Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya

    02-08-2026 - 02.20

    Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan

    01-08-2026 - 21.20

    Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas

    01-08-2026 - 18.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
    • Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan
    • Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas
    • Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya
    • Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500
    • Premi Bukan Lagi Patokan Kinerja Asuransi
    • Jangan Tertipu Warna Beras Ini Standar Asli
    • Terciduk Main HP Bos BGN Batalkan Mutasi Papua
    Faktual News
    Home - Market - Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500
    Market

    Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500

    01-08-2026 - 08.2003 Mins Read1
    rupiah terancam anjlok akankah tembus rp18500

    faktual.news – Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan tajam setelah beberapa kali menyentuh level psikologis Rp18.100 per dolar Amerika Serikat. Fluktuasi ini memicu pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: akankah mata uang Garuda terus tertekan hingga menembus batas Rp18.500 dalam waktu dekat? Para analis pasar uang memberikan pandangan yang beragam, menyoroti berbagai faktor domestik dan global yang menjadi penentu arah pergerakan rupiah ke depan.

    Sepanjang pekan terakhir Juli, rupiah menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Setelah sempat bertengger di angka Rp18.100 per dolar AS pada 28 Juli, rupiah kemudian melemah tipis menjadi Rp18.108 sehari setelahnya, dan mencapai titik terendah pekan itu di Rp18.111 pada 30 Juli. Namun, di penghujung pekan pada Jumat (31/7), rupiah berhasil bangkit dan ditutup menguat di level Rp18.022 per dolar AS, melonjak 89 poin atau 0,49 persen dari hari sebelumnya. Kenaikan ini memberikan sedikit angin segar di tengah kekhawatiran akan pelemahan lebih lanjut.

    Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meski demikian, potensi rupiah untuk merosot lebih dalam hingga Rp18.500 masih menjadi perdebatan hangat. Lukman Leong, seorang analis mata uang dari Doo Financial Futures, cenderung optimistis bahwa rupiah akan mampu bertahan di bawah level tersebut dalam jangka pendek. "Dalam jangka pendek, kemungkinan besar tidak akan mencapai Rp18.500," ungkap Lukman. Menurutnya, tekanan utama terhadap rupiah masih berasal dari eksternal, terutama gejolak harga minyak dunia dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed). Namun, ia mencermati perkembangan terkini yang justru meringankan tekanan terhadap dolar AS. "Harga minyak, meskipun masih tinggi, menunjukkan stabilitas yang cukup, dan data ekonomi AS yang baru dirilis ternyata sangat negatif bagi dolar AS," jelasnya.

    Di sisi lain, pengamat pasar uang Ariston Tjendra memiliki pandangan yang lebih hati-hati. Ia menilai peluang rupiah untuk melemah hingga Rp18.500 per dolar AS masih terbuka lebar. Kecepatan pelemahan ini, menurut Ariston, akan sangat bergantung pada respons pemerintah terhadap isu-isu kebijakan yang menjadi perhatian serius pelaku pasar, serta perkembangan konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah. Ariston menekankan bahwa langkah pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi domestik merupakan faktor krusial yang akan menentukan arah pergerakan rupiah dalam periode mendatang.

    Lebih lanjut, Ariston menambahkan, jika konflik geopolitik kembali memicu lonjakan harga energi dan inflasi global, The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga acuannya pada level tinggi untuk jangka waktu lebih lama. Kondisi ini secara otomatis akan memperkuat dolar AS dan memberikan tekanan tambahan yang signifikan terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah. "Kecepatannya sangat bergantung pada bagaimana pemerintah menyikapi program-program yang disorot pasar dan situasi perang Iran-AS yang bisa mendorong kenaikan suku bunga acuan AS," pungkas Ariston, menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi rupiah.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya

      02-08-2026 - 02.20

      Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan

      01-08-2026 - 21.20

      Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas

      01-08-2026 - 18.20

      Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya

      01-08-2026 - 14.20

      Premi Bukan Lagi Patokan Kinerja Asuransi

      01-08-2026 - 02.20

      Jangan Tertipu Warna Beras Ini Standar Asli

      31-07-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengapa Mal Kini Berpagar Tinggi Ternyata Ini Dalangnya
      • Transmart Bikin Shock Diskon Gila-gilaan
      • Warga Jakarta Temukan Umrah Idaman Tanpa Waswas
      • Harga Kakao Melonjak Drastis El Nino Biang Keladinya
      • Rupiah Terancam Anjlok Akankah Tembus Rp18500

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.