Faktual News – Kancah perbankan digital di Indonesia kembali diwarnai manuver strategis dari salah satu konglomerat media dan teknologi terbesar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek). Melalui anak usahanya, Elang Media Visitama, Emtek secara signifikan memperkuat cengkeramannya di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) dengan suntikan modal senilai lebih dari Rp25 miliar. Langkah ini menegaskan komitmen Emtek dalam menggarap potensi besar sektor finansial digital.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada 5 Januari 2025, Elang Media Visitama telah menambah porsi kepemilikannya di SUPA. Pembelian saham dilakukan secara tidak langsung sebanyak 28.317.400 lembar saham biasa pada harga Rp910 per saham, yang dieksekusi pada 30 Desember 2025. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp25.768.834.000.
Akuisisi ini mendongkrak kepemilikan Elang Media Visitama di SUPA dari sebelumnya 9.325.800.159 saham atau setara 27,51 persen hak suara, menjadi 9.354.117.559 saham. Persentase kepemilikan pun meningkat tipis namun signifikan menjadi 27,60 persen. Manajemen Elang Media Visitama secara eksplisit menyatakan bahwa tujuan transaksi ini adalah untuk investasi.
Lebih dari sekadar investasi, langkah ini menggarisbawahi visi jangka panjang Emtek terhadap Superbank. Dengan statusnya sebagai pengendali, Elang Media Visitama menegaskan akan terus mempertahankan kendali atas operasional dan arah strategis bank digital tersebut di masa mendatang. Ini sejalan dengan tren global di mana konglomerat teknologi semakin agresif merambah sektor keuangan.
Industri bank digital di Indonesia memang tengah menjadi medan pertarungan sengit, namun dengan potensi pertumbuhan yang masif. Data menunjukkan bahwa penetrasi digitalisasi keuangan terus meningkat, membuka peluang bagi pemain seperti Superbank untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas, terutama di kalangan generasi muda dan UMKM yang melek teknologi. Komitmen Emtek melalui suntikan modal ini bisa diartikan sebagai upaya untuk mempercepat inovasi dan ekspansi Superbank di tengah persaingan ketat.
Pelaporan transaksi ini telah dilakukan sesuai dengan amanat POJK Nomor 4/2024, yang mengatur tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham, menunjukkan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Dengan penambahan kepemilikan ini, Emtek semakin memantapkan posisinya sebagai pemain kunci dalam ekosistem perbankan digital Indonesia. Investor dan pelaku pasar akan mencermati bagaimana sinergi antara kekuatan media, teknologi, dan finansial dari grup Emtek akan mendorong pertumbuhan Superbank ke depan.
