Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rahasia PNM Pulihkan Jiwa Korban Gempa

    22-09-2026 - 18.20

    Harga Pertamax Bisa Meroket Drastis Ini Alasannya

    22-09-2026 - 16.55

    Geger Istana Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai

    22-09-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Rahasia PNM Pulihkan Jiwa Korban Gempa
    • Harga Pertamax Bisa Meroket Drastis Ini Alasannya
    • Geger Istana Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai
    • Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras
    • Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila
    • Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar
    • Terungkap Misteri Uang Purbaya Buruan Kolektor
    • Gaji PNS Daerah Pindah Bank OJK Buka Suara
    Faktual News
    Home - Market - Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan
    Market

    Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan

    21-09-2026 - 16.2004 Mins Read0
    musim kemarau petani wonogiri panen cuan

    faktual.news – Ketika kemarau panjang menyapa Wonogiri Jawa Tengah para petani kerap dihadapkan pada dilema besar. Lahan pertanian yang mengering akibat terbatasnya pasokan air seringkali membuat mereka tak berdaya. Namun di tengah tantangan itu tembakau muncul sebagai jawaban menjanjikan membuka peluang ekonomi baru yang tak terduga. Komoditas ini terbukti mampu bertahan dan produktif bahkan saat musim hujan belum tiba.

    Peluang emas ini semakin diperkuat berkat kemitraan strategis antara PT HM Sampoerna Tbk Sampoerna dengan para petani tembakau melalui jaringan perusahaan pemasoknya. Ini adalah wujud nyata komitmen Sampoerna dalam memberdayakan masyarakat luas di sepanjang rantai nilai pertanian. Hingga saat ini lebih dari 22.500 petani tembakau dan cengkih telah merasakan manfaat pendampingan komprehensif dari Sampoerna.

    Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Melalui program Praktik Pertanian yang Baik Good Agricultural Practices GAP dan Kode Praktik Pekerja Pertanian Agricultural Labor Practices ALP para petani tak hanya dibekali ilmu pengetahuan teknis. Mereka juga didorong untuk meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan. GAP misalnya mengajarkan teknik budidaya tembakau yang benar mulai dari pembibitan pengelolaan lahan pemupukan efisien hingga penanganan pascapanen demi menjaga kualitas. Sementara ALP memastikan terciptanya lingkungan kerja yang bertanggung jawab termasuk aspek kesehatan keselamatan kerja pencegahan pekerja anak dan penghormatan hak-hak buruh tani. Modernisasi peralatan pertanian seperti alat panen padi yang juga berfungsi menggemburkan tanah turut mendukung peningkatan produktivitas.

    Salah satu kisah sukses datang dari Katino 46 warga Eromoko Wonogiri. Dulu ia adalah seorang sopir truk yang tak pernah membayangkan akan menjadi petani tembakau. Inspirasi itu muncul saat ia menyaksikan seorang petani sepuh menjual hasil panen tembakau di gudang. Pemandangan itu membuka mata Katino bahwa kerja keras di sektor pertanian bisa menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

    Dengan tekad kuat Katino memulai petualangan budidaya tembakau pada 2019. Ia belajar dari nol dibimbing langsung oleh pendamping lapangan dari Sampoerna melalui salah satu pemasoknya. "Dari awal tanam itu kan ada proses pembibitan saya dikasih tahu cara penyebaran benihnya cara ngerawat bibitnya harus berapa hari atau berapa jam. Terus diajarin juga cara nyebar yang benar gimana cara pemupukan pupuk dasarnya gimana sampai proses penyiramannya pun semua dikasih tahu. Dengan adanya pendamping lapangan kita yang awalnya dari awal gak tahu apa-apa sekarang jadi tahu" ujar Katino.

    Pendampingan ini tak hanya menambah pengetahuan teknis Katino namun juga mengubah cara pandangnya dalam mengelola lahan. Ia kini memahami bahwa setiap tahapan budidaya mulai dari pemilihan benih hingga pemupukan yang tepat sangat krusial dalam menentukan kualitas dan produktivitas tembakau. Tak heran jika sejak 2023 kondisi ekonomi Katino berangsur membaik. Ia berhasil membeli lahan sawah baru mengembangkan usahanya dan kini mengelola sekitar 9.000 meter persegi lahan di beberapa lokasi bahkan mempekerjakan buruh tani.

    Kisah serupa dialami Purwanto 34 petani Wonogiri lainnya. Setelah sempat merantau ke Jakarta ia memutuskan kembali ke kampung halaman untuk menemani orang tua dan mengolah lahan warisan. Keputusan ini membawanya pada dunia pertanian dan akhirnya mengenal budidaya tembakau. "Saya pulang ketika musim kemarau. Tetangga-tetangga tanam tembakau. Saya mulai belajar ikut menanam. Awalnya tidak banyak hanya untuk belajar" kenang Purwanto.

    Purwanto kemudian bergabung dalam kemitraan dengan Sampoerna. Ia merasakan betul manfaat pendampingan yang mencakup seluruh tahapan budidaya. "Kita dapat penyuluhan bimbingan teknis dan pendampingan untuk penanamannya. Mulai dari pembibitan penanaman bahkan sampai pascapanen pun kita masih didampingi oleh petugas lapangan" jelas Purwanto. Pendekatan ini membuat budidaya tembakau lebih terarah dan hasilnya lebih konsisten.

    Manfaat program kemitraan ini juga terasa dalam perencanaan keuangan rumah tangga Purwanto. Hasil penjualan tembakau memberinya ruang untuk menyisihkan modal demi musim tanam berikutnya baik untuk padi maupun tembakau. Ekonomi keluarganya pun meningkat drastis rumah orang tuanya yang dulu sederhana kini telah menjadi rumah tembok yang layak huni.

    Dampak positif ini tak hanya dirasakan individu namun juga meluas ke seluruh desa. Purwanto menyaksikan bagaimana hasil panen tembakau mendorong geliat ekonomi lokal. "Setelah panen tembakau ada yang beli mobil keluarga buat disewain. Ada juga yang beli mobil jasa angkut barang" imbuhnya. Kemitraan ini bahkan mengubah pilihan hidup warga banyak yang memilih bertahan dan mengembangkan usaha di kampung halaman daripada merantau.

    Dari kisah Katino dan Purwanto tembakau bukan lagi sekadar komoditas musiman. Ia telah menjelma menjadi simbol harapan membawa kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat Wonogiri. Para petani ini adalah pahlawan lokal yang tak hanya menumbuhkan hasil bumi namun juga menggerakkan roda ekonomi daerah sambil menjaga ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Rahasia PNM Pulihkan Jiwa Korban Gempa

      22-09-2026 - 18.20

      Harga Pertamax Bisa Meroket Drastis Ini Alasannya

      22-09-2026 - 16.55

      Geger Istana Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai

      22-09-2026 - 16.20

      Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras

      22-09-2026 - 14.55

      Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila

      22-09-2026 - 14.20

      Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar

      22-09-2026 - 12.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Rahasia PNM Pulihkan Jiwa Korban Gempa
      • Harga Pertamax Bisa Meroket Drastis Ini Alasannya
      • Geger Istana Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai
      • Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras
      • Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.