkan bahwa sebanyak 44,78 miliar saham berpindah tangan dalam 2,77 juta kali transaksi. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka fantastis Rp19,76 triliun.

Kendati demikian, sentimen positif masih mendominasi pergerakan saham. Tercatat 383 saham berhasil menguat, jauh melampaui 275 saham yang mengalami koreksi. Sementara itu, 153 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan harga.
Kenaikan IHSG ini tak lepas dari performa apik mayoritas sektor. Sektor bahan baku memimpin dengan lonjakan 2,81 persen, diikuti oleh sektor properti yang tumbuh 0,98 persen, dan sektor industrial yang menguat 0,90 persen. Sektor energi juga tak ketinggalan dengan kenaikan 0,88 persen. Selain itu, sektor teknologi (+0,72%), non-siklikal (+0,44%), kesehatan (+0,39%), dan siklikal (+0,15%) turut memberikan kontribusi positif, menunjukkan breadth of market yang cukup luas.
Di sisi lain, beberapa sektor harus rela ditutup di zona merah. Sektor transportasi menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,18 persen, disusul oleh sektor infrastruktur yang merosot 0,34 persen, dan sektor keuangan yang melemah tipis 0,08 persen.
Sentimen positif dari dalam negeri juga didukung oleh pergerakan bursa regional. Indeks-indeks utama Asia serempak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai melonjak 1,14 persen, Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,09 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong memimpin dengan apresiasi 1,89 persen.

