faktual.news – Sebuah foto viral yang menampilkan siswa sekolah dasar menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan ruang kelas beratap rusak di Grobogan Jawa Tengah memicu perdebatan sengit Anggapan bahwa program ini menguras anggaran negara hingga mengorbankan perbaikan fasilitas pendidikan pun mencuat
Namun Kepala Badan Gizi Nasional BGN Sudaryono dengan tegas menepis tudingan tersebut Ia menegaskan pemerintah justru berkomitmen penuh pada revitalisasi sekolah dan berbagai program prioritas lainnya

Sudaryono menyoroti komitmen pemerintah yang tak surut dalam membenahi infrastruktur pendidikan Menurutnya sepanjang tahun 2025 pemerintah telah berhasil merenovasi lebih dari 16 ribu sekolah Dan untuk tahun ini target perbaikan bahkan melonjak drastis mencapai lebih dari 70 ribu unit bahkan bisa mendekati 90 ribu sekolah seperti yang pernah diutarakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Narasi yang menyebut anggaran negara habis karena program MBG ditegaskan Sudaryono tidak sesuai dengan fakta di lapangan Berbagai program prioritas lain tetap berjalan dan bahkan ditingkatkan Sebagai contoh ketersediaan pupuk bagi petani kini lebih dari cukup dan harganya pun didiskon 20 persen
Tak hanya itu alokasi dana untuk revitalisasi irigasi juga meningkat signifikan Tahun lalu anggaran mencapai Rp12 triliun dan kini melonjak menjadi Rp14 triliun dengan proyeksi peningkatan berkelanjutan di tahun mendatang
Sudaryono juga meluruskan persepsi keliru yang menghubungkan kerusakan sekolah dengan hadirnya program MBG Ia menegaskan kondisi sekolah yang rusak sudah ada jauh sebelum program MBG diluncurkan Oleh karena itu menurutnya tidak adil membandingkan kondisi bangunan sekolah lama dengan dapur MBG yang baru dibangun Presiden Prabowo Subianto justru sedang giat memperbaiki kerusakan-kerusakan tersebut
Ia juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan sekolah yang masih dalam kondisi rusak melalui kanal pengaduan yang disediakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar segera ditindaklanjuti
Lebih lanjut Sudaryono meminta masyarakat tidak membenturkan pembangunan dapur MBG dengan perbaikan sekolah Keduanya adalah program yang berbeda dengan skema pendanaan yang juga berbeda Dapur MBG dibangun oleh mitra sementara perbaikan sekolah merupakan tanggung jawab pemerintah langsung


