Faktual.news – Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah bersiap melakukan transformasi besar dalam hal fasilitas operasional. Seluruh jajaran menteri hingga wakil menteri (wamen) dikabarkan akan segera menggunakan kendaraan produksi dalam negeri, yakni Pindad Maung, sebagai mobil dinas resmi mereka.
Langkah ini bukan sekadar pergantian kendaraan biasa, melainkan sebuah instruksi langsung dari Presiden Prabowo untuk memperkuat penggunaan produk industri pertahanan nasional. Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, mengonfirmasi bahwa pengadaan kendaraan ini akan dilakukan secara serentak.

"Kami akan melakukannya secara serentak. Nantinya, para menteri akan mendapatkan unit Maung dengan warna putih. Semua menteri dan wakil menteri dipastikan akan mendapatkannya," ujar Sigit saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (7/10).
Meski demikian, Sigit memberikan catatan bahwa spesifikasi unit yang akan digunakan oleh jajaran menteri dan wamen akan memiliki perbedaan dengan kendaraan yang digunakan langsung oleh Presiden Prabowo. Terkait jumlah pasti unit yang diproduksi, pihak Danantara masih merahasiakannya. Namun, Sigit memberikan sinyal bahwa akan ada pengumuman besar dalam waktu dekat.
"Jumlahnya cukup banyak. Tunggu saja sekitar tanggal 20 Oktober nanti, akan ada kejutan," tambahnya.
Perubahan gaya transportasi pejabat negara ini sudah mulai terlihat di lapangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjadi salah satu pejabat pertama yang mulai mengoperasikan Pindad Maung dalam aktivitas kedinasannya. Menurut Airlangga, distribusi kendaraan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari level menteri koordinator dan kepala lembaga.
Airlangga memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas mobil buatan PT Pindad tersebut. Ia menilai kendaraan bertenaga diesel 2.200 cc ini memiliki kenyamanan yang sangat mumpuni untuk mobilitas tinggi. Dibandingkan dengan mobil dinas sebelumnya, yakni sedan Toyota Crown, Maung dianggap jauh lebih unggul dari sisi ergonomi.
"Tempat duduknya sangat nyaman (comfy), bisa direbahkan (reclining), dan suhu di dalam kabin tetap dingin. Ruang kabinnya juga jauh lebih lega, baik untuk ruang kepala maupun ruang kaki," ungkap Airlangga.
Lebih lanjut, Airlangga menekankan bahwa kualitas produk lokal ini sudah sangat kompetitif dan masuk dalam kategori premium. Fitur-fitur modern seperti layar sentuh (touchscreen) dan konektivitas Bluetooth sudah tersedia. Salah satu keunikan yang ia soroti adalah model sunroof manual yang dapat dilepas secara praktis.
Mengenai aspek finansial, Airlangga memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan anggaran untuk pengadaan ini telah diselesaikan. "Anggaran sudah beres, semua sudah dibayar," tegasnya.
Selain Airlangga, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, juga mengonfirmasi hal serupa. Ia telah mulai menggunakan Maung Garuda dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraannya, menandakan dimulainya era baru penggunaan kendaraan karya anak bangsa di lingkungan pemerintahan pusat.


