Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Telkomsel Untung Gila Gilaan Ini Sebabnya

    02-08-2026 - 05.20

    Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya

    02-08-2026 - 02.20

    Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan

    01-08-2026 - 21.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Telkomsel Untung Gila Gilaan Ini Sebabnya
    • Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
    • Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan
    • Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas
    • Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya
    • Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500
    • Premi Bukan Lagi Patokan Kinerja Asuransi
    • Jangan Tertipu Warna Beras Ini Standar Asli
    Faktual News
    Home - Market - Jangan Kaget Ini Jurus BI Jaga Ekonomi Tetap Ngebut
    Market

    Jangan Kaget Ini Jurus BI Jaga Ekonomi Tetap Ngebut

    31-07-2026 - 14.2002 Mins Read0
    jangan kaget ini jurus bi jaga ekonomi tetap ngebut

    faktual.news – Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI), dengan tegas menyatakan bahwa lembaga moneter tersebut tidak pernah mengabaikan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa BI hanya fokus pada pengendalian inflasi, sembari menegaskan komitmen kuat terhadap akselerasi ekonomi.

    Pernyataan Destry muncul di tengah sorotan publik, menyusul keputusan BI yang telah mengerek suku bunga acuan BI Rate hingga 100 basis poin, mencapai 5,75 persen sejak awal tahun. Langkah pengetatan moneter ini diambil sebagai respons terhadap gejolak ekonomi global yang dinamis. Secara tradisional, kenaikan suku bunga acuan kerap diiringi oleh peningkatan suku bunga perbankan, yang berpotensi mengerem permintaan kredit dan pada gilirannya memperlambat denyut pertumbuhan ekonomi.

    Jangan Kaget Ini Jurus BI Jaga Ekonomi Tetap Ngebut
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Namun, Destry menegaskan bahwa BI memiliki lebih dari sekadar senjata kebijakan moneter. Bank sentral juga dilengkapi dengan instrumen makroprudensial dan sistem pembayaran, yang diyakini menjadi kunci untuk menopang pertumbuhan ekonomi di tengah era suku bunga yang menantang. Ini adalah strategi komprehensif untuk memastikan roda ekonomi tetap berputar kencang.

    Salah satu fokus utama BI adalah mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan. Destry menekankan pentingnya bank untuk kembali pada esensi awalnya sebagai jembatan antara sektor keuangan dan sektor riil, yakni dengan aktif menyalurkan kredit. Ini bukan sekadar teori, melainkan sebuah dorongan nyata agar likuiditas perbankan mengalir ke sektor-sektor produktif.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, BI telah menyempurnakan Kebijakan Insentif Likuiditas dan Makroprudensial (KLM) yang diumumkan pada Rapat Dewan Gubernur BI pertengahan Juli lalu. Melalui penyempurnaan ini, bank yang memiliki rasio kepemilikan surat berharga (baik SBN maupun SRBI) tidak lebih dari 19 persen dari total pendanaan, akan mendapatkan insentif berupa pengurangan kewajiban giro di BI maksimal 2 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK).

    Lebih lanjut, besaran insentif KLM juga ditingkatkan dari sebelumnya paling tinggi 5,5 persen menjadi 6 persen dari DPK. Sementara itu, alokasi KLM untuk saluran pembiayaan ke sektor-sektor prioritas disesuaikan dari maksimal 4,5 persen menjadi 4 persen dari DPK. Kebijakan baru ini, yang mulai berlaku efektif 1 September, diharapkan dapat mengatasi masalah segmentasi likuiditas, sehingga bank dapat lebih leluasa menggunakan alat likuidnya untuk mendorong sektor riil dan memfasilitasi pinjaman antarbank.

    Dengan berbagai jurus ini, BI optimis ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh kuat. Bank sentral memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini berada di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen, melanjutkan momentum positif dari realisasi tahun lalu yang mencapai 5,11 persen.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Telkomsel Untung Gila Gilaan Ini Sebabnya

      02-08-2026 - 05.20

      Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya

      02-08-2026 - 02.20

      Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan

      01-08-2026 - 21.20

      Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas

      01-08-2026 - 18.20

      Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya

      01-08-2026 - 14.20

      Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500

      01-08-2026 - 08.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Telkomsel Untung Gila Gilaan Ini Sebabnya
      • Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
      • Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan
      • Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas
      • Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.